BAB IPENGARUH SIKAP TERHADAP PRILAKU
PEBDAHULUAN
Sikap atau
attitude
adalah suatu konsep paling penting dalam psikologi sosial.Pembahasan yang berkaitan dengan psikologi (sosial) hampir selalu menyertakan unsur sikap baik sikap individu maupun sikap kelompok sebagai salah satu bagian pembahasannya. Banyak kajian dilakukan untuk merumuskan pengertian sikap, proseterbentuknya sikap, maupun proses perubahannya. Banyak pula penelitian telahdilakukan terhadap sikap untuk mengetahui efek dan perannya baik sebagai variabel bebas maupun sikap sebagai variabel tergantung.Terdapat beberapa teori tentang sikap (Mann, 1969; Secord and Backman, 1964)antara lain adalah teori keseimbangan
(balance theory)
oleh Heyder; terori kesesuaian
(congruity priciple)
dari Tannenbaum; terori disonansi kognitif
(cognitive dissonance)
yang dikemukakan oleh Festinger maupun teori afektif-kognitif dari Rossenberg, serta beberapa teori lain.Di samping teori-teori tersebut di atas, kemudian dikembangkanlah
theory of reasoned action
yang relatif baru yang dikemukakan oleh Ajzen dan Fishbein (1980).Teori ini lebih menekankan pada proses kognitif serta menganggap bahwa manusiaadalah makhluk dengan daya nalar dalam memutuskan perilaku apa yang akandiambilnya, yang secara sistematis memanfaatkan informasi yang tersedia di sekitarnya.
1.1.Kepuasan Kerja
1.1.1.Definisi dari kepuasan kerjaSuatu organisasi atau Perusahaan terdiri dari
input
, proses dan
outcomes
.
Input
adalah komponen-komponen yang ada di luar lingkunganorganisasi antara lain sumber daya manusia dan peraturan pemerintah.Proses meliputi komponen-komponen antara lain motivasi, persepsi,komunikasi, kepemimpinan dan konflik. Sedangkan komponen outcomesantara lain meliputi kinerja individu dan kelompok, serta
efektivitasorganisasi.
1