Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Look up keyword
Like this
26Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Seni Terapan (Luck)

Seni Terapan (Luck)

Ratings: (0)|Views: 3,160 |Likes:
Published by lukmananakpetir

More info:

Published by: lukmananakpetir on Feb 22, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

09/09/2011

pdf

text

original

 
PENDAHULUAN
Penciptaan karya seni terapan awalnya untuk kebutuhanmempertahankan kelangsungan hidup. Pada masa sekarang danmasa lampau memiliki kesamaan konsep penciptaan dankesamaan fungsi praktis dalam aktivitas berkarya seni terapan.Meskipun bentuk karya yang dihasilkan berbeda-beda danmemiliki keunikan tersendiri, tetapi tetap memiliki fungsi yangsama. Proses pembuatan karya seni rupa terapan di nusantaradiciptakan dengan berbagai macam teknik. Pemilihan teknitersebut di sesuaikan dengan bahan yang digunakan sertabentuk dan fungsi karya yang akan di buat. Bentuk dan corak karya seni rupa terapan yang terdapat di indonesia sangat beragam. selain dikarenakan keragaman budaya yang ada diIndonesia, juga dikarenakan budaya luar.
A. Konsep Karya Seni Rupa Terapan
Bentuk kebudayaan yang paling sederhana muncul pada zaman batu. Haltersebut berkaitan dengan tingkat kecerdasan, perasaan dan pengetahuan
 
yang disesuaikan dengan situasi dan kondisi yang dihadapi pada zaman itu.Untuk menunjang kelangsungan hidup, mereka membuat alat-alat daribahan-bahan yang diperoleh di alam sekitar mereka. Sebagai contoh, kapakgenggam dan alat-alat perburuan dibuat dari tulang dan tanduk binatang.Seni rupa terapan mengacu kepada aplikasi desain dan estetika terhadapbenda-benda yang dipergunakan manusia sehari-harinya. Sementara senirupa murni, diciptakan hanya untuk pemuasan ekspresi pribadi, seni rupaterapan menggunakan desain dan idealisme kreatif untuk menciptakanbenda-benda keperluan sehari-hari, seperti cangkir atau bangku, dekorasitaman.Bidang-bidang seperti desain industri, desain grafis, desain interior, senidekorasi, dan seni fungsional, merupakan contoh-contoh seni rupa terapan.Dalam konteks kreatif dan abstrak, bidang arsitektur dan fotografi jugadianggap sebagai seni rupa terapan.
C. Seni Rupa Terapan Daerah Setempat
1. Seni Bangun / ArsitekturSeni bangun merupakan salah satu hasil budaya masyarakat.Masyarakat Nusantara membuatbangunan dalam berbagai fungsi, yaitutempat tinggal, lumbung padi, dantempat beribadah. Di Jawa Tengahterdapat rumah Joglo yang berfungsisebagai tempat tinggal dan sekaligusmenjadi ciri khas budaya masyarakatnya.Demikian pula dengan masjid Demakyang struktur bangunannya sangat dekatdengan struktur rumah joglo.2. Pakian AdatPengaruh budaya setempat juga sangat terlihat pada pakaian adat.Pada masa sekarang busana adat Jawa Tengah sering kita lihat padaupacara-upacara perkawinan Di Jawa Tengah pakaian adat menjadipakaian resmi yang terpengaruh dari kalanganistana yang biasa digunakan untuk upacarakerajaaan atau upacara-upacara Keraton. Misalnyapada busana kenegaraan abdi dalem yangmengiringi kereta kuda Sultan Yogyakarta danSurakarta dalam iring-iringan upacara. Busanatersebut berupa kaos kaki sutera, sepatu, gesper,dan jas beludru yang dihiasi dengan jalinan berpitaemas. Busana adat Jawa Tengah mendapatpengaruh dari Eropa pada era Kolonial Belanda.
 
3. WayangPertunjukan wayang di Indonesia bukan saja sebuah kesenian,melainkan juga sumber nilai. Wayang dalam perkembangannyasebagai sumber nilai, menyerap berbagai ajaran tentangpenghormatan kepada alam, nenek moyang dan para dewa-dewi.Penghormatan itu dilakukan olehmanusia sebagai keinginan dasar untukberhubungan dengan kekuatan adikodrati(supranatural), kepemimpinan dankepahlawanan.Selain itu penghormatansemacam itu dilakukan sebagai bentukhubungan manusia dengan Tuhan, dan juga hubungan manusia dengan manusialain. Kesenian wayang umumnya memuat ajaran keagamaan dankehidupan. Wayang selalu berubah dan menyesuaikan diri dengankonteks keagamaan dan zamannya. Pada masa penyebaran agamaHindu-Budha dan juga Islam dan Kristen, kesenian wayang selaludimanfaatkan sebagai media yang popular dan efektif untuk dakwahkeagamaan.Meskipun sudah berkembang sejak masa Hindu-Buddha, kesenianwayang di Jawa mendapat sentuhan kreatif pada masa Islam.Sentuhan itu bukan saja terlihat dalam bentuknya melainkan juga padatema-temanya. Meskipun begitu, wayang tetap mengandung pakem-pakem cerita utama, seperti Ramayana dan Mahabarata. Kesenianwayang di Jawa menjadi alas dakwah dan pendidikan paling efektif dantelah diterima masyarakat sehingga tetap hidup dalam berbagaibentuk perkembangannya sampai sekarang. Dari kesenian wayangyang bernafaskan Islam tersebut lahirlah sejumlah jenis wayang antaralain Wayang Kulit, Wayang Beber, Wayang Kayu, Wayang Krucil,Wayang Golek, bahkan Wayang Suket.4. Perabot dan Benda Rumah TanggaPerabot rumah tangga di Indonesiakhususnya di Jawa banyak dipengaruhigaya Eropa dan muncul pertama kali dikalangan istana. Perabot rumah tanggamulai digunakan di kalangan istanakarena pada masa itu Sultan tidak dapatmenerima perbedaan yang kontrasantara dirinya dengan orang-orangEropa. Orang Eropa duduk di tempatyang tinggi, seperti kursi atau sofasedangkan dirinya duduk di lantai atau tikar. Akhirnya Sultanpun mulaimenggunakan kursi, terutama di tempat kegiatan, serta saat Sultandan pegawai belanda muncul bersamaan. Perabot rumah tangga asli

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->