Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
100Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Teori Kritis Jurgen Habermas

Teori Kritis Jurgen Habermas

Ratings: (0)|Views: 5,314 |Likes:

More info:

Categories:Types, Resumes & CVs
Published by: Irwan Malik Marpaung on Feb 20, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/27/2013

pdf

text

original

 
1
TEORI KRITIS JÜRGEN HABERMASIrwan Malik MarpaungA.Prolog
Masalah yang mengemuka dalam filsafat sosial dan politik terkait denganhakikat suatu kajian filsafat tercermin dalam pertanyaan-pertanyaan: Apa peranyang semestinya dilakukan oleh ‘rasio’ dalam refleksi-refleksi abstrak tentangmasyarakat? Apakah suatu teoritisasi atas dasar suatu perspektif yang tidak memihak dan netral tentang masyarakat itu mungkin? Ataukah teoritisasi yangada ini hanyalah sebuah permukaan dari suatu pemikiran yang sesungguhnya biasdan ditujukan hanya untuk kepuasan diri sendiri?Tanpa mengabaikan semua minat yang terus ada dan bahkan semakinmeningkat, teori kritis telah menarik perhatian dunia internasional. Sebuahkesadaran kritis mulai muncul terkait dengan pencapaian teoretisnya dewasa ini.Setiap gelombang minat baru, dengan seluruh upaya risetnya, menghilangkan dariproyek lama satu-dua elemen awalnya yang terkenal. Sehingga secara bertahapmembentuk teori kritis menjadi sebuah pendekatan teoretis yang realistis danterbuka untuk diverifikasi. Oleh karena itulah, upaya-upaya untuk merekonstruksisecara sistematis teori kritis selalu beranjak dari temuan-temuan kritis bahwa teoriini tidak membumi.
1
Teori kritis yang akan dibahas adalah sebutan untuk orientasi teoritistertentu yang bersumber dari Kant, Hegel dan Marx, kemudian disistematisasioleh Horkheimer dan sejawatnya di Institut Penelitian Sosial di Frankfurt, dandikembangkan oleh Habermas. Secara umum istilah ini merujuk pada elemenkritik dalam filsafat Jerman yang dimulai dengan pembacaan kritis Hegel terhadapKant.
2
Secara lebih khusus, teori kritis terkait dengan orientasi tertentu terhadap
1
Axel Honneth, “Teori Kritis”, dalam Anthony Giddens and Jonathan H. Tunner,
SocialTheory Today Panduan Sistematis Traadisi dan Tren Terdepan Teori Sosial
, penerjemah: YudiSantoso, Pustaka Pelajar, 2008, hal: 606
2
Kritik dalam arti
Kantian
adalah dengan mempertanyakan syarat kemungkinanpengetahuan. Kant dengan epistemologinya berusaha menunjukkan bahwa rasio dapat menjadikritis terhadap kemampuannya sendiri. Dengan kata lain, kritik dalam arti Kantian berarti kegiatanmenguji sahih tidaknya klaim pengetahuan tanpa prasangka, dan kegiatan ini dilakukan oleh rasio
 
