Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
34Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Prodi Ilmu Hukum - BAB I_BUKU AJAR HUKUM PAJAK

Prodi Ilmu Hukum - BAB I_BUKU AJAR HUKUM PAJAK

Ratings: (0)|Views: 1,123 |Likes:
Published by ardendyzulnandi

More info:

Published by: ardendyzulnandi on Feb 15, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/07/2012

pdf

text

original

 
1
BAB IPENGANTAR DASAR-DASAR PERPAJAKAN
A.PENDAHULUAN
1.Tujuan Instruksional Umum
Setelah menempuh mata kuliah ini diharapkan mahasiswa mampu secarateoritis dan praksis memahami konsep perpajakan dan pengaturannya dalamhukum positif yang berlaku sehingga dapat memperluas wacana perpajakanterkait dengan sistem perpajakan nasional dan daerah, serta memilikikemampuan menghitung dan menginterpretasikan pajak penghasilan
2.Tujuan Instruksional Khusus
Setelah mengikuti perkuliahan, mahasiswa diharapkan dapat memahamidan menjelaskan mengenai dasar-dasar perpajakan, baik: Sejarah perkembanganpemungutan pajak, Pengertian dasar dan ciri-ciri pajak, fungsi-fungsi pajak,perbedaan pajak dengan jenis pungutan lainnya, Syarat-syarat dan asaspemungutan pajak, Jutifikasi teori pemungutan pajak, pembedaan danpenggolongan pajak, Sistem Perpajakan dan tarif pajak.
B.PENYAJIAN1.Sejarah Perkembangan Pemungutan Pajak
Pada awalnya pajak belum merupakan suatu pungutan melainkan hanyapemberian sukarela dari rakyat pada Raja. Jauh sebelum zaman Romawi danYunani Kuno serta zaman Firaun di Mesir, telah ada suatu wadah yangmenguasai dan memerintah penduduk.
 Le Contract Social
atau perjanjianmasyarakat yang dikemukakan oleh Rousseau adalah teori yang menjawabpertanyaan mengapa penduduk/rakyat harus patuh pada pemerintah negaranya.Bahwa sebagian dari hak mereka diserahkan kepada suatu wadah yang akanmengurus kepentingan bersama. Wadah mana kemudian dikenal sebagai
 L’etat,Staat, State,
Negara.Eksistensi pajak sebagai
species
dari
genus
pungutan telah ada sejak zaman Romawi. Pada awal Republik Roma (509-27 SM) dikenal beberapa jenispungutan seperti
censor, questor 
dan beberapa jenis pungutan lain. Pelaksanaanpemungutannya diserahkan kepada warga tertentu yang disebut
 publican
.
 
