Welcome to Scribd. Sign in or start your free trial to enjoy unlimited e-books, audiobooks & documents.Find out more
Download
Standard view
Full view
of .
Look up keyword
Like this
27Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Public Accountability Review – Kasus Bank Century

Public Accountability Review – Kasus Bank Century

Ratings: (0)|Views: 934|Likes:
Published by necrpolidiz

More info:

Published by: necrpolidiz on Feb 23, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/11/2014

pdf

text

original

 
 Public Accountability Review – Kasus Bank Century
1
SKEMA INDIKASI KORUPSI KASUS BANK CENTURY
1
 (Berdasarkan Hasil Audit BPK – 20 November 2009)Latar Belakang
Dikucurkannya modal penjaminan untuk Bank Century (century) sebesar Rp 6,76 triliun berdasarkan hasil pembahasan dan keputusan KSSK berbuah masalah. Keputusan penggelontoran dana fasilitas pinjaman jangka pendek (FPJP) dan Penyertaan ModalSementara (PMS) oleh Bank Indonesia dan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS)dipertanyakan banyak pihak, baik dari sisi masyarakat, mau Dewan Perwakilan Rakyat(DPR) dengan munculnya usulan hak angket kasus century. Alasan penetapan Bank Indonesia bahwa Bank Century sebagai
 Bank Gagal 
yang berdampak sistemik 
jugadisinyalir penuh rekayasa dan memiliki dasar yang kurang kuat.Terkaitnya isu Century dengan isu besar pelemahan Komisi Pemberantasan Korupsi(KPK) yaitu adanya indikasi keterlibatan pejabat teras Kepolisian semakin menempatkankasus Century sebagai kasus prioritas yang harus dituntaskan. Kasus yang ditengaraisebagai cikal-bakal munculnya kekisruhan politik dan hukum ini harus didudukkandengan terang agar publik secara luas mengetahui dan dapat bersama-sama mengawal penuntasan dari kasus ini.Diserahkannya hasil Audit Investigatif oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) kepadaPanitia Hak Angket DPR RI pada tanggal 20 November 2009 memberikan gambaranyang cukup gamblang terkait Kasus Bank Century. Hasil Audit ini meskipun dinilai belum mengungkap semuanya, misalkan aliran dana dari para aktor yang dipandangmenikmati kucuran dana century, akan tetapi sudah dipandang cukup untuk menunjukanadanya indikasi awal Korupsi dan Kejahatan Perbankan yang terjadi dengan indikasiketerlibatan banyak pihak baik dari sisi otoritas pengawasan perbankan, Pemerintah dan pihak pemilik Bank.Diharapkan dengan adanya pemetaan yang lebih terang terkait berbagai indikasi pelanggaran aturan dan penyalahgunaan wewenang, kasus ini dapat ditindaklanjuti secarahukum oleh Komisi Pemberantasan Korupsi terkait indikasi tindak pidana Korupsi danKepolisian terkait indikasi tindak pidana pencucian uang.Berbagai temuan terkait kasus ini juga dapat ditindaklanjuti oleh panitia hak angket DPR RI untuk mempertanyakan sejauh mana indikasi-indikasi yang ada melibatkan otoritas pemerintahan dan otoritas keuangan yang disinyalir mengandung indikasi kerugian Negara hingga triliunan rupiah.Kajian ini dimaksudkan untuk secara terang mendudukan kasus Bank Century yangmencakup beberapa hal sebagai berikut:1)
 
Sejarah Singkat Bank Century (Perjalanan sejak pendirian Bank Century hinggadinyatakan sebagai Bank gagal oleh BI).
1
Dipersiapkan oleh
Tim Peneliti Kasus Century
 
 
 Public Accountability Review – Kasus Bank Century
22)
 
Indikasi Pelanggaran dan Penyalahgunaan Wewenang berdasarkan Temuan HasilAudit Investigatif oleh BPK tanggal 20 November 2009.3)
 
Analisa Unsur-unsur Korupsi terkait Kasus Bank Century
1)
 