2
filsafat yang ”dilahirkan” di Frankfurt. Yaitu teori kritis yang merupakan programmetodologis jangka panjang yang selalu diperbaiki dan dilengkapi denganwawasan baru, dan pengembangan teori ini bertujuan untuk mengaitkan rasio dankehendak, riset dan nilai, pengetahuan dan kehidupan, teori dan
 praxis
. Dengansingkat bisa dikatakan, bahwa teori kritik yang disusun dengan maksud praktis.
3
B.Latar Belakang Jürgen Habermas
Jurgen Habermas adalah filsuf kontemporer yang tidak diragukan lagimerupakan filsuf Jerman terpenting dewasa ini.
4
Ia dilahirkan pada 18 Juni 1929di daerah Dusseldorf Jerman. Habermas merupakan anak Ketua Kamar Dagangpropinsi Rheinland – Westfalen di Jerman Barat. Ia dibesarkan di Gummersbach,sebuah kota menengah di Jerman dengan dinamika lingkungan Borjuis-Protestan.Pada tahun 1953, ketika Habermas sedang sibuk menulis disertasi doktor, iamenerbitkan artikel yang berjudul “Berpikir Bersama Heidegger MelawanHeidegger”. Di lingkungan filsafat akademik Jerman pasca kehancuran akibatPerang Dunia II, Heidegger bagaikan tiang penunjang yang diandalkan, jembatanantara dunia yang berantakan sehabis Hitler dan tradisi luhur filsafat Jerman.Dengan sangat kritis, Habermas berujar “Ingatlah, bagaimana dulu Heideggermemuji Nazi” Bahkan filsafat Heideggerpun dicela Habermas, “bisa dipakaiuntuk apa-apa saja”.Habermas berhasil menyelesaikan disertasinya pada 1954 di UniversitasBonn Jerman, dengan menulis “Das Absolute und die Geschichte. Von derZwiespältigkeit in Schellings Denken (The absolute and history: on thecontradiction in Schelling’s thought)”. Habermas bertolak dari Teori KritisMasyarakat Max Horkheimer dan Theodor W. Adorno. Ia hendak mengembangkan gagasan teori masyarakat yang dicetuskan dengan maksud yang
belaka. Sedangkan Kritik dalam arti
 Hegelian
adalah
refleksi
atau
 Refleksi-diri
atas rintangan,tekanan dan kontradiksi yang menghambat proses pembentukan-diri dari rasio dalam sejarah.Dengan kata lain, kritik berarti
refleksi
atas proses menjadi sadar atau negasi dan dialektika,karena bagi Hegel kesadaran timbul melalui rintangan..lihat: F. Budi Hardiman,
Kritik Ideologimenyingkap pertautan pengetahuan dan kepentingan bersama Jurgen Habermas,
PenerbitKanisius, 2009, hal: 53-55.
3
 Ibid 
, hal: 59
4
 Ibid 
, hal: 9
 
3
praksis. Habermas melihat apa yang disampaikan oleh kedua punggawa mazhabTeori Kritis awal itu tidaklah mencukupi untuk menganalisa keadaan masyarakat.
C.Teori kritis
(Critical Theory)
Teori kritik 
hendak memberikan sesuatu yang lain yang bukan berupapencerminan tidak memihak mengenai masyarakat dewasa ini. Denganmenimbulkan kesadaran bahwa suatu filsafat masyarakat tanpa penyelidikanempiric hanya akan menghasilkan rangka pemikiran yang hampa, yang tidak memberikan keinsyafan apapun mengenai struktur masyarakat yang ada.Sebaliknya, penyelidikan empiric akan merupakan kegiatan yang sia-sia, bilatidak disertai kerangka kefilsafatan yang mewadahi serta memberi makna kepadapenyelidikan tersebut.
5
Teori kritis memungkinkan kita membaca produksi budaya dankomunikasi dalam perspektif yang luas dan beragam. Ia bertujuan untuk melakukan eksplorasi refleksif terhadap pengalaman yang kita alami dan cara kitamendefinisikan diri sendiri, budaya kita, dan dunia. Saat ini teori kritis menjadisalah satu alat epistemologis yang dibutuhkan dalam studi humaniora. Hal inididorong oleh kesadaran bahwa makna bukanlah sesuatu yang alamiah danlangsung. Bahasa bukanlah media transparan yang dapat menyampaikan ide-idetanpa distorsi, sebaliknya ia adalah seperangkat kesepakatan yang berpengaruhdan menentukan jenis-jenis ide dan pengalaman manusia.Dengan berusaha memahami proses dimana teks, objek, dan manusiadiasosiasikan dengan makna-makna tertentu, teori kritis mempertanyakanlegitimasi anggapan umum tentang pengalaman, pengetahuan, dan kebenaran.Dalam interaksi sehari-hari dengan orang lain dan alam, dalam kepala seseorangselalu menyimpan seperangkat kepercayaan dan asumsi yang terbentuk daripengalaman—dalam arti luas—dan berpengaruh pada cara pandang seseorang,yang sering tidak tampak. Teori kritis berusaha mengungkap dan memertanyakanasumsi dan praduga itu. Dalam usahanya, teori kritis menggunakan ide-ide dari
5
Bernard Delfgauw,
Filsafat abad 20
, penerjemah: Soejono soemarno, PT TiaraWAcana Yogyakarta, 2001, hal. 163

Activity (100)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Akbar Prasetya liked this
Ami Mickey liked this
Wahyu Bambang liked this
Cah Demak liked this
Dwii Retno Sari liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->