2
Tributum
sebagai pajak langsung (pajak atas kepala =
head tax
) dipungut padazaman perang terhadap penduduk Roma sampai tahun 167 SM. Sesudah abad ke2 penguasa Roma mengandalkan pada pajak tidak langsung yang disebut
vegtigalia
seperti
 portoria
yakni pungutan atas penggunaan pelabuhan.Di zaman Julius Caesar dikenal
Centesima Rerum Venalium
yaknisejenis pajak penjualan dengan tarif 1% dari omzet penjualan. Di daerah lain diItalia dikenal
decumae
, yakni pungutan sebesar 10% (
tithe
) dari para petani ataupenguasa tanah. Setiap penduduk di Italia, termasuk penduduk Roma sendiridikenakan
tributum
yang tetap dan sering kali disebut juga
stipendium
.Demikian pula di Mesir, pembuatan piramida yang tadinya merupakanpengabdian dan bersifat suka rela dari rakyat Mesir, pada akhirnya menjadipaksaan, bukan saja dalam bentuk uang, harta kekayaan, tetapi juga dalambentuk kerja paksa.Pada abad ke XIV di Spanyol dikenal
alcabala
, salah satu bentuk pajak penjualan. Di Indonesia, berbagai pungutan baik dalam bentuk 
natura
(
 payment in kind 
), kerja paksa maupun dengan uang dan upeti telah lama dikenal.Pungutan dan beban rakyat Indonesia semakin terasa besarnya, terutama sesudahberdirinya VOC tahun 1602, dan dilanjutkan dengan pemerintahan kolonialBelanda.Ada berbagai macam fungsi pemerintah suatu negara yaitumelaksanakan penertiban (
law and order 
); mengusahakan kesejahteraan dankemakmuran rakyatnya; Pertahanan; dan menegakkan keadilan yang hal inidilaksanakan melalui badan-badan pengadilan. Terdapat berbagai sumberPenghasilan suatu negara (
Public Revenues
), antara lain terdiri dari pajak dandenda, kekayaan alam, bea dan cukai, kontribusi, royalti, retribusi, iuran,sumbangan, laba dari badan usaha milik negara dan sumber-sumber lainnya.
Kontribusi
adalah pungutan yang dilakukan pemerintah kepadasejumlah penduduk yang menggunakan fasilitas yang telah disediakan olehpemerintah. Dalam menyediakan fasilitas tersebut pemerintah telahmengeluarkan sejumlah biaya. Kontribusi yang di pungut adalah untuk mengganti biaya yang telah dikeluarkan oleh pemerintah. Pemerintahberwenang untuk memungut
bea
pada waktu ada barang-barang yang masuk atau keluar daerah pabean. Pemerintah juga berwenang untuk memungut
cukai
pada waktu pembuatan rokok, gula, alkohol dan hasil sulingan lainnya.
 
3Pemerintah berwenang untuk mengenakan
denda
kepada penduduk yangmelanggar ketentuan yang telah ditetapkan pemerintah. Misalnya denda karenamelanggar rambu-rambu lalu lintas. Pemerintah (Pusat atau Daerah) maupunLembaga Pemerintah lainnya berwenang untuk mengadakan
pungutan-pungutan tertentu
seperti uang tambang, leges, uang NTR (nikah, talak, rujuk)dan sebagainya.BEA CUKAI adalah pungutan negara yg dilakukan oleh Dirjen BeaCukai berdasarkan UU Kepabeanan yg berlaku (UU 10/1995). Kepabeananadalah segala sesuatu yg berhubungan dgn pengawasan dan pemungutan BeaMasuk atas lalulintas barang yg masuk/keluar daerah pabean. Daerah Pabeanadalah wilayah RI (darat, perariran, udara, ZEE dan landas kontinen yg didalamnya berlaku UU Kepabeanan. Sedangkan Cukai adalah pungutan negarayang dikenakan terhadap barang-barang yang mempunyai karakteristik tertentusesuai penetapan UU.RETRIBUSI adalah pungutan yang dilakukan secara langsung olehnegara sehubungan dengan penggunaan jasa yang disediakan oleh negara, baik berupa Jasa Umum, jasa Usaha maupun Perizinan tertentu tanpa mendapatkontraprestasi dari negara. Pajak Daerah dan Retribusi Daerah diatur dalam UUNo. 19/1997IURAN adalah pungutan yang dilakukan Negara sehubungan denganpenggunaan jasa yang disediakan oleh negara untuk kepentingan sekolompok orang (sekelompok orang mendapat jasa langsung (kontraprestasi), seperti IuranTV, air, listrik dll.SUMBANGAN adalah pungutan yang dilakukan Negara bagi golonganpenduduk tertentu saja karena prestasi itu tidak ditujukan kepada penduduk seluruhnya sehingga biaya-biaya yg dikeluarkan dari kas umum utk prestasipemerintah tertentu tidak boleh dikeluarkan dari Kas Umum.Laba dari BUMN adalah pendapatan negara yg didapatkan daripenghasilan BUMN baik Persero, FERUM dan Perjan untuk dimasukkan dalamAPBN. Sedangkan sumber pendapatan lain didapat, misalnya dari pencetakanuang (deficit spending), Pinjaman maupun Penerimaan Pembangunan danRoyalti.

Activity (34)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Ardi Ansyah liked this
Ardi Ansyah liked this
Liah Eha liked this
Liah Eha liked this
Irma Sukmawati liked this
Wahyuni Ya Yuni liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->