Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Look up keyword
Like this
37Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
0084 JURNAL

0084 JURNAL

Ratings: (0)|Views: 1,103|Likes:
Published by chepimanca
Jurnal Akuntansi & Keuangan Vol. 1, No.2, Nopember 1999: 144 - 161

144

AKUNTANSI INTERNASIONAL : HARMONISASI VERSUS STANDARDISASI
Arja Sadjiarto Dosen Fakultas Ekonomi, Jurusan Akuntansi – Universitas Kristen Petra ABSTRAK Adanya lingkungan dan kondisi hukum, sosial politik dan ekonomi yang berbeda-beda antar negara menyebabkan standar akuntansi juga berbeda. Globalisasi yang tampak antara lain dari kegiatan perdagangan antar negara serta munculnya perusahaan multinasional mengakibatkan timbul
Jurnal Akuntansi & Keuangan Vol. 1, No.2, Nopember 1999: 144 - 161

144

AKUNTANSI INTERNASIONAL : HARMONISASI VERSUS STANDARDISASI
Arja Sadjiarto Dosen Fakultas Ekonomi, Jurusan Akuntansi – Universitas Kristen Petra ABSTRAK Adanya lingkungan dan kondisi hukum, sosial politik dan ekonomi yang berbeda-beda antar negara menyebabkan standar akuntansi juga berbeda. Globalisasi yang tampak antara lain dari kegiatan perdagangan antar negara serta munculnya perusahaan multinasional mengakibatkan timbul

More info:

Published by: chepimanca on Feb 14, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

03/18/2013

pdf

text

original

 
Jurnal Akuntansi & Keuangan Vol. 1, No.2, Nopember 1999: 144 - 161 
 Jurusan Ekonomi Akuntansi, Fakultas Ekonomi - Universitas Kristen Petrahttp://puslit.petra.ac.id/journals/accounting/ 
144
AKUNTANSI INTERNASIONAL : HARMONISASIVERSUS STANDARDISASI
Arja Sadjiarto
 Dosen Fakultas Ekonomi, Jurusan Akuntansi – Universitas Kristen Petra
ABSTRAK
 Adanya lingkungan dan kondisi hukum, sosial politik dan ekonomi yang berbeda-beda antar negara menyebabkan standar akuntansi jugaberbeda. Globalisasi yang tampak antara lain dari kegiatan perdagangan antar negara serta munculnya perusahaan multinasionalmengakibatkan timbulnya kebutuhan akan suatu standar akuntansi yang berlaku secara luas di seluruh dunia. Dalam hal ini terdapat dua pendapat mengenai standar akuntansi internasional yaitu harmonisasidan standardisasi.Kata kunci: lingkungan, standar akuntansi internasional, harmo-nisasi, standardisasi,
IASC, FASB
ABSTRACT
 Legal, social, and economic environment and conditions whichdiffer among countries influence accounting standards which,consequently, differ among countries. The emergence and importance of globalisation such as international trade and multi national enterprisebring an implication that there is such a need of internationalaccounting standard. There are two concepts about internationalaccounting standard , i.e. harmonization and standardization.Keywords: environment, international accounting standard, harmoni- zation, standardization, IASC, FASB
1. LATAR BELAKANG
Sebuah
survey
yang dilakukan oleh Deloitte Touche Tohmatsu Internationalpada tahun 1992 terhadap 400 perusahaan skala menengah di dua puluh negaramaju menunjukkan, bahwa alasan mereka untuk melakukan bisnis di pasarinternasional adalah karena adanya kesempatan bertumbuh (84%), untuk mengurangi ketergantungan pada perekonomian domestik (39%), memenuhipermintaan pasar (34%) dan biaya operasi yang lebih murah (24%) (Iqbal, Melcher,Elmallah, 1997 : 5).
Survey
tersebut menunjukkan salah satu kenyataan bahwa adakecenderungan banyak perusahaan untuk menjalankan bisnis secara global dan
 
 Akuntansi Internasional: Harmonisasi Versus Standardisasi (Arja Sadhiarta)
 
