Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
2Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
0073JURNAL

0073JURNAL

Ratings: (0)|Views: 92 |Likes:
Published by chepimanca
Pengaruh Langsung dan Tidak Langsung Faktor Ekstern, Kesempatan Investasi dan Pertumbuhan Assets Terhadap Keputusan Pendanaan Perusahaan yang Terdaftar Pada Bursa Efek Jakarta (Studi pada Industri Manufaktur Masa Sebelum Krisis dan Saat Krisis)
Staf Pengajar Fakultas Ekonomi Universitas 17 Agustus Surabaya

Tri Ratnawati

ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan menguji pengaruh langsung dan pengaruh tidak langsung faktor eksternal, kesempatan investasi, pertumbuhan assets terhadap keputusan pendanaan p
Pengaruh Langsung dan Tidak Langsung Faktor Ekstern, Kesempatan Investasi dan Pertumbuhan Assets Terhadap Keputusan Pendanaan Perusahaan yang Terdaftar Pada Bursa Efek Jakarta (Studi pada Industri Manufaktur Masa Sebelum Krisis dan Saat Krisis)
Staf Pengajar Fakultas Ekonomi Universitas 17 Agustus Surabaya

Tri Ratnawati

ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan menguji pengaruh langsung dan pengaruh tidak langsung faktor eksternal, kesempatan investasi, pertumbuhan assets terhadap keputusan pendanaan p

More info:

Published by: chepimanca on Feb 14, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/04/2010

pdf

text

original

 
 Jurusan Ekonomi Akuntansi, Fakultas Ekonomi - Universitas Kristen Petrahttp://puslit.petra.ac.id/journals/accounting
 
Pengaruh Langsung dan Tidak Langsung Faktor Ekstern,Kesempatan Investasi dan Pertumbuhan Assets TerhadapKeputusan Pendanaan Perusahaan yang Terdaftar Pada BursaEfek Jakarta
(Studi pada Industri Manufaktur Masa Sebelum Krisis dan Saat Krisis)
Tri Ratnawati
Staf Pengajar Fakultas Ekonomi Universitas 17 Agustus Surabaya
 ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan menguji pengaruh langsung dan pengaruh tidak langsung faktoreksternal, kesempatan investasi, pertumbuhan assets terhadap keputusan pendanaan perusahaan yangterdaftar di Bursa Efek Jakarta dengan menggunakan
Structural Equation Modeling 
. Sampel yangdigunakan adalah 195 unit analisis sebelum krisis dan 196 unit analisis pada saat krisis. Hasil studimenunjukkan bahwa sebelum krisis pengaruh langsung faktor eksternal adalah positif signifkan danpengaruh tidak langsung melalui kesempatan investasi adalah negatif signifikan. Pada saat krisis,faktor eksternal tidak mempunyai pengaruh langsung terhadap keputusan pendanaan, bagaimanapunpengaruh tidak langsung adalah negatif signifikan. Pengaruh langsung faktor eksternal terhadapkesempatan investasi.
kata kunci
: faktor eksternal, pertumbuhan assets, kesempatan investasi
 ABSTRACT 
 Purpose of the study is to examine direct and indirect effect of the external factor, investmentopportunity, assets growth on financial decisions that firms listed in Jakarta Stock Exchange. StructuralEquation modeling use to proof direct and indirect effect, this result of the models is acceptable (fit). Amountof the sample is 195 analysis unit for before crisis and 196 analysis unit for that moment of the crisis. Beforecrisis, direct effect external factors to financial decision are positive significance and indirect effect passthrough investment opportunity is negative significance, direct effect exceed of indirect effect. Financialdecision does not direct effect to asset growth and does not indirect effect pass through investmentopportunity.
 Keywords:
external factors, asset growth, investment opportunit.
PENDAHULUAN
Misi pembangunan Indonesia adalah pember-dayaan masyarakat dan seluruh kekuatan ekono-mi nasional, terutama pengusaha kecil, menengahdan koperasi dengan mengembangkan sistemekonomi kerakyatan yang bertumpu pada meka-nisme pasar yang berkeadilan, berbasis padasumber daya alam dan sumber daya manusia yangproduktif, mandiri, maju, berdaya saing, berwa-wasan lingkungan dan tumbuh berkelanjutan.Sebagai suatu unit usaha, maka aktivitas perusa-haan akan sangat dipengaruhi oleh variabel-variabel makro ekonomi. Variabel-variabel makroekonomi yang sangat menentukan lingkunganbisnis misalnya: tingkat bunga, kurs dan tingkatinflasi (Damodaran 1997).
 
