Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Look up keyword
Like this
5Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
0040JURNAL

0040JURNAL

Ratings: (0)|Views: 226|Likes:
Published by chepimanca
TINJAUAN ASPEK PAJAK PENGHASILAN ATAS TRANSAKSI INSTRUMEN KEUANGAN DERIVATIF SWAP
Yenni Mangoting Staf Pengajar Fakultas Ekonomi – Universitas Kristen Petra ABSTRAK Pengunaan mata uang asing memang cukup rentan terhadap risiko fluktuasi nilai tukar mata uang dan tingkat suku bunga. Untuk melindungi aktiva atau pasiva yang rentan terhadap perubahan nilai tukar mata uang dan tingkat suku bunga, Wajib Pajak dapat menggunakan instrumen keuangan derivatif Swap. Melalui instrumen keuangan derivatif Sw
TINJAUAN ASPEK PAJAK PENGHASILAN ATAS TRANSAKSI INSTRUMEN KEUANGAN DERIVATIF SWAP
Yenni Mangoting Staf Pengajar Fakultas Ekonomi – Universitas Kristen Petra ABSTRAK Pengunaan mata uang asing memang cukup rentan terhadap risiko fluktuasi nilai tukar mata uang dan tingkat suku bunga. Untuk melindungi aktiva atau pasiva yang rentan terhadap perubahan nilai tukar mata uang dan tingkat suku bunga, Wajib Pajak dapat menggunakan instrumen keuangan derivatif Swap. Melalui instrumen keuangan derivatif Sw

More info:

Published by: chepimanca on Feb 14, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

03/16/2014

pdf

text

original

 
 Jurusan Ekonomi Akuntansi, Fakultas Ekonomi - Universitas Kristen Petrahttp://puslit.petra.ac.id/journals/accounting/ 
TINJAUAN ASPEK PAJAK PENGHASILAN ATASTRANSAKSI INSTRUMEN KEUANGAN DERIVATIF
SWAP
Yenni Mangoting
Staf Pengajar Fakultas Ekonomi – Universitas Kristen Petra
ABSTRAK
Pengunaan mata uang asing memang cukup rentan terhadap risikofluktuasi nilai tukar mata uang dan tingkat suku bunga. Untuk melindungi aktiva atau pasiva yang rentan terhadap perubahan nilaitukar mata uang dan tingkat suku bunga, Wajib Pajak dapatmenggunakan instrumen keuangan derivatif 
Swap
. Melalui instrumenkeuangan derivatif 
Swap
, risiko kerugian akibat perubahan-perubahantersebut dapat dihindari atau diperkecil. Bahkan dengan lindung nilai(
hedging
), Wajib Pajak dapat menciptakan keuntungan melalui pergeseranrisiko. Oleh karena itu, perlindungan nilai melalui penggunaan istrumenderivatif, khususnya
Swap
, merupakan fenomena menarik untuk menentukan pengenaan pajaknya.Wajib Pajak dapat menggunakan
Swap
jenis
interest rate swap
atau
currency swap. Interest rate swap
merupakan transaksi pertukaran sifatbunga, dengan satu pihak setuju untuk membayar kepada pihak laindengan jumlah pembayaran yang telah disetujui bersama. Sedangkan
currency swap
merupakan transaksi pertukaran mata uang dengandenominasi yang berbeda.Karakterisasi penghasilan merupakan permasalahan yang timbuldalam transaksi
Swap
. Terdapat kecenderungan bahwa fiskusmengklasifikasikan penghasilan dari transaksi
Swap
sebagai penghasilanbunga, padahal transaksi
Swap
bukan transaksi pinjam meminjam.
Kata kunci:
 
swap, interest rate swap
dan
currency swap
.
 ABSTRACT 
The use of foreign currency is sensitive enough to the exchange rate fluctuation. To protect assets and liabilities that vulnerable to exchangerate fluctuation interest rate, taxpayers may use swap derivative financialinstrument. Through this instrument, the risk which is caused by thechanging of exchange rate can be avoded or minimized. Moreover withhedging, taxpayers will be able create gain from shifting the risk.Therefore hedging through the use of derivative instrument specially swapis an interesting phenomena to determine tax imposition.
 
