Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
16Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Efektivitas Program Penanggulangan Pengangguran Karang Taruna “eka

Efektivitas Program Penanggulangan Pengangguran Karang Taruna “eka

Ratings: (0)|Views: 606 |Likes:
Published by alirosyidi

More info:

Published by: alirosyidi on Feb 24, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/11/2014

pdf

text

original

 
| 49 |
Jurnal Ekonomi dan Sosial
 
| I N P U T |
Volume 2 Nomor 1
Ide
EFETIVITAS POGRM PENANGGULANGAN PENGANGGURNKRNG TAUNA “EK TAUNA BHATI” DESA SUMETA ELOD ECAMATAN DENPASA TIMU OTA DENPASA 
Ni Wayan Budiani
ABSTRACT
Unemployment Prevention Program of Karang Taruna “Eka Taruna Bhakti” is a program that held by Karang Taruna Eka Taruna Bhakti in South Sumerta that aimed to prevented unemployment problems in South Sumertaand also to develop prosperity of the society in South Sumerta. This program held since 2005. The events that include in this program are kinds of training for the manpower corporate with government departments or private  foundations. Beside that, there is also a distribution of menpowers to the componies in South Sumerta.This research is aimed to analyzed the effectivity of unemployment prevention program that held by Karang Taruna Eka Taruna Bhakti in South Sumerta which is located in East Denpasar, where this research is useful  for organizer of the unemployment program, in order those problems and weakness can be prevented so that those do not bother the running of the program in the future. The effectivity level of unemployment prevention programis measured through the goals of accuracy, socialization of the program, knowledge of the responden about the objective of the program, and the monitoring program by Karang Taruna officer.
 Keywords 
: unemployment prevention program, effectivity, South Sumerta
Gambaran Umum Pengangguran di Kota Den-pasar
Permasalahan pengangguran merupakan per-masalahan yang sampai saat ini belum bisa untuk diatasi oleh pemerintah nasional pada umumnyadan pemerintah daerah pada khususnya. Berbagaicara untuk mengatasi permasalahan ini sudah di-tempuh oleh pemerintah namun masalah ini belum juga mampu untuk diselesaikan. Pengangguran inimuncul karena adanya ketidaksesuaian antara per-mintaan tenaga kerja dan penawaran tenaga kerja.Masalah pengangguran ini sangat penting untuk di-perhatikan karena pengangguran itu sangat berpon-tensi menimbulkan kerawanan berbagai kriminaldan gejolak sosial, politik dan kemiskinan. Selainitu, pengangguran juga merupakan pemborosanyang luar biasa. Setiap orang harus mengkonsumsi beras, gula, minyak, pakaian, energi listrik, sepatu, jasa dan sebagainya setiap hari, tapi mereka tidak mempunyai penghasilan.Provinsi Bali juga tidak luput dari permasalahanpengangguran yang terjadi di Indonesia. Apalagidengan adanya tragedi bom yang melanda ProvinsiBali sebanyak dua kali semakin memperparah kon-disi ketenagakerjaan di Provinsi Bali. Kota Den-pasar sebagai ibukota provinsi dan sebagai pusatpemerintahan di provinsi ini memiliki jumlah pen-gangguran yang cenderung meningkat dari tahun ketahun. Pengangguran di Kota Denpasar tidak hanya berasal dari penduduk lokal tetapi juga bertambahseiring dengan semakin besarnya arus urbanisasike Kota Denpasar.Kecamatan Denpasar Timur sebagai salah satu bagian dari Kota Denpasar juga memiliki masalahpengangguran. Pada tahun 2007 jumlah pencarikerja atau pengangguran di kecamatan ini adalahsebanyak 19.266 orang dari total seluruh angkatankerja sebanyak 57.019 orang.Tabel 1 memperlihatkan bahwa dari 8 desa diKecamatan Denpasar Timur yang memiliki jumlahpengangguran paling banyak adalah Desa DanginPuri dengan jumlah pengangguran sebanyak 4.270orang, sedangkan yang memiliki jumlah penganggu-ran yang paling sedikit adalah Desa Sumerta Keloddengan jumlah pengangguran sebanyak 32 orang.Desa Sumerta Kelod merupakan salah satu
 