Pada pertengahan 1997, banyak pihak memujiprestasi pembangunan ekonomi Indonesia, ter-masuk salah satu
High Performing Asian EconomyCountries
yang memiliki kinerja perekonomianmengagumkan, bahkan dianggap sebuah
miracle
 (World Bank 1993). Namun, ternyata krisisekonomi yang berawal dari krisis di Thailandmelanda Indonesia dan berdampak terhadapperubahan aset perusahaan.Pertumbuhan aset perusahaan tidak didukungoleh sumber daya domestik yang tangguh, tetapikarena investasi asing, bahkan kebanyakan ber- jangka pendek sehingga dapat sewaktu-waktukeluar dari Indonesia. Pembangunan nasional jugadibiayai dengan utang luar negeri, sehingga justrumemberatkan kondisi perekonomian Indonesiayang telah terjerat pada lingkaran tak berujungpangkal dari utang (
debt trap
). Indonesia tidakdapat membiayai pembangunan tanpa utang.Krisis ekonomi di negara-negara Asia, termasukIndonesia disebabkan karena negara-negara inimengalami over borrowing tanpa pernah meng-
65
 
JURNAL AKUNTANSI DAN KEUANGAN, VOL. 9, NO. 2, NOPEMBER 2007: 65-75 
 Jurusan Ekonomi Akuntansi, Fakultas Ekonomi - Universitas Kristen Petrahttp://puslit.petra.ac.id/journals/accounting
 
