Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
10Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Seni Budaya

Seni Budaya

Ratings: (0)|Views: 647 |Likes:
Published by goried

More info:

Published by: goried on Feb 21, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/12/2013

pdf

text

original

 
Seni Budaya : Arsitektur Rumah Adat Dayak
Rumah tradisional suku Dayak dikenal dengan sebutan Lamin. Bentuk rumah adat Lamin daritiap suku Dayak umumnya tidak jauh berbeda. Lamin biasanya didirikan menghadap ke arahsungai. Dengan bentuk dasar bangunan berupa empat persegi panjang. Panjang Lamin adayang mencapai 200 meter dengan lebar antara 20 hingga 25 meter. Di halaman sekitar Laminterdapat patung-patung kayu berukuran besar yang merupakan patung persembahan nenekmoyang (blang).Lamin berbentuk rumah panggung (memiliki kolong) dengan menggunakan atap bentuk pelana.Tinggi kolong ada yang mencapai 4 meter. Untuk naik ke atas Lamin, digunakan tangga yangterbuat dari batang pohon yang ditakik-takik membentuk undakan dan tangga ini bisa dipindah-pindah atau dinaik-turunkan. Kesemua ini adalah sebagai upaya untuk mengantisipasi ancamanserangan musuh ataupun binatang buas.Pada awalnya, Lamin dihuni oleh banyak keluarga yang mendiami bilik-bilik didalam Lamin,namun kebiasaan itu sudah semakin memudar di masa sekarang. Bagian depan Laminmerupakan sebuah serambi panjang yang berfungsi sebagai tempat penyelenggaraan upacaraperkawinan, melahirkan, kematian, pesta panen, dll. Di belakang serambi inilah terdapat deretanbilik-bilik besar. Setiap kamar dihuni oleh 5 kepala keluarga.Pemukiman suku Dayak di tepi MahakamLukisan: Carl Bock, 1879Lamin kediaman bangsawan dan kepala adat biasanya penuh dengan hiasan-hiasan atau ukiran-ukiran yang indah mulai dari tiang, dinding hingga puncak atap. Ornamen pada puncak atap adayang mencuat hingga 3 atau 4 meter. Dinding Lamin milik bangsawan atau kepala adat terbuatdari papan, sedangkan Lamin milik masyarakat biasa hanya terbuat dari kulit kayu.
Seni Budaya : Alat Musik Suku Dayak.
 
Suku Dayak memiliki bermacam-macam alat musik, baik berupa alat musik petik, pukul dan tiup.Dalam kehidupan sehari-hari suku di pedalaman ini, musik juga merupakan sarana yang tidakkalah pentingnya untuk penyampaian maksud-maksud serta puja dan puji kepada yangberkuasa, baik terhadap roh-roh maupun manusia biasa. Selain itu musik alat-alat musik inidigunakan untuk mengiringi bermacam-macam tarian.Seperti halnya dalam seni tari, pada seni musik pun mereka memiliki beberapa bentuk ritme,serta lagu-lagu tertentu untuk mengiringi suatu tarian dan upacara-upacara tertentu. Masing-masing suku memiliki kekhasannya sendiri-sendiri.Alat musik Sampe adalah salah Satualat musik petik dari Suku Dayak.
1. Tari Gantar 
Tarian yang menggambarkan gerakan orang menanam padi. Tongkat menggambarkan kayupenumbuk sedangkan bambu serta biji-bijian didalamnya menggambarkan benih padi danwadahnya.Tarian ini cukup terkenal dan sering disajikan dalam penyambutan tamu dan acara-acaralainnya.Tari ini tidak hanya dikenal oleh suku Dayak Tunjung namun juga dikenal oleh sukuDayak Benuaq. Tarian ini dapat dibagi dalam tiga versi yaitu tari Gantar Rayatn, Gantar Busaidan Gantar Senak/Gantar Kusak.
2. Tari Kancet Papatai / Tari Perang
Tarian ini menceritakan tentang seorang pahlawan Dayak Kenyahberperang melawan musuhnya. Gerakan tarian ini sangat lincah,gesit, penuh semangat dan kadang-kadang diikuti oleh pekikan sipenari.Dalam tari Kancet Pepatay, penari mempergunakan pakaiantradisionil suku Dayak Kenyah dilengkapi dengan peralatan perangseperti mandau, perisai dan baju perang. Tari ini diiringi dengan lagu
Sak Paku 
dan hanya menggunakan alat musik
Sampe
.
3. Tari Kancet Ledo / Tari Gong
Jika Tari Kancet Pepatay menggambarkan kejantanan dankeperkasaan pria Dayak Kenyah, sebaliknya Tari Kancet Ledomenggambarkan kelemahlembutan seorang gadis bagai sebatangpadi yang meliuk-liuk lembut ditiup oleh angin.Tari PerangTari Kancet Ledo
 