| 50 |
Jurnal Ekonomi dan Sosial
 
| I N P U T |
Volume 2 Nomor 1
Ide
 bagian dari wilayah Kecamatan Denpasar Timur,Kota Denpasar dengan luas wilayah meliputi lebihkurang 215 Ha serta dengan jumlah penduduk se- banyak 12.746 jiwa. Seperti yang terlihat pada Ta- bel 1 bahwa Desa Sumerta Kelod memiliki jumlahpengangguran yang sedikit. Walaupun demikian halini tidak menyurutkan keinginan dari masyarakat didesa tersebut untuk tetap mengatasi permasalahanpengangguran yang mungkin akan timbul dalamwaktu jangka panjang. Maka dari itu sejak tahun2005 Karang Taruna Eka Taruna Bhakti sebagaiorganisasi kepemudaan di Desa Sumerta Kelod berusaha untuk menanggulangi permasalahan pen-gangguran itu melalui program penanggulanganpengangguran dalam program kerja mereka. Usahapenanggulangan pengangguran di Desa SumertaKelod antara lain sebagai berikut.1. Memberikan pendidikan dan pelatihan ket-erampilan, sehingga anggota Karang Taruna“Eka Taruna Bhakti” memiliki keterampilanuntuk berusaha mandiri.2. Mengadakan kerjasama dengan perusahaan-perusahaan yang ada di Desa Sumerta Keloduntuk mempekerjakan warga Karang Taruna(lebih diutamakan) sesuai dengan tingkat keter-ampilan yang dimiliki tenaga kerja atau sesuaidengan kebutuhan perusahaan3. Mengadakan kegiatan olahraga untuk memacuprestasi para pemuda, karena dengan berbekalprestasi di bidang olahraga akan lebih diuta-makan di perusahaan-perusahaan.Dalam pelaksanaan kegiatannya Karang Ta-runa Eka Taruna Bhakti didukung oleh sepuluh banjar adat maupun banjar dinas yang ada di DesaSumerta Kelod. Adapun kegiatan-kegiatan yang di-lakukan oleh Karang Taruna Eka Taruna Bhaktidalam mengatasi permasalahan pengangguran diDesa Sumerta Kelod adalah sebagai berikut.a. Mengadakan pelatihan keterampi-lan tata rias/kecantikan bekerjasa-ma dengan tim penggerak PKK Desa Sumerta Kelod b. Membentuk Kelompok Usaha Ber-sama (KUBE)c. Membina kube-kube yang sudahadad. Memberi bantuan kepada Kube-Kube
Tabel 1 Jumlah Pengangguran Kecamatan Denpasar Timur Tahun 2007
NoDesaJumlahpenduduk(orang)JumlahAngkatanKerja(orang)Jumlahbekerja(orang)Jumlahmencarikerja(orang)% Pengang-guran1Sumerta Kauh6.9735.1123.5621.55030,322Sumerta Kaja7.7106.8884.4922.39634,783Sumerta7.8086.3095.0851.22419,404Sumerta Kelod12.79112.79112.759320,255Kesiman8.1657.2683.3953.87353,296Dangin Puri7.4425.7421.4724.27074,367Dangin Puri Kelod7.2085.4381.4014.03774,248Kesiman Kertalangu10.0007.4715.5871.88425,22Total68.09757.01937.75319.26633,79
Sumber : KKS, 2007 (Data Diolah), 2007
e. Melakukan penjajagan terhadap pelatihan dankursus seperti komputer, elektro, perbankan,tentunya bekerja sama dengan instansi ataudinas terkait.f. Melakukan penyaluran tenaga kerja ke peru-sahaan-perusahaan yang ada di Desa SumertaKelod.Karang Taruna Eka Taruna Bhakti merupakansatu-satunya organisasi karang taruna di KecamatanDenpasar Timur yang melaksanakan program den-gan tujuan untuk mengatasi masalah pengangguran.Dengan adanya program ini diharapkan permasala-han pengangguran di Desa Sumerta Kelod padakhususnya dapat diatasi. Selain itu dengan adanyakegiatan ini diharapkan agar memacu organisasi-organisasi lain untuk bersama-sama mengatasi per-masalahan pengangguran yang ada tersebut.Yang dimaksud dengan pengangguran adalahseseorang yang sudah digolongkan dalam angkatankerja yang secara aktif sedang mencari pekerjaanpada suatu tingkat upah tertentu, tetapi tidak dapatmemperoleh pekerjaan yang diinginkan (Sukirno,2000). Nanga (2001) mendefinisikan pengangguransebagai keadaan dimana seseorang yang tergolongdalam kategori angkatan kerja, tidak memiliki pe-kerjaan dan secara aktif sedang mencari pekerjaan.Terdapat banyak faktor yang mempengaruhi tingkatpengangguran, yaitu sebagai berikut :a. Tingkat upah ; dimana tingkat upah meme-gang peranan yang sangat besar dalam kondisiketenagakerjaan. Tingkat upah yang berlakuakan mempengaruhi permintaan dan penwarantenaga kerja. b. Teknologi ; penggunaan teknologi yang tepatguna akan mengurangi permintaan tenaga kerjasehingga akan meningkatkan jumlah pengang-guran.c. Produktivitas; peningkatan produktivitas tenaga
 
