Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Look up keyword
Like this
34Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Inovasi Pendidikan

Inovasi Pendidikan

Ratings: (0)|Views: 1,920 |Likes:
Published by dika45

More info:

Published by: dika45 on Feb 14, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/14/2013

pdf

text

original

 
BAB IPENDAHULUANA. LATAR BELAKANGSetiap orang berhak mandapatkan pendidikan sesuai usianya sebagai kebutuhan hidup dimasadepannya. Kebutuhan pendidikan setiap orang berbeda-beda karena setiap orang memiliki bakat, minat, dan kemampuannya di bidang yang berbeda-beda serta tingkat yang berbeda pula. Untuk mengembangkan kemampuan tersebut, diperlukan pelayanan pendidikan yangoptimal sehingga mencapai hasil yang maksimal.Pendidikan dibagi menjadi 3, yaitu :§ Pendidikan formal§ Pendidikan informal§ Pendidikan nonformalSeiring dengan berkembangnya zaman, kebutuhan akan ilmu pengetahuanpun meningkat.Hal ini, dibatasi oleh kemampuan seseorang dalam menangkap materi yang disampaikan olehguru (pembimbing). Di dalam suatu kelas (reguler) terdapat perbedaan yang sangatmencolok. Seorang guru belum tentu dapat menangani hal seperti ini dengan baik.Oleh karena itu, munculah sebuah pemikiran yang mengidekan untuk membuat program- program pendidikan baru yang merupakan sebuah kemajuan. Program baru ini telahdijalankan di Indonesia. Namun, setiap metode tersebut memiliki dampak postif dan negatif yang berbeda-beda. Untuk itu, harus ditentukan terlebih dahulu program mana yang sesuaidengan kemampuan dan keterbatasan yang dimiliki seseorang karena program ini diciptakanuntuk membantu mengatasi keterbatasan tersebut.B. MASALAH1. Setiap orang memiliki kemampuan yang berbeda-beda. Untuk mengembangkankemampuan tersebut, setiap orang memiliki metode/cara mendidik atau mengembangkan bakat diri yang berbeda-beda. Jika terdapat kesalahan dalam memilih pendidikan tersebutmaka tidak didapatkan hasil yang maksimal.2. Lingkungan sekolah formal kurang mendukung karena saat ini banyak sekali aksikriminalitas di lingkungan sekolah.3. Pilihan program belajar yang beragam membutuhkan penyesuaian diri terhadap pelayanansetiap program yang dipilih.4. Setiap program pendidikan yang ditawarkan memiliki dampak positif dan negatif.C. TUJUANSetiap program pendidikan, seperti : akselerasi, home-schooling, e-learning, boarding school,internasional school, dll. memiliki dampak positfnya dan negatif masing-masing. Untuk itudiperlukan kesesuaian diri terhadap program-program tersebut.Di dalam karya tulis ini, penulis akan membahas dampak-dampak dari masing-masing program, tujuan program tersebut dibuat, ciri-ciri pelajar yang membutuhkan programtersebut, dan saran–saran agar tepat dalam memilih program pendidikan yang harus dijalani,serta pengalaman dari pengikut program-program tersebut dan juga opini para siswa terhadap program-program tersebut. Ini sangat perlu diketahui agar tidak salah memilih program pendidikan yang akan dijalani. Selain itu juga, tujuan penulis adalah agar dapat menambahmasukan bagi sekolah untuk mengembangkan pelayanan pendidikannya.D. CARA PENGUMPULAN DATAPenulis berdasarkan materi yang diambil dengan cara melakukan survei kepada siswa SMP
 