 Jurusan Ekonomi Akuntansi, Fakultas Ekonomi - Universitas Kristen Petrahttp://puslit.petra.ac.id/journals/accounting/ 
145
tidak hanya terpaku pada bisnis di negara asal. Menjual di pasar dalam negeridianggap tidak lagi memberikan keuntungan yang diharapkan, sementara pasarluar negeri begitu terbuka untuk ekspansi.Kecenderungan meningkatnya globalisasi di bidang ekonomi semakin tampak dengan adanya kesepakatan-kesepakatan antar negara dalam satu
region
tertentu,seperti
 European Union
(EU),
 North American Free Trade Agreement 
(NAFTA),
 Asia-Pacific Economic Cooperation
(APEC). Indonesia sendiri merupakan salah satu daridelapan belas negara anggota APEC.Globalisasi bidang ekonomi juga tampak dengan munculnya fenomena krisisnilai tukar di sebagian negara Asia, termasuk Indonesia yang dimulai pada tahun1997. Industri yang bergantung kuat pada bahan baku impor sangat terpengaruhdengan kondisi ini. Nilai impor bahan baku dalam mata uang domestik -- dalam halini rupiah -- meningkat tajam. Industri yang bergantung kuat pada bahan baku dansumber daya domestik mengalami hal yang sebaliknya. Penjualan barang ke luarnegeri menjadi sangat menguntungkan jika dinilai dalam mata uang domestik.Penetapan harga jual baru di pasar domestik dan luar negeri menjadi tidak sesederhana sebelum terjadi krisis.Perkembangan selanjutnya di Indonesia juga menunjukkan fenomena yangmenarik. Menguatnya rupiah terhadap mata uang asing, meskipun tidak kembalipada kurs nilai tukar sebelum krisis terjadi, membuat para eksportir mulaimengeluh karena pendapatannya turun jika dinilai dalam mata uang domestik.Sebaliknya terjadi bagi para importir. Menguatnya mata uang domestik --katakanlah rupiah -- dan melemahnya mata uang asing -- katakanlah dollarAmerika Serikat -- membuat kewajiban para importir membayar dalam mata uangasing kepada produsen di negara asing menjadi lebih murah dinilai dari mata uangdomestik.Akuntansi sebagai penyedia informasi bagi pengambilan keputusan yangbersifat ekonomi juga dipengaruhi oleh lingkungan bisnis yang terus menerusberubah karena adanya globalisasi, baik lingkungan bisnis yang bertumbuh bagus,dalam keadaan stagnasi maupun depresi. Adanya transaksi antar negara danprinsip-prinsip akuntansi yang berbeda antar negara mengakibatkan munculnyakebutuhan akan harmonisasi standar akuntansi di seluruh dunia.
2. PEMBAHASANPengertian Akuntansi Internasional
Iqbal, Melcher dan Elmallah (1997:18) mendefinisikan akuntansi internasionalsebagai akuntansi untuk transaksi antar negara, pembandingan prinsip-prinsipakuntansi di negara-negara yang berlainan dan harmonisasi standar akuntansi diseluruh dunia.Suatu perusahaan mulai terlibat dengan akuntansi internasional adalah padasaat mendapatkan kesempatan melakukan transaksi ekspor atau impor. Ekspordiartikan sebagai penjualan ke luar negeri dan dimulai saat perusahaan penjualdomestik mendapatkan order pembelian dari perusahaan pembeli asing. Kesulitan-kesulitan mulai timbul pada saat perusahaan domestik ingin melakukan investigasiterhadap kelayakan perusahaan pembeli asing. Jika pembeli diminta untuk 
 