| 51 |
Jurnal Ekonomi dan Sosial
 
| I N P U T |
Volume 2 Nomor 1
Ide
kerja akan mengurangi permintaan tenaga kerjadan hal ini akan meningkatkan jumlah pengang-guran.d. Fasilitas modal ; fasilitas modal mempengaruhipermintaan tenaga kerja melalui 2 sisi. Pengaruhsubstitusi, dimana bertambahnya modal akanmengurangi permintaan tenaga kerja. Pengaruhkomplementer, dimana bertambahnya modalakan membutuhkan tenaga kerja yang lebih banyak untuk mengelola modal yang tersedia.e. Struktur Perekonomian; perubahan struktur ekonomi menyebabkan penurunan tenaga kerja,terutama tenaga kerja anak dan tenaga kerjatidak terdidik Menurut Nanga (2001), dilihat dari sebab tim- bulnya, pengangguran dapat dibedakan menjadi :a. Pengangguran Friksional / transisi adalahpengangguran yang timbul karena adanya pe-rubahan dalam syarat-syarat tenaga kerja yangterjadi karena perkembangan perekonomian.Pengangguran jenis ini dapat juga disebabkankarena berpindahnya orang-orang dari suatudaerah ke daerah lain, dari suatu pekerjaan kepekerjaan lain, maupun melalui siklus kehidu-pan yang berbeda. b. Pengangguran Struktural adalah pengangguranyang terjadi karena adanya perubahan dalamstruktur pasar tenaga kerja sehingga terjadi keti-daksesuaian antara penawaran dan permintaantenaga kerja. Salah satu penyebab penganggu-ran struktural adalah kemajuan teknologi, se-hingga pengangguran ini sering disebut denganpengangguran teknologi.c. Pengangguran Alamiah adalah pengangguranyang terjadi pada kesempatan kerja penuh atautingkat pengangguran dimana inflasi yang di-harapkan sama dengan tingkat inflasi aktual.Friedman dalam Nanga (2001) mendefinisikantingkat pengangguran alamiah sebagai tingkatpengangguran dimana baik tekanan ke atasmaupun ke bawah terhadap inflasi dan upah berada dalam keseimbangan. Pengangguran ala-miah terdiri atas pengangguran friksional danpengangguran struktural. Para ahli ekonomimemperkirakannya berkisar antara 4,0 – 6,5persen.d. Pengangguran Konjungtur dan siklis adalah jenis pengangguran agregatif efektif lebih ke-cil dibandingkan penawaran agregat. Para ahliekonomi menyebut pengangguran ini sebagai
demand deficient unemployment 
. Pengangguran iniakan berkurang apabila tingkat kegiatan eko-nomi mengalami peningkatan (
boom
). Dengankata lain, pengangguran siklis adalah pengang-guran di atas tingkat alamiah atau penganggu-ran yang terjadi ketika output berada di bawahtingkat kesempatan kerja penuh.Menurut Nanga (2001), jenis pengangguran dinegara-negara sedang berkembang dapat pula dibe-dakan sebagai berikut :a. Pengangguran TerselubungPengangguran terselubung terjadi karena dalamsuatu perekonomian jumlah tenaga kerja sangat berlebihan. Pengangguran jenis ini disebut jugapengangguran tidak kentara. Sebagai akibat kele- bihan tenaga kerja tersebut, sebagian tenaga kerjadari kegiatan bersangkutan dialihkan ke kegiatanlain. Pengangguran terselubung banyak ditemukandi negara sedang berkembang, terutama disektor pertanian. b. Pengangguran MusimanPengangguran musiman banyak ditemukan disektor pertanian di negara sedang berkembang.Pengangguran musiman adalah pengangguran yangterjadi pada waktu-waktu tertentu di dalam waktu1 tahun.c. Setengah PengangguranKelebihan penduduk di sektor pertanian dantingkat pertambahan penduduk yang tinggi, telahmempercepat proses urbanisasi. Kecepatan mig-rasi yang lebih tinggi dari kemampuan kota-kotadi negara sedang berkembang untuk menciptakanlapangan kerja baru akan menyebabkan tidak se-mua orang memperoleh pekerjaan di kota. Hal inimenyebabkan banyak diantara mereka yang meng-anggur dalam waktu yang cukup lama atau mempe-roleh kerja dengan waktu kerja yang lebih rendahdari jam kerja seharusnya. Pengangguran jenis inidisebut dengan setengah pengangguran.Menurut Nanga (2001) dampak yang ditimbul-kan akibat pengangguran adalah sebagai berikut.a. Dampak pengangguran terhadap perekonomi-anTingkat pengangguran yang tinggi tidak me-mungkinkan masyarakat untuk mencapai tingkatpertumbuhan yang mantap. Akibat buruk pengang-guran terhadap perekonomian adalah sebagai beri-kut :i. Pengangguran menyebabkan masyarakat tidak dapat memaksimumkan kesejahteraan yang

Activity (16)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
pblang liked this
Veny Panjaitan liked this
fyda_female6844 liked this
Diatri Indradewi liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->