Tari ini dibawakan oleh seorang wanita dengan memakai pakaian tradisionil suku Dayak Kenyahdan pada kedua tangannya memegang rangkaian bulu-bulu ekor burung Enggang. Biasanya tariini ditarikan diatas sebuah gong, sehingga Kancet Ledo disebut juga Tari Gong.
4. Tari Kancet Lasan
Menggambarkan kehidupan sehari-hari burung Enggang, burung yang dimuliakan oleh sukuDayak Kenyah karena dianggap sebagai tanda keagungan dan kepahlawanan. Tari KancetLasan merupakan tarian tunggal wanita suku Dayak Kenyah yang sama gerak dan posisinyaseperti Tari Kancet Ledo, namun si penari tidak mempergunakan gong dan bulu-bulu burungEnggang dan juga si penari banyak mempergunakan posisi merendah dan berjongkok ataududuk dengan lutut menyentuh lantai. Tarian ini lebih ditekankan pada gerak-gerak burungEnggang ketika terbang melayang dan hinggap bertengger di dahan pohon.
5.Tari Leleng
Tarian ini menceritakan seorang gadis bernama Utan Along yangakan dikawinkan secara paksa oleh orangtuanya dengan pemudayang tak dicintainya. Utan Along akhirnya melarikan diri kedalamhutan. Tarian gadis suku Dayak Kenyah ini ditarikan dengan diiringinyanyian lagu Leleng.
6. Tari Hudoq
Tarian ini dilakukan dengan menggunakan topeng kayu yangmenyerupai binatang buas serta menggunakan daun pisang ataudaun kelapa sebagai penutup tubuh penari. Tarian ini erathubungannya dengan upacara keagamaan dari kelompok sukuDayak Bahau dan Modang. Tari Hudoq dimaksudkan untukmemperoleh kekuatan dalam mengatasi gangguan hama perusaktanaman dan mengharapkan diberikan kesuburan dengan hasilpanen yang banyak.
7. Tari Hudoq Kita'
Tarian dari suku Dayak Kenyah ini pada prinsipnya sama dengan TariHudoq dari suku Dayak Bahau dan Modang, yakni untuk upacara menyambut tahun tanammaupun untuk menyampaikan rasa terima kasih pada dewa yang telah memberikan hasil panenyang baik. Perbedaan yang mencolok anatara Tari Hudoq Kita' dan Tari Hudoq ada padakostum, topeng, gerakan tarinya dan iringan musiknya. Kostum penari Hudoq Kita' menggunakanbaju lengan panjang dari kain biasa dan memakai kain sarung, sedangkan topengnya berbentukwajah manusia biasa yang banyak dihiasi dengan ukiran khas Dayak Kenyah. Ada dua jenistopeng dalam tari Hudoq Kita', yakni yang terbuat dari kayu dan yang berupa cadar terbuat darimanik-manik dengan ornamen Dayak Kenyah.
8. Tari Serumpai
Tarian suku Dayak Benuaq ini dilakukan untuk menolak wabah penyakit dan mengobati orangyang digigit anjing gila. Disebut tarian Serumpai karena tarian diiringi alat musik
Serumpai 
(sejenis seruling bambu).
9. Tari Belian Bawo
Upacara Belian Bawo bertujuan untuk menolak penyakit,mengobati orang sakit, membayar nazar dan lainsebagainya. Setelah diubah menjadi tarian, tari ini seringdisajikan pada acara-acara penerima tamu dan acarakesenian lainnya. Tarian ini merupakan tarian suku DayakBenuaq.
10. Tari Kuyang
Sebuah tarian Belian dari suku Dayak Benuaq untukmengusir hantu-hantu yang menjaga pohon-pohon yangbesar dan tinggi agar tidak mengganggu manusia atau orangyang menebang pohon tersebut.Tari HudoqTari Belian Bawo

Activity (10)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Zue Rai liked this
Chii- Vashti A liked this
Syafiqqurrahman liked this
Ly Dia liked this
putr4_06 liked this
dadu74 liked this
udiudo liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->