Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
50Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Muhammad Arkoun _Kritik Terhadap Kritik Nalar Islam Arkoun

Muhammad Arkoun _Kritik Terhadap Kritik Nalar Islam Arkoun

Ratings: (0)|Views: 7,503|Likes:

More info:

Published by: Irwan Malik Marpaung on Feb 20, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See More
See less

06/23/2013

pdf

text

original

 
1
Kritik Terhadap ‘Kritik Nalar Islam’ Arkoun
Oleh: Irwan Malik Marpaung
 
Prolog
 
Epistemologi
1
menempati posisi penting dalam dunia pemikiran, sebab iamenentukan corak pemikiran dan pernyataan kebenaran yang dihasilkannya.Bangunan dasar epistemologi berbeda dari satu peradaban dengan yang lainnya.Epistemologi adalah produk langsung dari
worldview
2
yang dimilikinya. Dalam
hal ini E.G Guba dan Y.S. Lincoln menyatakan bahwa:
“the basic belief system or 
worldview guides not only in choices of method but in ontologically and epistemologically fundamental ways.”
Pernyataan ini sebenarnya mengungkaprahasia mengapa ilmu itu
value laden
atau tidak bebas nilai.
3
Dalam Islam,epistemologi berkaitan erat dengan struktur metafisika dasar Islam yang telah
terformulasika
n sejalan dengan wahyu, hadith, akal, pengalaman dan intuisi. Iniberarti bahwa ilmu dalam Islam merupakan produk dari pemahaman (
tafaqquh
)
terhadap wahyu yang memiliki konsep-konsep yang universal, permanen
1
Epistemologi merupakan cabang filsafat ilmu yang berbicara tentang metode untuk 
memperoleh dan menyusun struktur bangunan ilmu, atau struktur nalar yang membentuk ilmu.
 
2
Secara awam
worldview
atau pandangan hidup sering diartikan filsafat hidup. Setiapkepercayaan, bangsa, kebudayaan atau peradaban dan bahkan setiap orang memiliki
worldview
masing
-
masing
. Maka dari itu jika
worldview
diasosiasikan kepada suatu kebudayaan maka
spe
ktrum maknanya dan juga termanya akan mengikuti kebudayaan tersebut. Lihat: Hamid Fahmy
Zarkasyi,
Worldview
Sebagai Asas Epistemologi Islam”
 ,
 
 ISLAMIA,
Majalah Pemikiran danPeradaban Islam, THN II No.5 April-Juni 2005, hal 10-20., Prof. Alparslan mengartikan
worldview
sebagai asas bagi setiap perilaku manusia, termasuk aktifitas-aktifitas ilmiyah danteknologi. Setiap aktifitas manusia akhirnya dapat dilacak pada pandangan hidupnya, dan dalam
pengertian itu maka aktifitas manusia dapat direduksi menjadi pandangan hidup. (
the foundation of 
all human conduct, including scientific and technological activities. Every human activity isultimately traceable to its worldview, and as such it is reducible to that worldview
. Alparslan
Ac
ikgence, "The Framework for A history of Islamic Philosophy",
 Al
-
Shajarah
, Journal of The
International Institute of Islamic Thought and Civlization, (ISTAC, 1996, vol.1. Nos. 1&2, 6
)
. Dari
definisi di atas setidaknya kita dapat memahami bahwa
worldview
ad
alah identitas untuk membedakan antara suatu peradaban dengan yang lain. Dan dapat kita mengerti bahwa
worldview
melibatkan aktifitas epistemologis manusia, sebab ia merupakan faktor penting dalam aktifita
s
penalaran manusia.
 
3
Al-
Attas,
 Risalah Kaum Musli
min
, International Institute of Islamic Thought and
Civilization, 2000, hal. 49
-
50.
 
 
2(
thawabit 
), dinamis (
mutaghoyyirat 
), pasti (
muhk 
amat 
) dan samar-
samar
(
mutasyabih
), yang asasi (
ushul
) dan yang tidak (
 furu’
).
4
Sehubungan dengan masalah ini, berikut ini akan dibahas epistemologiyang digagas oleh Muhammad Arkoun, seorang cendikiawan Muslim asalAljazair yang kini banyak dirujuk oleh cendikiawan Muslim Indonesia. Ia dikenalkarena kritiknya atas bangunan epistemologi yang telah terbangun dalam tradisiintelektual Islam. Menurutnya masyarakat Muslim dewasa ini telah dikuasai olehnalar Islami yang memiliki karakter logosentrism
5
dengan
ruang perkembanganyang sangat sempit, belum membuka diri pada kemodernan pemikiran dan
karena
itu tidak dapat menjawab tantangan yang dihadapi ummat Muslim kontemporer.
Dari kondisi sedemikian ini, Arkoun mencoba melontarkan pemikirannyayang bercorak kritik epistemologis, dan membebankan beberapa tugas kepadaintelektual Muslim (termasuk dirinya sendiri).
Pertama
, melakukan klarifikasihistoris terhadap kesejarahan umat Islam dan membaca Alqur’an kembali secarabenar dan baru.
Kedua
, menyusun kembali
seluruh
syari’ah
sebagai sistemsemiologis yang merelevankan wacana al-Qur’an dengan sejarah manusia, disamping sebagai tatanan sosial yang ideal.
Ketiga
, meniadakan dikotomitradisional (antara iman dan nalar, wahyu dan sejarah, jiwa dan materi, ortodoks
idan heterodoksi dan sebagainya) untuk menyelaraskan teori dan praktik.
Keempat 
,
memperjuangkan suasana berfikir bebas dalam mencari kebenaran agar tidak ada
gagasan yang terkungkung di dalam ketertutupan baru atau di dalam
taqlid 
.
 