Jurnal Akuntansi & Keuangan Vol. 5, No. 1, Mei 2003: 75 - 90 
 Jurusan Ekonomi Akuntansi, Fakultas Ekonomi - Universitas Kristen Petrahttp://puslit.petra.ac.id/journals/accounting/ 
76
Taxpayers may apply kinds of such as swap, interest rate swap or currency swap. An interest rate is an exchange transaction which one party agree to pay the other on a notional principal amount. Whereas acurrency swaps provide for the exchange (actual or notional) between thetwo parties of a fixed amount of one currency for fixed amount of another one. Income characterization is an important problem in swap transaction.There is tendency from taxpayer to classify the income from swaptransaction as an interest income, whereas in fact swap transaction is not borrowing-lending transaction.
Keywords:
swap, interest rate swap and currency swap.
1. PENDAHULUAN1.1 Latar Belakang Masalah
Krisis ekonomi dan finansial yang terjadi di Indonesia sejak pertengahan tahun 1997yang bermula dari terdepresiasinya nilai tukar rupiah (IDR) terhadap nilai dollar (USD)menyebabkan perusahaan-perusahaan seakan langsung dihadapkan pada risikokebangkrutan. Hal itu disebabkan oleh ekspansi perusahaan yang dibiayai melaluipinjaman dengan sumber berbeda dan bukan dengan penerbitan saham baru.Akibatnya terjadi
over leverage
, yang mengancam solvabilitas dan profitabilitasperusahaan. Memburuknya kondisi ekonomi, yang ditandai dengan meningkatnyasuku bunga dan menurunnya nilai tukar IDR, mengakibatkan perusahaan tidak dapatmemenuhi kewajiban pinjamannya atau mengalami gagal bayar (
default payment 
).Selain itu, banyak juga perusahaan besar yang menggunakan pembiayaan jangkapanjang (
long-term financing
) dengan denominasi dalam bentuk mata uang asing.Penggunaan mata uang asing rentan dengan risiko yang diakibatkan oleh fluktuasinilai tukar mata uang dan fluktuasi tingkat suku bunga (
 fluctuation exchange rate
).Bercermin dari krisis ekonomi dan finansial ini, banyak perusahaan mengambillangkah untuk mengurangi risiko dengan cara memberikan perlindungan nilai(
hedging
) melalui penggunaan instrumen keuangan derivatif dalam bentuk 
Forward,Option, Futures
dan
Swap
. Tujuan penggunaan instrumen keuangan derivatif adalahsebagai alat untuk mengendalikan risiko perusahaan yang disebabkan oleh adanyaperubahan harga, tingkat suku bunga dan nilai tukar mata uang. Dengan instrumenkeuangan derivatif, risiko kerugian akibat perubahan-perubahan tersebut dapatdihindari atau diperkecil. Bahkan dengan lindung nilai, Wajib Pajak dapatmenciptakan keuntungan melalui pergeseran risiko kerugian yang timbul karenafluktuasi nilai tukar mata uang dan suku bunga. Oleh karena itu, perlindungan nilaimelalui penggunaan istrumen derivatif, khususnya
Swap
, merupakan fenomenamenarik untuk menentukan karakter pengenaan pajaknya (
tax characte
).Seperti disebutkan di atas bahwa salah satu jenis instrumen keuangan derivatif yang digunakan untuk perlindungan nilai adalah
Swap
. Tabel 1 berikut inimemberikan gambaran betapa banyaknya penggunaan
Swap
oleh perusahaan sebagaialat untuk melindungi nilai dari risiko kerugian.
 
Tinjauan Aspek Pajak Penghasilan Atas Transaksi Instrumen Keuangan …..(Mangoting)
 
 Jurusan Ekonomi Akuntansi, Fakultas Ekonomi - Universitas Kristen Petrahttp://puslit.petra.ac.id/journals/accounting/ 
77Tabel 1Penggunaan Instrumen Derivatif 
Swap
Oleh Beberapa Perusahaan SebagaiAlat Lindung Nilai
No.NamaPerusahaanJenis
Swap
Nilai TransaksiTujuanCounterparty
1.PT SamudraIndonesia Tbk. dananak perusahaan
 Interest RateSwap
US$7.264.942Untumengelola risikomata uang asingAmerican ExpressBank Ltd Singapura(AMEX)2.PT MuliaIndustrindo Tbk dan anak perusahaan
Currency swapdan Interest rateswap
US$ 44.300.000Untumengelola risikomata uang asingJP Morgan SecuritiesLimited, BankersTrust InternationalPLC, BA Asia Limited3.PT Mayora IndahTbk dan anaperusahaan
 Interest rateswap agreement 
USD 50.000.000Untuk mengelola risikomata uang asingBankers TrustInternational (Asia)ltd (BTIA) Singapura4.PT Unggul IndahTbk dan anaperusahaan
 Interest RateSwap
US$ 100 jutaUntumengelola risikomata uang asingThe Chasemanhattan Asialimited5.PT Multi BintangIndonesia Tbk dananak perusahaan
Currency swap
USD 1,1 jutaUntumengelola risikomata uang asingHSBC10.PT Matahari PutraPrima Tbk dananak perusahaan
Currency swap
AS$ 29.000.000Untumengelola risikomata uang asingPT Pan IndonesiaBank Tbk (PaninBank)11.PT JakartaInternational
Cross currencyinterest swap
US$ 181.272.761Untuk mengelola risikomata uang asingBankers TrustInternational, plc
(Sumber: diolah dari catatan atas laporan keuangan beberapa perusahaan masuk lantaiBursa Efek Jakarta)Dari data di atas, dapat diperkirakan bahwa penghasilan dari transaksi
Swap
dalambentuk premi swap yang diterima oleh
counterparty
dari perusahaan yang bermaksudmelakukan lindung nilai (
hedging
) dengan menggunakan
Swap
adalah sekitar Rp 51,1milyar. Premi tersebut berasal dari total nilai transaksi US$ 507.837.703 apabiladirupiahkan menjadi Rp 2.931,1 milyar (asumsi 1 USD adalah Rp 5.000) dikali denganpremi swap 2,25% untuk setiap kontrak 
Swap
yang ditandatangani. Apabila tarif pajak atas premi swap adalah 20%, berarti pajak yang diterima dari transaksi
Swap
adalahsekitar Rp 11,4 milyar. Nampak bahwa potensi penerimaan pajak dari transaksi
Swap
dalam bentuk premi
Swap
bukan jumlah yang sedikit.Melalui transaksi
Swap
dengan pemberian lindung nilai, perusahaan dapatmemperoleh nilai tambah sehingga dapat terhindar dari risiko fluktuasi nilai tukarmata uang asing (
currency risk 
) dan fluktuasi suku bunga (
interest risk 
).Penghasilan dari transaksi
Swap
,
 
menurut Organization For Economic CO-Operation and Development (OECD)
 
dapat diklasifikasikan dalam empat kelompok penghasilan yaitu: penghasilan usaha (
business income
), bunga (
interest income
),keuntungan karena pengalihan harta (
capital gain
) dan penghasilan lain-lain (
othersincome
) (OECD 1994)

Activity (5)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 thousand reads
1 hundred reads
raksa buana liked this
amiracle89 liked this

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->