Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
15Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Teks Khutbah Idul Adha 1430

Teks Khutbah Idul Adha 1430

Ratings: (0)|Views: 9,989|Likes:
Published by hijauwan

More info:

Published by: hijauwan on Feb 17, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, DOC, TXT or read online from Scribd
See More
See less

04/24/2013

pdf

text

original

 
Teks Khutbah ‘Idul Adha 1430 H
SEMANGAT BERKORBAN VS MENGORBANKAN
ربككأ ككلا3مككت هككعن يذككا ككل دككحا .دككحا ككلو ربككأ ككلا .ربككأ ككلاو ككلاا هككاهككا ا دككشأ .ككنا ككنتجاو اك كا ككثت اقو هبع رأو .حصاأ دككشأو .ككرا  رد اوساو رعا و رغاو را  لاامككو  مف .ناو معن ارش ةصا دع رحن لا رأ هو دب ادح أ .خا   ئارا  لا هثع حاو را ب  و . رقا   و رئعش اظو لاقا نا أف ,دع 
Alhamdulillah, kembali Allah SWT mempertemukan kita di tempat yang mulia ini dalamrangka menta’zhimkan syi’ar agamaNya. Bertakbir mengagungkan asmaNya, ruku’ sujud bertaqarrub serta bersyukur atas segala karuniaNya, kemudian akan dilanjutkan denganmenyembelih kurban, sebagai manifestasi ketaatan terhadap perintahNya, meneladaniRasulNya serta memperingati peristiwa pengorbanan khalilullah Nabi Ibrahim dan Ismail’alaihimassalam. Sesungguhnya ada hubungan yang kuat antara pelaksanaan shalat ‘iedul adha, penyembelihan qurban, dengan eksistensi kita bahkan masa depan kita sebagai umat beriman. Sebagaimana digambarkan dalam Surah al Kautsar:INNA A’THAINAKA AL KAUTSARAFASHALLI LIRABBIKA WANHAR INNA SYANI-AKA HUWAL ABTAR Surat Al Kautsar sungguh memberi kabar gembira kepada umat akhir zaman. BetapaAllah SWT yang Maha Rahman telah memuliakan junjunan alam Muhammad sawdengan pelbagai karunia ”al kautsar”. Yaitu: al khairul katsir (kebaikan yang banyak), alIslam, al Quran, katsratu al ummah, al itsar, dan ”rif’atul dzikri” di dunia ini kemudiantelaga al Kautsar di akhirat kelak. Itu semua sudah Allah karuniakan kepada nabi kitaMuhammad saw. Sedang bagi kita selaku ummat beliau, semua itu merupakan ”busyra”kabar gembira, bahwa jika kita memenuhi syaratNya maka semua karunia itu pundisediakan bagi kita. Syaratnya hanya dua saja, yaitu menunaikan shalat karena ”tha’atanwa taqarruban”, dan menyembelih binatang nahar karena ”syukran” atas nikmat Allahyang tak terhitung satuan maupun jumlahnya. Dengan memperbanyak shalat yang juga bermakna do’a dan banyak berkorban (tadlhiyah), nikmat dan karunia dari Allah tidak akan pernah berkurang bagi yang melaksanakannya. Justeru dengan jalan itu, karuniaIlahi akan terus ditambahkan sepanjang jalan shalat dan pengorbanan. Jalan yangmemastikan masa depan yang menjanjikan kebaikan, kemajuan dan kebahagiaan.1
 
Allahu Akkbar 3 X walillahilhamd
Tetapi sebaliknya, apabila jalan shalat dan pengorbanan itu tidak ditempuh, karenamemperturutkan kemalasan dan kebakhilan, maka Allah tegaskan ”INNA SYAANIAKAHUAL ABTARU”.Artinya apa, disebabkan keengganan mengikuti sunnah Rasulullah saw berupa penunaian shalat dan kurban, maka ”al abtaru” keterputusan aliran rahmat Allah SWTtelah menjadi ketetapan. Suatu gambaran masa depan yang suram, sebab tanpa rahmatAllah maka kegelapan lahir batin telah menanti. Kegelapan individual kemudiankegelapan sosial menjadi tak dapat dihindari. Na’udzubillahi min dzalik..
Ma’asyral Mu’minin wal mukminat akramakumullah
Tadi disebutkan bahwa di antara makna ”al kautsar/karunia yang banyak” itu adalah”rif’atul dzikrikedudukan yang tinggi dan sanjungan yang luhur. Itu merupakanresultante yang memang wajar dan logis. Betapa tidak sebab posisi kesyukuran dan pengorbanan itu berada pada anak tangga yang luhur. -Paling rendah adalah posisi MENGORBANKAN sesama, berarti posisiKEZHALIMAN yang mengantarkan kepada ’ZHULUMATkegelapan duniaakhirat, dimana aliran NUR ILAHI dan rahmatNya terputus.-Posisi di atasnya adalah MEMBIARKAN (EGP) ”Al khudzlanyang jugadilarang oleh Rasulullah saw. Sikap abai membiarkan sehingga orang lain celaka,meskipun bersifat pasif tapi sesungguhnya termasuk kejahatan kepada sesama.-Di atasnya posisi INSHAF (fairness/adil). Yaitu berbuat sewajarnya, sebatasmenunaikan atau menggugurkan kewajiban agar terhindar dari kezhaliman. Boleh jadi meski positif tapi tidak dikedepankan dengan sepenuh hati.-Posisi tertinggi adalah TADLHIYAH/BERKORBAN untuk kebaikan sesama atauorang banyak. Tentu saja dasarnya kerelaan yang bukan setengah hati, danmerupakan bentuk keihsanan yang merupakan kelanjutan dari taqwa”TSUMMATTAQAU WA AHSANU” kemudian mereka bertaqwa dan berbuatihsan. ”WALLAHU YUHIBBUL MUHSININ”. (Al Maidah, 93). Maka hanyacinta Allah yang akan diberikan kepada mereka yang berkorban dan berbuatihsan.
Allahu Akbar 3 X walillahilhamdMa’asyiral Muslimin rahimakumullah
Binatang kurban yang disebut udlhiyah atau nahar adalah simbolisasi tadlhiyah yakni pengorbanan. Baik udlhiyah maupun tadlhiyah posisinya sama sebagai ‘ibadah yangmendekatkan diri kepada Allah (taqarruban wa qurbanan). Jika menyembelih udlhiyahmerupakan ‘ibadah material yang ritual, maka taldhiyah/pengorbanan di jalan Allahmerupakan ‘ibadah keadaban yang memajukan sektor-sektor kehidupan yang lebih luas.Tidak ada ruginya orang yang berudlhiyah dan bertadlhiyah, karena sesungguhnyatermasuk dalam kerangka MULTI QURBAN/pendekatan diri dan MULTI INVESTASI.- Bertadlhiah merupakan multi pendekatan diri/qurban, sebagaimana dinyatakan dalamikrar seorang muslim yang bertaqarrub kepada Rabbnya melalui shalat : INNA2
 