66
hitung biaya yang harus dibayarnya atau
 growth atany price
(Henderson 1998).Pertumbuhan perusahaan yang berkelanjutan(Sharpie 1991) adalah tingkat dimana penjualanperusahaan dapat tumbuh tergantung pada bagai-mana dukungan asset terhadap peningkatanpenjualan dan bagaimana dana yang tersedia(berupa
current liabilities
,
debt
,
retained earnings
 dan
new sales
) terhadap pertumbuhan asset,dengan asumsi bahwa perusahaan mau danmampu menyediakan
new debt
dan
new equity
. Asumsi ini untuk mengatasi keterbatasan financialterhadap pertumbuhan.Penelitian Jogiyanto (2002) menunjukkanbahwa pertumbuhan aset perusahaan merupakansuatu harapan yang diinginkan oleh pihak internalperusahaan yaitu manajemen maupun eksternalperusahaan seperti investor dan kreditur. Pertum-buhan ini diharapkan dapat memberikan aspekyang positif bagi perusahaan seperti adanya suatukesempatan berinvestasi di perusahaan tersebut.Prospek perusahaan yang bertumbuh bagi investormerupakan suatu prospek yang menguntungkan,karena investasi yang ditanamkan diharapkanakan memberikan
return
yang tinggi. Penelitian Vogt (1997) menunjukkan bahwa perusahaan yangbertumbuh akan direspon positif oleh pasar.Menurut Smith dan Watts (1992) peluangpertumbuhan perusahaan tersebut terlihat padakesempatan investasi yang diproksikan denganberbagai macam kombinasi nilai set kesempataninvestasi (IOS :
Investment Opportunity Set
).Implikasi teori IOS berkaitan dengan kepu-tusan pendanaan yang telah dilakukan perusaha-an terdiri dari keputusan pendanaan jangkapendek, jangka menengah dan jangka pan- jang.Peneliti yang sudah menguji perspektif 
efficiency contracting 
dalam hubungannya denganpotensi pertumbuhan perusahaan adalah Smithdan Watts (1992). Penelitian ini mengacu padamasalah agensi yang berkaitan dengan keputusanpendanaan, dividen dan kompensasi. Smith danWatts menemukan adanya bukti empiris bahwapada perusahaan yang mempunyai kesempatanuntuk tumbuh lebih besar mempunyai rasio
debt toequity
yang lebih rendah dalam keputusan struk-tur modalnya karena pendanaan modal sendiri(
equity financing 
) cenderung untuk mengurangimasalah-masalah agensi yang potensial berasosiasidengan eksistensi hutang yang beresiko dalamstruktur modalnya.Berdasarkan fenomena yang ada maka masa-lah penelitian ini adalah pada saat krisis ekonomiyang terjadi saat ini yaitu pada tahun 1999 dantahun 2000, sebanyak 76,19% dari perusahaanmakanan-minuman mengalami pertumbuhanasset yang positif, namun sebanyak 66,67% dariperusahaan tersebut mengalami penurunan keun-tungan, hal ini menunjukkan bahwa pendanaanperusahaan untuk pertumbuhan assetnya lebihbanyak bukan berasal dari dana internal, melain-kan dana eksternal baik berupa hutang maupunpeningkatan modal saham, ditunjukkan oleh80,95% dari perusahaan makanan-minuman me-ngalami peningkatan hutang dan 47,62% menga-lami peningkatan modal saham.Faktor ekstern merupakan faktor yang beradadiluar kendali manajemen perusahaan. Faktorekstern diprediksi berpengaruh terhadap keputus-an pendanaan. Damodaran (1997) menemukanbahwa faktor ekstern yang terdiri dari tingkatsuku bunga, perubahan kurs dan tingkat inflasiberpengaruh signifikan terhadap keputusan pen-danaan. Fijrianti (2000) menemukan bahwa IOSberpengaruh signifikan terhadap pertumbuhanassets. Selanjutnya proksi IOS berbasis harga,investasi dan varian
return
mempunyai pengaruhtimbal balik dengan pertumbuhan assets.Jogiyanto (2002) menemukan bahwa pertumbuhanassets perusahaan merupakan suatu harapanyang diinginkan oleh pihak internal perusahaanyaitu manajemen dan pihak eksternal perusahaanseperti para investor dan kreditur. Pertumbuhanini diharapkan dapat memberikan aspek yangpositif bagi perusahaan seperti adanya suatukesempatan investasi di perusahaan tersebut.Prospek perusahaan yang bertumbuh bagi investormerupakan hal yang menguntungkan karenainvestasi yang ditanamkan diharapkan bisamemberikan return yang tinggi. Penelitian Vogt(1997) menunjukkan bahwa perusahaan yangsedang mengalami pertumbuhan akan diresponpositif oleh pasar. Menurut Smith dan Watts (1992)peluang pertumbuhan perusahaan tersebut ter-lihat pada kesempatan investasi yang diproksikandengan berbagai macam kombinasi nilai setkesempatan investasi ( IOS).Pada gambar 1 dapat dilihat hipotesis yangdigunakan dalam penelitian ini, yaitu:H
1
: Faktor Ekstern berpengaruh langsung sig-nifikan terhadap keputusan pendanaan, dansecara tidak langsung melalui kesempataninvestasi pada sebelum dan saat krisis.H
2
: Faktor Ekstern berpengaruh langsung signi-fikan terhadap kesempatan investasi padasebelum dan saat krisis.H
3
: Faktor Ekstern berpengaruh langsung signi-fikan terhadap pertumbuhan aset padasebelum dan saat krisis.H
4
: Pertumbuhan Aset berpengaruh langsungsignifikan terhadap keputusan pendanaandan secara tidak langsung melalui kesem-
 