Sejarah Singkat Bank Century
Kisah Bank Century berawal dari tahun 1989 ketika didirikan, hingga 20 November 2008saat ditetapkan oleh Bank Indonesia sebagai Bank Gagal yang memiliki dampak sistemik.Berikut adalah beberapa catatan penting terkait perjalanan Bank Century.PT Bank Century Tbk didirikan berdasarkan Akta No. 136 tanggal 30 Mei 1989 yangdibuat Lina Laksmiwardhani, SH, notaris pengganti Lukman Kirana, SH, notaris diJakarta. Disahkan oleh Menteri Kehakiman Republik Indonesia dalam SuratKeputusannya No. C.2-6169.HT.01.01.TH 89 tertanggal 12 Juli 1989. Didaftarkan kePengadilan Negeri Jakarta Selatan pada 2 Mei 1991 dengan No. 284/Not/1991. AnggaranDasar Bank telah disesuaikan dengan Undang-Undang PerseroanTerbatas No. 1 Tahun1995 dalam Akta No. 167 tanggal 29 Juni 1998 dari Rachmat Santoso, S.H, notaris diJakarta.
Pada tanggal 16 April 1990
, Bank Century
memperoleh izin usaha sebagai Bank Umum
dari Menteri Keuangan Republik Indonesia melalui Surat Keputusan No.462/KMK.013/1990.
Pada tanggal 22 April 1993
, Bank Century memperoleh peningkatan status
menjadiBank Devisa
dari Bank Indonesia melalui Surat Keputusan No. 26/5/KEP/DIR.Anggaran Dasar Bank Century telah beberapa kali berubah,
terakhir sesuai Akta No.159 tanggal 29 Juni 2005
dari Buntario Tigris Darmawa NG, SH, S.E, notaris di Jakarta.Perubahan anggaran dasar ini telah mendapat persetujuan dari Menteri Kehakiman danHak Asasi Manusia No. C-20789.HT.01.04.TH.2005 tanggal 27 Juli 2005. Sesuai dengan pasal 3 Anggaran Dasar Bank,
ruang lingkup kegiatan usaha
adalah menjalankankegiatan umum perbankan termasuk berdasarkan prinsip syariah. Bank Century
memulaioperasi komersialnya pada bulan April 1990
.Berdasarkan Surat Keputusan Gubernur Bank Indonesia No. 6/92/KEP.GBI/2004 tanggal28 Desember 2004, menyetujui perubahan nama PT Bank CIC Internasional Tbk menjadiPT Bank Century Tbk dan izin untuk melakukan usaha sebagai bank umum berdasarkanKeputusan Menteri Keuangan Republik Indonesia No. 462/KMK.013/1990 tanggal 16April 1990 tentang Pemberian Izin Usaha, nama PT Bank CIC Internasional Tbk dinyatakan tetap berlaku bagi PT Bank Century Tbk.Bank Century
berdomisili
di Indonesia dengan 27 Kantor Cabang Utama, 30 Kantor Cabang Pembantu dan 8 Kantor Kas. Kantor Pusat Bank beralamat di Gedung SentralSenayan II, Jl. Asia Afrika No. 8 Jakarta. Dari jumlah kantor tersebut diatas yang beroperasi sebanyak 63 kantor.
 
 
 Public Accountability Review – Kasus Bank Century
3
 Merger 3 Bank 
Sesuai dengan permintaan Bank Indonesia melalui surat Bank Indonesia tanggal 14Desember 2001 (yang dipertegas melalui surat Bank Indonesia tanggal 20 Agustus 2004)dan pertemuan dengan Bank Indonesia pada tanggal 16 April 2004, manajemen Bank dan pemegang saham pengendali First Gulf Asia Holdings Limited (d/h Chinkara CapitalLimited) setuju untuk melakukan merger dengan PT Bank Pikko Tbk dan PT Bank Danpac Tbk untuk menghasilkan sinergi dan memperkuat permodalan bank hasil merger.Proposal merger tersebut disampaikan kepada Bank Indonesia pada tanggal 26 April2004.
Pada tanggal 21 Mei 2004
, Bank, PT Bank Danpac Tbk dan PT Bank Pikko Tbk, telahmenandatangani kesepakatan untuk 
melakukan tindakan hukum penyatuan kegiatanusaha dengan cara Penggabungan atau Merger
dimana Bank Century sebagai “Bank Yang Menerima Penggabungan” dan PT Bank Danpac Tbk dan PT Bank Pikko Tbk sebagai “Bank Yang Akan Bergabung”.Para pemegang saham PT Bank Pikko Tbk dan PT Bank Danpac Tbk telah menyetujui penggabungan usaha bank-bank tersebut ke dalam Bank sesuai dengan risalah RapatUmum Pemegang Saham Luar Biasa masing-masing bank yang diaktakan masing-masing dengan Akta No.155 dan No.157 pada tanggal
22 Oktober 2004
dari BuntarioTigris Darmawa NG, SH, notaris di Jakarta.Pada tanggal 7 September 2004, Bank mengajukan Pernyataan Penggabungan kepadaBAPEPAM dalam rangka penggabungan usaha dengan bank-bank yang menggabungkandiri dan telah mendapat pemberitahuan efektifnya penggabungan tersebut sesuai dengansurat Ketua BAPEPAM No. S.3232/PM/2004 tanggal 20 Oktober 2004.Berdasarkan Akta No. 158 tanggal 22 Oktober 2004 dari Buntario Tigris Darmawa NG,S.H, S.E, notaris di Jakarta, Bank dan bank-bank yang menggabungkan diri yang terdiridari PT Bank Pikko Tbk dan PT Bank Danpac Tbk dengan persetujuan Rapat UmumPemegang Saham Luar Biasa telah sepakat melakukan peleburan usaha. Peleburan usahadilaksanakan dengan syarat dan ketentuan antara lain sebagai berikut:
 
Semua kekayaan dan kewajiban serta operasi, usaha, kegiatan setiap bank yangmenggabungkan diri beralih hukum kepada Bank Century.
 
Semua pemegang saham bank-bank yang bergabung karena hukum menjadi pemegang saham Bank Century.
 
Bank sebagai Perusahaan hasil penggabungan tetap mempertahankaneksistensinya sebagai perusahaan terbatas dan sebagai bank umum denganmemakai nama PT Bank Century Tbk.
 
Semua perusahaan yang menggabungkan diri karena hukum akan bubar tanpamelakukan likuidasi.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->