Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
103Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Penyusutan Menurut PSAK Nomor 17, Penyusutan Adalah

Penyusutan Menurut PSAK Nomor 17, Penyusutan Adalah

Ratings:

5.0

(1)
|Views: 22,722|Likes:
Published by rahmadrizki

More info:

Published by: rahmadrizki on Feb 17, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, DOC, TXT or read online from Scribd
See More
See less

07/11/2013

pdf

text

original

 
Penyusutan
Menurut PSAK Nomor 17, penyusutan adalah alokasi umlah suatu aktiva yangdapat disusutkan sepanjang masa manfaat yang diestimasi. Besarnya penyusutan untuk  periode akuntansi dibebankan ke pendapatan baik secara langsung maupun tidak langsung.Aktiva yang dapat disusutkan adalah yang:1.
 
Diharapkan untuk digunakan selama lebih dari periode akuntansi2.
 
Memiliki suatu manfaat yang terbatas3.
 
Ditahan oleh suatu perusahaan yang digunakan dalam produksi atau memasok  barang dan jasa untuk disewakan, atau untuk tujuan administrasi.Masa manfaatnya diukur dengan periode suatu aktiva yang diharapkan digunakanoleh perusahaan atau jumlah produksi atau unit serupa yang diharapkan diperoleh dariaktiva oleh perusahaan.Sedangkan jumlah yang dapat disusutkan adalah biaya perolehan suatu aktiva,atau jumlah lain yang disubtitusikan untuk biaya dalam laporan keuangan, dikurangi nilaisisanya.Pengaturan penyusutan menurut ketentuan perundang-undangan perpajakandiatur dalam pasal 11 Undang-undang No.7 Tahun 1983 tentang Pajak Penghasilansebagaimana telah diubah terahir dengan Undang-undang Nomor 10 Tahun 1994.ketentuan tersebut menegaskan bahwa penyusutan atas pengeluaran untuk embelian, pendirian, penambahan, perbaikan atau perubahan harta berwujud, kecuali tanah yangdimiliki dan digunakan untuk mendapatkan, menagih dan memelihara penghasilan yangmempunyai masa manfaat lebih dari 1 (satu) tahun dilakukan dalam bagian-bagian yangsama besar selama masa manfaat yang telah ditentukan bagi harta tersebut. Dalam pengaturan penyusutan tersebut mengandung maksud persyaratan aktiva yang dapatdisusutkan dan metode penyusutannya.Persyaratan aktiva yang dapat disusutkan menurut ketentuan perpajakan meliputi:1.H arta yang dapat disusutkan adalah harta berwujud.2. Harta tersebut mempunyai masa manfaat lebih dari 1 (satu) tahun,3. Harta tersebut digunakan untuk mendapatkan, menagih, dan memelihara penghasilan. 
METODE PENYUSUTAN
 
Aktiva tetap kecuali tanah akan makin berkurang kemampuannya untuk memberikan jasa bersamaan dengan berlakunya waktu. Jumlah yang dapat disusutkandialokasikan kesetiap periode akuntansi selama masa manfaat aktiva dengan berbagaimetode yang sistematis dan diterapkan secara konsisten/taat asas, tanpa memandangtingkat profitabilitas perusahaan dan pertimbangan perpajakan, agar dapat menyediakandaya banding hasil afiliasi perusahaan dari periode penyusutan dapat dilakukan dengan berbagai metode yang dikelompokkan menurut akuntansi komersial:1.
 
Berdasarkan kriteria waktua.
 
Metode garis lurus b.
 
Metode pembebanan menurun1)
 
Metode jumlah angka tahun2)
 
Metode saldo menurun/saldo menurun ganda2.
 
Berdasarkan kriteria penerimaana.
 
Metode jam jasa b.
 
Metode jumlah unit produksi3.
 
Berdasarkan kriteria lainnyaa.
 
Metode berdasarkan jenis dan kelompok  b.
 
Metode anuitasMetode penyusutan menurut Ketentuan Perundang-undangan Perpajakansebagaimana telah diatur dalam Pasal 11 Undang – undang Nomor 7 Tahun 1983 tentang pajak penghasilan sebagaimana telah diubah terakhir dengan Undang-undang Nomor 10Tahun 1994:1.
 
Metode garis lurus (
 straight line metode),
atau metode saldo menurun
(Declining  Balance Method)
unutk aktiva tetap berwujud bukan bangunan.2.
 
Metode garis lurus untuk aktiva tetap berupa bangunan
Kelompok Harta Berwujud dan Tarif Penyusutan
 
Penentuan kelompok dan tarif penyusutan harta berwujud didasarkan pada pasal11 Undang-undang No.7 Tahun 1983 Tentang Pajak Penghasilan sebagaimana telahdiubah terrahir dengan Undang-undang Nomor.10 Tahun 1994 sebagai berikut:
Kelompok HartaBerwujudMasa ManfaatTarif PenyusutanBerdasarkanmetode garisTarif PenyusutanBerdasarkanmetode saldo lurusmenurun
 
I.
 
Bukan bangunanKelompok 1Kelompok 2Kelompok 3Kelompok 4II.
 
BangunanPermanenTidak permanen 4 tahun8 tahun16 tahun20 tahun 20 tahun10 tahun 25 %12,50%6,25%5% 5%10% 50%25%12,5%10% --Untuk lebih memudahkan Wajib Pajak dan memberikan keseragaman dalam pengelompokan harta tetap berwujud, maka keluarlah Keputusan Menteri Keuangan Nomor 82/KMK. 04/1995 Tanggal 7 Februari 1995 yang mengatur tentang pengelompokan jenis-jenis Harta Berwujud sebagai berikut:
Jenis-jenis Harta Berwujud yang termasuk dalam kelompok 1NOMOR URUTJENIS USAHAJENIS HARTA
1. Semua Jenis Usaha a.
 
Mebel dan peralatan dari kayuatau rotan termasuk meja, bangku,kursi, almari, dan sejenisnya yang bukan bagian dari bangunan. b.
 
Mesin kantor seperti mesin ketik,mesin hitung, duplikator, mesinfotokopi, accounting machine dansejenisnya.c.
 
Perlengkapan lainnya sepertiamplifier, video recorder,tape/cassete, televisi dan

Activity (103)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Rif'atul Azizah liked this
nurmilasariu liked this
Pradnya Swari liked this
Ardian Van Budi liked this
Ayu Mella liked this
Puji Rahayu liked this
Aisyah Fitri liked this
Cath Sienna liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->