 Ratnawati
:
 Pengaruh Langsung dan Tidak Langsung Faktor Ekstern
 
 Jurusan Ekonomi Akuntansi, Fakultas Ekonomi - Universitas Kristen Petrahttp://puslit.petra.ac.id/journals/accounting
 
67
patan investasi pada sebelum dan saatkrisis.H
5
: Keputusan Pendanaan berpengaruh lang-sung signifikan terhadap pertumbuhan asetdan secara tidak langsung melalui kesem-patan investasi pada sebelum dan saatkrisis.
METODE PENELITIAN
Populasi dalam penelitian ini adalah perusa-haan yang terdaftar di Bursa Efek Jakarta mulaiaktif beroperasi tahun 1977 dimana pada saattersebut jumlah perusahaan manufakturing yangterdaftar adalah 43 perusahaan dan mulai tahun1993 sampai dengan tahun 2000 jumlah perusa-haan manufakturing tersebut menjadi 166 peru-sahaan. Sampel di dalam penelitian ini berjumlah106 perusahaan manufaktur yang aktif selamaperiode tersebut di atas sehingga teknik pengam-bilan sampelnya menggunakan sensus.Periode penelitian untuk sebelum krisis adalahmulai tahun 1993 sampai dengan tahun 1996 dansaat krisis mulai tahun 1997 sampai dengan tahun2000, dengan demikian maka setelah krisis yaitutahun 2001 sampai dengan saat ini tidak diteliti. Variabel faktor ekstern yang diambil dalampenelitian ini adalah variabel kurs, tingkat bungadan inflasi sedangkan variabel-variabel lainnyamisalnya jumlah pengangguran, tingkat pertum-buhan ekonomi, gejolak politik dan kebijakanpemerintah tidak masuk dalam penelitian ini.
Tabel 1. Daftar Variabel Konstruk dan VariabelManifest
 Variabel Konstruk Variabel Manifest (Indikator)
 Y 
1
= Quick Ratio (QR) Y 
2
= Net Working Capital (NWC)Keputusan PendanaanJangka Pendek Y 
3
= Leverage Short Term (LST) Y 
4
= Leverage Medium Term (LMT) Y 
5
= Asset Utilization Medium Term(AUMT)Keputusan PendanaanJangka Menengah Y 
6
= Profitability Medium Term(PMT) Y 
7
= Profitability Long Term (PLT) Y 
8
= Leverage Long Term (LLT) Y 
9
= Asset Utilization Long Term(AULT)Keputusan PendanaanJangka Panjang Y 
10
= Dividend Payout Ratio (DPR)Faktor Ekstern X
1
= Tingkat Suku Bunga (Interest / I)X
2
= Perubahan Kurs (K)X
3
= Tingkat Inflasi (If)Pertumbuhan Asset X
4
= Current Asset Growth (CAG)X
5
= Net Fixed Asset Growth (NFAG)Kesempatan Investasi X
6
= IOS. Harga Saham (IOS.P)X
7
= IOS. Investasi (IOS.I)X
8
= IOS. Varian Return (IOS. V)
FaktorEksternX
2
 JangkaPendek Y
2
 Y
1
 Y
3
 JangkaMenengahY
5
 Y
4
 Y
6
 KeputusanPendanaanKesempatanInvestasiX
7
 X
6
 X
8
 PertumbuhanAsetX
4
X
5
 JangkaPanjangY
8
 Y
7
 Y
9
 Y
10
 X
3
 X
1
 
5
H
65
H / H
g5
H / H
g
H
g
H
9
H
9
H
g
H
7
H
 
Gambar 1. Kerangka Konseptual dan Hipotesis Pengaruh Langsung dan Tidak Langsung Faktor Ekstern,Kesempatan Investasi dan Pertumbuhan Aset Terhadap Keputusan Pendanaan Perusahaan yangTerdaftar pada Bursa Efek Jakarta.

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->