SHALATI WA NUSUKI WA MAHYAYA WA MAMATI LILLAHOI RABBIL‘ALAMIN LA SYARIKA LAH.Kita diperintahkan untuk bertaqarrub kepada Maha Pencipta dengan shalat serta ‘ubudiahyang lain, dan bertaqarrub kepada Allah dalam segala aktivitas hidup ini.- Bertadlhiyah bermakna multi investasi:-Merupakan investasi sosial (social investment) karena jelas, pengorbanan baimaterial maupun moral memberikan dampak sosial yang positif. Dalam Al QuranSurah Annisa ayat 114 disebutkan: Bahwa tidak ada kebaikan dalam pembicaraan atau wacana yang diadakan, kecuali untuk mengajak orang bersedekah, memerintahkan yang ma’ruf, atau untuk mendamaikan sengketa diantara masyarakat. Dan barangsiapa melakukan itu karena ridha Allah niscaya berbalas pahala yang besar.
لّإِم ْ هُاو َ ج ْ نَ ْ ِر ٍ يث ِ كَفِر َ ي ْ خَلَةقَد َ ص َ بِر َ َأَ ْ َ ْأَٍءَغ َ ت ِ بْا  َ ِذَ ْ ع َ  ْ َ ْ َ َسِ ّ ا  َ ي ْ بَحٍ َ ْإِْأَٍ ر ُ ع ْ َ  ً يظ ِ َار ً ْأَ ِ يِ ؤ ْ نُَ و ْ  َ فَ ِ  ّ ا ِضَ ر ْ َ
-Bertadlhiah meruapakan investasi ekonomi (economic investment). Sebagaimanadinyatakan dalam QS al Lail, ayat 5- 10: “Barangsiapa memberi dan bertaqwaserta membenarkan balasan yang sebaik-baiknya, maka niscaya Kami berikemudahan demi kemudahan. Dan barangsiapa yang kikir dan merasa tidak memerlukan orang lain serta mendustakan pahala yang lebih baik, maka niscayaKami bukakan baginya pintu kesulitan”. -Bertadlhiah juga merupakan bentuk moral investment, yang mampu mengikiskekikiran al syuhhu”. Sifat kikir sangat berbahaya, sebagaimana diperingatkandalam sabda Rasulullah saw:
شا مكإمهرأ ، شب مق ك  ه نف ،مهرأ ، اوعطف ةعيطب مهرأ ، اوف ببا     ف رر با ) .ارجف وجب.(ر
Artinya: ”Hati-hati dengan sifat kikir. Sebab sesungguhnya kehancuran umat sebelumkalian diakibatkan kekikiran, sifat kikir telah mendorong mereka untuk berlaku pelit,lalu mendorong mereka untuk memutus silaturahim dan akhirnya telah mendorongmereka melakukan kejahatan”. -Endingnya, pengorbanan di jalan Allah tentu saja sebagai investasi ukhrawi.Sebagaimana disebutkan dalam Hadits bahwa ’ibadah orang yang menyembelih binatang kurban sudah diterima Allah sebelum darahnya menetes ke tanah, danmerupakan seutama-utama ’ibadah pada sepuluh hari pertama bulan Dzulhijjah.
Allahu Akbar 3 X walillahilhamdMa’asyiral Muslimin wal muslimat rahimakumullah
3

Activity (15)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Sulaysi Dk liked this
Khairul Amien liked this
Irfan Hielmy liked this
Nur Kholiq liked this
Firman Benj liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->