Labschool Jakarta (terdapat pada lampiran) dan melakukan studi pustaka melalui Internetdengan mengambil beberapa artikel yang berhubungan dengan materi karya tulis ini.E. RUANG LINGKUPPenulis membahas berbagai program belajar serta keterangan dari masing-masing programtersebut.BAB IIPEMBAHASANA. PROGRAM BELAJAR (METODE BELAJAR)Zaman sekarang ini merupakan zaman yang disebut “Era Globalisasi”. Di zaman sepertiinilah terjadi perkembangan dan kemajuan yang pesat di berbagai bidang, terutama di bidangIPTEK (Ilmu Pengetahuan dan Teknologi).Dengan adanya perkembangan IPTEK ini, maka pendidikanpun terkena dampaknya.Sekarang ini banyak sekali ditemukan program-program pendidikan baru, seperti : Homeschooling, e-learning, akselerasi, dll.Program pendidikan baru ini diterapkan karena sekolah formal sudah tidak dapat lagimenjamin untuk dapat membimbing para pelajar dengan kondisi kelas yang tidak stabilkarena di dalam suatu kelas (reguler) terdapat perbedaan kemampuan dan keterbatasan yangterjadi pada setiap anak.Di Indonesia ini baru-baru ini telah diterapkan penggunaan program-program pendidikanseperti ini. Hasilnya cukup memuaskan.Setiap program yang ditawarkan memiliki perbedaan yang memiliki dampak positif dannegaif masing-masing. Diperlukan penyesuaian karakter diri terhadap sisi positif dan negatif dari setiap program. Jika ada kesalahan dalam memilih program belajar, maka tidak akanmendapatkan hasil yang optimal untuk mengembangkan diri sesuai bakat, minat, kemampuandiri.Di bagian selanjutnya dari karya tulis ini, akan dijelaskan tentang beberapa program-program pendidikan yang telah disebutkan di atas.B. AKSELERASIB.1 PendahuluanPendidikan di Indonesia bersifat klasikal, artinya semua siswa diperlakukan sama. Padahalsetiap siswa memiliki Intelegensi, bakat, dan minat yang berbeda-beda. Hal ini menyebabkansiswa yang memiliki kemampuan diatas normal merasa jenuh karena harus menunggu siswalain yang lebih lamban darinya. Hal terburuk yang dapat terjadi adalah siswa tersebutcenderung memberikan kesan dan tindakan yang kurang baik sehingga kegiatan belajar mengajar dalam kelas kurang lancar. Siswa-siswa yang memiliki kemampuan diats normal juga menjadi tidak dapat mengembangkan potensinya se-optimal mungkin.Untuk itu, diperlukan penanganan khusus berupa program khusus yang lebih cepat atau lebihluas dari program pendidikan biasa/reguler.“Lebih cepat” dapat diartikan bahwa siswa akan dapat menyelesaikan program reguler dalamwaktu yang lebih singkat. Jika itu terjadi berarti merupakan efisiensi waktu yang cukupsignifikan.“Lebih luas” dapat diartikan bahwa siswa akan memperoleh kemampuan yang lebih banyak dan dalam dibandingkan dengan siswa program reguler.B.2 Pengertian AkselerasiProgram percepatan belajar atau program siswa berbakat akademis adalah program pendidikan yang memberikan kesempatan kepada siswa yang memiliki kemampuan diatasrata-rata untuk dapat menyelesaikan program pendidikannya dalam waktu lebih cepat darisiswa lainnya.
 
B.3 Landasan hukumPada Undang-Undang RI Nomor 2 Tahun 1989 tentang Sistem Pendidikan Nasional BAB III:§ Pasal 8 menyatakan bahwa: warga negara yang memiliki kemampuan dan kecerdasan yangluar biasa, berhak memperoleh perhatian khusus.§ Pasal 24 menyatakan bahwa setiap peserta didik pada suatu satuan pendidikan mempunyaihak-hak antara lain sebagai berikut:- Mendapat perlakuan sesuai dengan bakat, minat, dan kemampuannya.(butir 1)- Menyelesaikan program pendidikan lebih awal dari waktu yang ditentukan. (butir 6)Landasan hukum untuk melaksanakan program siswa berbakat adalah Undang-undang no.20tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional sebagai berikut : Pasal 5 ayat 4 dan Pasal 12ayat 1.Penyelenggaraan Program Siswa berbakat akademik mempunyai tujuan:1. Memberi pelayanan khusus kepada siswa yang mempunyai bakat dan kecerdasanistimewa.2. Memberi kesempatan kepada siswa yang ingin menyelesaikan program pendidikan lebihcepat.3. Mengembangkan kemampuan berfikir dan bernalar siswa lebih komprehensif dan optimal.4. Mengembangkan kreativitas secara optimal.Indikator keberhasilan siswa-siswa berbakat akademik adalah :1. Memiliki tingkat keberhasilan yang tinggi untuk masuk ke perguruan tinggi favorit.2. Munculnya minat dan bakat siswa secara optimal.Siswa-siswa berbakat yang dihasilkan lewat program siswa berbakat akademik diharapkanmemiliki :1. Keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa.2. Motivasi dan komitmen yang tinggi untuk mencapai prestasi tinggi.3. Gemar membaca dan meneliti4. Disiplin yang tinggi5. Memiliki jiwa seni yang tinggiPersyaratan menjadi siswa/siswi berbakat adalah :1. Akademis• Nialai UN minimal rata-rata 8,00• Rata-rata nilai raport minimal 8,00• Nilai Tes Akademik (IPA, Matematika, Bahasa Indonesia) Rata-rata minimal 8,00.2. Hasil Pemeriksaan Psikologis• Tingkat kecerdasan IQ minimal 125• Memiliki Tingkat kreativitas CQ yang tinggi• Komitmen terhadap tugas TC yang tinggi3. Memiliki minat yang tinggi dan mampu belajar mandiri4. Mendapat persetujuan Orang Tua5. Mengikuti WawancaraSelama kurang lebih 1 bulan siswa berbakat akan diamati oleh guru dan teman sebayasebagai bahan rekomendasi pengamatan kepribadian. (Biasanya yang lolos sekitar 3 – 10%).B.4 Penyelenggaraan program AkselerasiPertemuan dengan orang tua perlu dilakukan, baik sebelum maupun sesudah hasil seleksi.Pertemuan sebelum hasil seleksi bertujuan menjelaskan kepada orang tua maksud dan pentingnya identifikasi anak berbakat dalam rangka memperoleh pelayanan program pendidikan sesuai dengan bakat dan kemampuannya. Sedangkan pertemuan sesudah penetapan hasil seleksi bertujuan untuk menjelaskan program akselerasi yang akandiselenggarakan oleh sekolah dan betapa pentingnya peran serta orang tua dalam menunjangkelancaran dan keberhasilan program tersebut. Dalam pertemuan ini sekaligus dibuat

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->