Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
41Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
proses pembentukan magma

proses pembentukan magma

Ratings: (0)|Views: 2,638 |Likes:
Published by winda nirmala
sukses ya
sukses ya

More info:

Published by: winda nirmala on Feb 24, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

04/24/2013

pdf

text

original

 
Laboratorium Petrologi 2010
MAGMA
Magma [dari bahasa Yunani μάγμα, paste] adalah cair batuyang ditemukan di bawahpermukaanbumi,dan mungkin juga ada di lainplanet terestrial.Selain batuan cair, magma mungkin juga mengandung ditangguhkan kristal dan gelembung gas. Magmasering terkumpul dalamkamar magmadi dalamgunung berapi.Magma mampu intrusi ke batu yang berdekatan, ekstrusi ke permukaan sebagailava,dan peledak ejeksisebagaitephrauntuk membentukbatuan piroklastik.  Magma kompleks fluida temperatur tinnggi zat. Temperatur daari sebagian besar magma berada dikisaran 700 ° C hingga 1300 ° C (atau 1300 ° F hingga 2400 ° F),tapisangat jarang carbonite dapat mencair sedingin 600 ° C, dan komatiite mencair mungkin sepanas 1600 ° C. sebagian besar adalah silikat solusi.Lingkungan dari pembentukan dan komposisi magma biasanya berkorelasi.Lingkungan meliputizona subduksi,kontinentalzona retak,mid-oceanic ridges,dan hotspot,beberapa di antaranya ditafsirkan sebagaimantel bulu.Meskipun ditemukan luas seperti locales, sebagian besar darikerak bumidanmanteltidak cair. Sebaliknya, sebagian besar Bumi mengambil bentukrheid,suatu bentuk padat yang dapat bergerakatau ubahlah di bawah tekanan. Magma, seperti cair, bentuk preferentially suhu tinggi,tekanan lingkungan yang rendah dalam beberapa kilometer dari permukaan bumi.Dalam siklus batuan dicantumkan bahwa batuan beku bersumber dari prosespendinginan dan penghabluran lelehan batuan didalam Bumi yang disebut magma.Magma adalah suatu lelehan silikat bersuhu tinggi berada didalam Litosfir, yang terdiridari ion-ion yang bergerak bebas, hablur yang mengapung didalamnya, serta
Nama : Danang Setiadi Eko SaputroNIM : 115090019Plug : 8
 
Laboratorium Petrologi 2010
mengandung sejumlah bahan berwujud gas. Lelehan tersebut diperkirakan terbentukpada kedalaman berkisar sekitar 200 kilometer dibawah permukaan Bumi, terdiriterutama dari unsur-unsur yang kemudian membentuk mineral-mineral silikat.Magma yang mempunyai berat-jenis lebih ringan dari batuan sekelilingnya, akanberusaha untuk naik melalui rekahan-rekahan yang ada dalam litosfir hingga akhirnyamampu mencapai permukaan Bumi. Apabila magma keluar, melalui kegiatan gunung-berapi dan mengalir diatas permukaan Bumi, ia akan dinamakan lava. Magma ketikadalam perjalanannya naik menuju ke permukaan, dapat juga mulai kehilanganmobilitasnya ketika masih berada didalam litosfir dan membentuk dapur-dapur magmasebelum mencapai permukaan. Dalam keadaan seperti itu, magma akan membekuditempat, dimana ion-ion didalamnya akan mulai kehilangan gerak bebasnya kemudianmenyusun diri, menghablur dan membentuk batuan beku. Namun dalam prosespembekuan tersebut, tidak seluruh bagian dari lelehan itu akan menghablur pada saatyang sama. Ada beberapa jenis mineral yang terbentuk lebih awal pada suhu yangtinggi dibanding dengan lainnya.Dalam gambar berikut diperlihatkan urutan penghabluran (pembentukan mineral) dalamproses pendinginan dan penghabluran lelehan silikat. Mineral-mineral yang mempunyaiberat-jenis tinggi karena kandungan Fe dan Mg seperti olivine, piroksen, akanmenghablur paling awal dalam keadaan suhu tinggi, dan kemudian disusul olehamphibole dan biotite. Disebelah kanannya kelompok mineral felspar, akan diawalidengan jenis felspar calcium (Ca-Felspar) dan diikuti oleh felspar kalium (K-Felspar).Akibatnya pada suatu keadaan tertentu, kita akan mendapatkan suatu bentuk dimanahublur-hablur padat dikelilingi oleh lelehan.
Nama : Danang Setiadi Eko SaputroNIM : 115090019Plug : 8
 
Laboratorium Petrologi 2010
Bentuk-bentuk dan ukuran dari hablur yang terjadi, sangat ditentukan oleh derajatkecepatan dari pendinginan magma. Pada proses pendinginan yang lambat, hablur yang terbentuk akan mempunyai bentuk yang sempurna dengan ukuran yang besar-besar. Sebaliknya, apabila pendinginan itu berlangsung cepat, maka ion-ion didalamnya
Nama : Danang Setiadi Eko SaputroNIM : 115090019Plug : 8

Activity (41)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Ardi Firmansyah liked this
yudhidragneel liked this
Yhenni Octaviana liked this
Andita liked this
Abied Vanhoulten liked this
Ema Apriliana liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->