Jurnal Akuntansi & Keuangan Vol. 1, No.2, Nopember 1999: 144 - 161 
 Jurusan Ekonomi Akuntansi, Fakultas Ekonomi - Universitas Kristen Petrahttp://puslit.petra.ac.id/journals/accounting/ 
146
memberikan informasi finansial berkaitan dengan perusahaannya, adakemungkinan bahwa informasi finansial tersebut tidak mudah diinterpretasikan,mengingat adanya asumsi-asumsi akuntansi dan prosedur akuntansi yang tidak lazim di perusahaan penjual. Sebagian besar perusahaan yang baru terjun di bisnisinternasional bisa meminta bantuan kepada bank atau kantor akuntan dengankeahlian internasional untuk menganalisis dan mengintepretasikan informasifinansial tersebut.Hal lain yang harus diantisipasi adalah jika pembeli membayar dalam matauang asing. Misalnya, sebuah perusahaan di Indonesia melakukan ekspor hasilproduksinya kepada perusahaan di Amerika Serikat, dan pembeli membayar dalamdollar Amerika Serikat. Perusahaan domestik harus mengantisipasi adanya rugiatau untung potensial yang mungkin timbul karena perubahan nilai tukar antarasaat order pembelian dicatat dengan saat pembayaran diterima.Pelaksanaan ekspor melibatkan banyak pihak seperti perusahaan pengiriman,asuransi, bea cukai serta dokumen-dokumen penunjang lainnya yang disyaratkanluas di seluruh dunia. Dalam hal ini tentunya juga perlu adanya antisipasi atassegala biaya yang pada umumnya melibatkan pemakaian mata uang yang berbeda.Untuk impor, kondisi-kondisi di atas sebaliknya akan ditemui oleh perusahaanpenjual asing. Kondisi yang harus dipertimbangkan oleh perusahaan pembelidomestik adalah nilai tukar mata uang domestik terhadap mata uang asing yangdisepakati sebagai denominasi pembayaran. Termasuk di dalamnya adalahpembayaran kepada
 forwarder 
dan perusahaan pengiriman jika impor dilakukandengan syarat
 free on board 
.Keterlibatan perusahaan dalam akuntansi internasional juga tidak dapatdihindarkan saat perusahaan membuka operasi di luar negeri, baik yang hanyaberupa pemberian lisensi produksi terhadap perusahaan milik pihak lain di luarnegeri maupun pendirian anak perusahaan di luar negeri. Dalam hal pemberianlisensi, perusahaan perlu mengembangkan sistem akuntansi yang memungkinkanpemberi lisensi untuk melakukan pengawasan atas pelaksanaan perjanjian kerja,pembayaran
royalty
dan bimbingan teknis serta pencatatan pendapatan dari luarnegeri dalam kaitannya dengan pajak yang harus dibayar perusahaan.Akuntansi untuk operasi anak perusahaan di luar negeri harus sesuai denganaturan-aturan yang ditetapkan oleh pemerintah dan institusi yang berwenang dinegara yang bersangkutan, yang berbeda dengan aturan-aturan di negara induk perusahaan. Selain itu harus dibuat juga sistem informasi manajemen untuk memonitor, mengawasi dan mengevaluasi operasi anak perusahaan serta membuatsistem untuk melakukan konsolidasi hasil operasi perusahaan induk dan anak.Akuntansi internasional menjadi semakin penting dengan banyaknyaperusahaan multinasional (
multinational corporation
) atau
 MNC 
yang beroperasi diberbagai negara di bidang produksi, pengembangan produk, pemasaran dandistribusi. Di samping itu pasar modal juga tumbuh pesat yang ditunjang dengankemajuan teknologi komunikasi dan informasi sehingga memungkinkan transaksi dipasar modal internasional berlangsung secara
real time basis
.
Faktor-faktor yang Mempengaruhi Sistem Akuntansi
Seperti halnya dunia bisnis pada umumnya, praktik-praktik akuntansi besertapengungkapan informasi finansial di perusahaan di berbagai negara dipengaruhi

Activity (37)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 thousand reads
1 hundred reads
Jemmi Wizq added this note
gk bisa download........!
kelompoktigae liked this
Fatimah Hanum liked this
Yoga Irawan Aldi liked this
Wayan Jho liked this
Wayan Jho liked this
Gunawan Setio liked this

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->