Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
51Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Landasan Teori

Landasan Teori

Ratings: (0)|Views: 5,333 |Likes:
Published by rheacutez

More info:

Published by: rheacutez on Feb 18, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

10/17/2013

pdf

text

original

 
BAB II
LANDASAN TEORI
2.1Sistem Satuan
Setiap pengukuran besaran fisis umumnya selalu menemui batas ketelitiandan kesalahan pengukuran (salah baca, parallax, dsb). Setiap alat ukur mempunyai batas ketelitian dan batas maksimum kemampuan mengukur (batas ukur). Sebagaicontoh alat-alat ukur untuk besaran fisis (panjang, lebar, tebal, jarak, dalam dansebagainya) adalah :-Mistar biasa, mempunyai ketelitian 1mm atau kurang-Jangka sorong mempunyai ketelitian 0.1 mm atau kurang-Mikrometer sekrup, mempunyai ketelitian 0.01mm atau kurangIni artinya jika suatu bahan pada akrilik diukur panjangnya dengan mistar diperoleh 3.9 cm, maka :Dengan jangka sorong dapat diperoleh 3.91 cm,dengan micrometer sekrup dapat diperoleh 3.913 cm,Volume zat pada umumnya tidak dapat diukur dengan langsung tetapidengan jalan tidak langsung misal :-Mula-mula diukur panjang, lebar, tebal, atau rusuk-rusuknya dari bendatersebut, jika bentuknya teratur (balok, prisma, limas, silender, dsb).-Dengan menggunakan hukum Fisika yang telah dikenal seperti hukumArchimedes (untuk semua benda baik teratur maupun tidak teratur).Cara pertama dikenal sebagai cara
 statis
dan cara kedua sebagai cara
dinamis
. Akibat cara tidak langsung tersebut ketelitian dan kesalahan pengukuranvolume tergantung pada kesalahan dan ketelitian pengukuran rusuk-rusuknya dan pengukuran massa.Pengukuran massa benda dilakukan dengan alat yang disebut neraca dantiap-tiap alat mempunyai ketelitian masing-masing. Pada umumnya pengukuranmassa dilakukan secara perbandingan dan dalam laboratorium dikenal neracateknis dan neraca analitis sebagai alat untuk menetapkan massa suatu benda.1
 
Seperti yang telah diketahui bahwa dalam bidang telekomunikasi kegiatanini sangat penting sekali seperti halnya yang ditemui pada : Pembuatan fiber, Pipaacrylic, Acrylik sheet,
 
Aquaruim Acrylik, Lukisan/Gambar dinding, Acrylik Cabinet, Huruf Acrylik, Buffet Acrylik, Box acrylic, dan masih banyak yanglainnya. Membending adalah proses menyatukan akrilik.Dalam menbending yang patut diperhatikan adalah bagaimana caramenyatukan benda (akrilik) sehingga sisi-sisi akrilik yang disatukan tidak ditemui(licin). Sebab kerapaian dalam membending mempunyai nilai harga tinggi dalamkerapian dan ketelatenan dalam bekerja.
2.2Alat Ukur
Untuk memepermudah kita dalam pengukuran serta sudut benda kerjadengan tepat ukurannya maka kita mempergunakan alat yang dikenal dengan
alat ukur.
Beberapa peralatan yang termasuk dalam alat ukur adalah sebagai berikut :
2.2.1Penggaris / Mistar Baja
Penggaris atau mistar memang tidak seakurat jangka sorong, dikarenakanadanya kekilafan / kesalahan pandangan mata. Akan tetapi penggunaan mistar dalam pengukuran memang lebih mudah dan cepat serta lebih praktis. Selain itumistar atau penggaris juga berguna menghubungkan titik-titik sehinggamembentuk garis atau dalam menghubungkan garis yan;g sama panjang.
Contoh Mistar Baja:
Peraturan baja, juga disebut penguasa, sangat penting dalam setiap tokoketika masalah akurasi. Peraturan baja secara inheren lebih akurat daripada aturan2
 
lipat karena mereka dibuat dalam satu potongan dan begitu menghindariketidakakuratan, betapapun kecilnya, yang melekat pada aturan-aturan lipatkarena mereka bermain di engsel. Persyaratan untuk ketepatan dalam peraturan baja sangat bervariasi, namun, dan kisaran produk yang bervariasi juga.Walaupun tujuan utama adalah pengukuran akurat, mereka juga dapatdigunakan sebagai panduan untuk menguraikan garis, dan jika cukup kaku, untuk memotong. Yang lebih tipis, lebih fleksibel aturan juga dapat digunakan untuk mengukur bulat atau melengkung dalam bekerja.Perbedaan dalam aturan harga hasil dari berbagai metode produksi, yang juga menentukan keakuratan dan keterbacaan, kebanyakan peraturan dibuatdengan memotong panjang yang diperlukan dari gulungan pegas band baja,dengan terukir wisuda. Aturan yang dibuat oleh metode ini sudah cukup untuk kebanyakan aplikasi dan cukup murah. Aturan harga tinggi dipotong, tidak dicap,dari pelat baja (stamping akan menyebabkan bahan melengkung), dan ujung-ujungnya adalah tanah. Wisuda adalah mesin, lebih dalam daripada terukiwisuda, lagi-tahan lama, dan lebih mudah untuk dibaca di cahaya miskin.
 Steel Aturan yang dibuat di Jerman:
Peraturan baja yang dibuat di Jerman yang terbuat dari baja stainlessmusim semi, menurut Komisi Eropa keakuratan kelas II, yang membutuhkanakurasi dari + -0,5 mm per 1 m; + -0,7 mm per 2 m; + -0,9 mm per 3 m; + -- 1,3mm per 5 m. Foto-terukir (tergores) tanda-tanda di permukaan satin memberikan bebas silau membaca.1.Baja aturan yang dibuat di Jerman, untuk membaca dari kiri kekanan(standar);
mm
-kelulusan di kedua sisi, bagian belakang polos,fleksibel.2.Untuk membaca dari kanan ke kiri (untuk menggunakan lefthanders ataukhusus); mm-kelulusan di kedua sisi, bagian belakang polos, fleksibel.3

Activity (51)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 thousand reads
1 hundred reads
Tita Adinda Hadi liked this
Bundo Dez liked this
Ulfah Nur Azizah liked this
Nurul Hidayah liked this
AdelaideSky liked this
Sapta Seven liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->