4
Hamid Fahmy Zarkasyi, “Worldview Sebagai Asas Epistemologi Islam”
 ,
 
 ISLAMIA,
Majalah Pemikiran dan Peradaban Islam, THN II No.5 April-Juni 2005, hal 9. Dengan kata lain,d
alam epistemologi
Islam, wahyu menempati hirarki tertinggi dalam sumber kebenaran,
sedangkan dalam epistemologi Barat wahyu tidak memiliki tempat sebagai sumber kebenaran.
 
5
Mohammed Arkoun, “Logocentrisme et verite religieuse dans la pensee Islamique”
da
lam
Studia Islamica
XXXV, Paris, 1972, hlm. 12-15, yang dikutip dalam Suadi Putro,
 Mohammed Arkoun, Tentang Islam dan Modernitas
, cet. I (Jakarta: Paramadina, 1998), hlm. 38.
 
 
3
Muhammad Arkoun dan Gerakannya
 
Muhammad Arkoun adalah seorang pemikir terkenal di hadapanintelektual yang
concern
dengan pemikiran dan kajian tradisi di dunia Arab.
6
Muhammad Arkoun lahir pada tanggal 2 Januari 1928
7
di
keluarga biasa di
perkampungan
Berber yang berada di sebuah desa di kaki-gunung Taorirt-Mimoun, Kabilia, sebelah timur Aljir, Aljazair. Keluarganya berada pada stratafisik dan sosial yang rendah (ibunya buta huruf)
8
dengan bahasa Kabilia Berber
sebagai bahasa ibu dan bahasa Arab sebagai bahasa nasional Aljazair.
9
Pendidikandasar Arkoun ditempuh di desa asalnya, dan kemudian melanjutkan sekolahmenengah di kota pelabuhan Oran, sebuah kota utama di Aljazair bagian barat,yang jauh dari Kabilia. Kemudian, Arkoun melanjutkan studi bahasa dan sastraArab di Universitas Aljir (1950-1954), sambil mengajar bahasa Arab pada sebuahSekolah Menengah Atas di al-Harach, yang berlokasi di daerah pinggiran ibukota
Aljazair.
10
 
Pada saat perang kemerdekaan Aljazair dari Perancis
 
(1954
-
1962), Arkoun
mela
nju
tkan studi tentang bahasa dan sastra Arab di Universitas Sorbonne,
Paris.
11
 
Ketika itu, dia sempat bekerja sebagai agrege bahasa dan kesusasteraanArab di Paris serta mengajar di sebuah SMA (Lycee) di Strasbourg (daerahPerancis sebelah timur laut) dan diminta memberi kuliah di Fakultas SastraUniversitas Strasbourg (1956-1959). Pada tahun 1961, Arkoun diangkat sebagaidosen di Universitas Sorbonne, Paris, sampai tahun 1969, saat ketika diamenyelesaikan pendidikan doktor di bidang sastra pada
Universitas
 
tersebut.
Arkoun menulis desertasi doktor mengenai humanisme dalam pemikiran etis
6
Ali Harb,
 Naqd al
-
 Nash
, al
-
Markaj al
-
Tsaqafi al
-
Arabi, Beirut, cet. IV 2005,
 
hal.
 
88
 
7
Fedwa Malti Douglas, “
 Arkoun, Mohammed 
” dalam John L. Esposito (editor), TheOxford Encyclopaedia of the Modern Islamic World, vol. 2 (New York: Oxford University Press,
1995), hlm. 139.
 
8
Robert D. Lee, “Foreword” dalam Mohammed Arkoun, Rethinking Islam, CommonQuestion, Uncommon Answers (Ouvertures sur l’Islam), Robert D. Lee (editor dan translator)
(Oxford: Westview Press, 1994), hlm. viii.
9
Suadi Putro,
 Mohammed Arkoun, Tentang Islam dan Modernitas
, cet. I (Jakarta:
Paramadina, 1998), hlm. 14 dan 16.
 
10
 
 Ibid 
., hlm. 15.
 
11
 
 Ibid 
., dan Douglas, “Arkoun… ”, dalam Esposito (editor), The Oxford… , hlm. 139.
 

Activity (50)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 thousand reads
1 hundred reads
vrida liked this
Doddie Yulianto liked this
Pian Mpok's liked this
Pian Mpok's liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->