- 2 -Ketersediaan sumber daya alam secara kuantitas ataupunkualitas tidak merata, sedangkan kegiatan pembangunanmembutuhkan sumber daya alam yang semakin meningkat.Kegiatan pembangunan juga mengandung risiko terjadinyapencemaran dan kerusakan lingkungan. Kondisi ini dapatmengakibatkan daya dukung, daya tampung, dan produktivitaslingkungan hidup menurun yang pada akhirnya menjadi bebansosial.Oleh karena itu, lingkungan hidup Indonesia harus dilindungidan dikelola dengan baik berdasarkan asas tanggung jawabnegara, asas keberlanjutan, dan asas keadilan. Selain itu,pengelolaan lingkungan hidup harus dapat memberikankemanfaatan ekonomi, sosial, dan budaya yang dilakukanberdasarkan prinsip kehati-hatian, demokrasi lingkungan,desentralisasi, serta pengakuan dan penghargaan terhadapkearifan lokal dan kearifan lingkungan.Perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup menuntutdikembangkannya suatu sistem yang terpadu berupa suatukebijakan nasional perlindungan dan pengelolaan lingkunganhidup yang harus dilaksanakan secara taat asas dankonsekuen dari pusat sampai ke daerah.3.
Penggunaan sumber daya alam harus selaras, serasi, danseimbang dengan fungsi lingkungan hidup. Sebagaikonsekuensinya, kebijakan, rencana, dan/atau programpembangunan harus dijiwai oleh kewajiban melakukanpelestarian lingkungan hidup dan mewujudkan tujuanpembangunan berkelanjutan.Undang-Undang ini mewajibkan Pemerintah dan pemerintahdaerah untuk membuat kajian lingkungan hidup strategis(KLHS) untuk memastikan bahwa prinsip pembangunanberkelanjutan telah menjadi dasar dan terintegrasi dalampembangunan suatu wilayah dan/atau kebijakan, rencana,dan/atau program. Dengan perkataan lain, hasil KLHS harusdijadikan dasar bagi kebijakan, rencana dan/atau programpembangunan dalam suatu wilayah. Apabila hasil KLHSmenyatakan bahwa daya dukung dan daya tampung sudahterlampaui, kebijakan, rencana, dan/atau programpembangunan tersebut wajib diperbaiki sesuai denganrekomendasi KLHS dan segala usaha dan/atau kegiatan yangtelah melampaui daya dukung dan daya tampung lingkunganhidup tidak diperbolehkan lagi.4. Ilmu . . .