Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
94Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Kepmenkes 836 Ttg Ppmk Bidan Dan Perawat

Kepmenkes 836 Ttg Ppmk Bidan Dan Perawat

Ratings: (0)|Views: 4,739 |Likes:
Published by Abang Elan

More info:

Published by: Abang Elan on Feb 25, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/08/2013

pdf

text

original

 
KEPUTUSAN MENTERI KESEHATAN REPUBLIK INDONESIANOMOR 836/MENKES/SK/VI/2005TENTANGPEDOMAN PENGEMBANGAN MANAJEMENKINERJA PERAWAT DAN BIDANMENTERI KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA,
 Menimbang : a. bahwa pelayanan keperawatan dan kebidanan adalahmerupakan pelayanan profesional yang diberikan oleh tenagaperawat dan bidan kepada perorangan dan masyarakat;b. bahwa dalam rangka meningkatkan kinerja pelayananprofesional keperawatan dan kebidanan di rumah sakit danpuskesmas diperlukan adanya suatu PedomanPengembangan Manajemen Kinerja Perawat dan Bidan yangditetapkan dengan Keputusan Menteri Kesehatan;Mengingat : 1. Undang-undang Nomor 23 Tahun 1992 tentang Kesehatan(Lembaran Negara Tahun 1992 Nomor 100, TambahanLembaran Negara Nomor 3495);2. Undang-undang Nomor 32 Tahun 2004 TentangPemerintahan Daerah (Lembaran Negara Tahun 2004 Nomor125, Tambahan Lembaran Negara Nomor 4437);3. Peraturan Pemerintah Nomor 32 Tahun 1996 tentang TenagaKesehatan (Lembaran Negara Tahun 1996 Nomor 49,Tambahan Lembaran Negara Nomor 3637);4. Keputusan Menteri Kesehatan Nomor 1277/Menkes/SK/XII/ 2001 tentang Organisasi dan Tata Kerja DepartemenKesehatan;5. Keputusan Menteri Kesehatan Nomor 1239/Menkes/SK/XI/ 2001 tentang Registrasi dan Praktik Perawat;6. Keputusan Menteri Kesehatan Nomor 900/Menkes/SK/VII/ 2002 tentang Registrasi dan Praktik Bidan;
 
 
2
MEMUTUSKAN :Menetapkan :
 Kesatu :
KEPUTUSAN MENTERI KESEHATAN TENTANG PEDOMANPENGEMBANGAN MANAJEMEN KINERJA PERAWAT DANBIDAN
Kedua : Pedoman Pengembangan Manajemen Kinerja (PMK) Perawatdan Bidan dimaksud dalam Diktum Kesatu sebagaimanaterlampir dalam Lampiran Keputusan ini.Ketiga : Pedoman sebagaimana dimaksud dalam diktum Keduadigunakan sebagai acuan oleh perawat dan bidan dalammeningkatkan mutu pelayanan kesehatan.Keempat : Kepala Dinas Kesehatan Propinsi dan Kepala Dinas KesehatanKabupaten/Kota melakukan pembinaan dan pengawasanpelaksanaan pedoman ini dengan mengikutsertakan OrganisasiProfesi sesuai dengan fungsi dan tugasnya masing-masing.Kelima : Keputusan ini mulai berlaku sejak tanggal ditetapkan.
Ditetapkan di Jakartapada tanggal 2 Juni 2005MENTERI KESEHATAN,Dr. dr. SITI FADILAH SUPARI, Sp. JP (K)
 
1
LampiranKeputusan Menteri KesehatanNomor : 836/Menkes/SK/VI/2005Tanggal : 2 Juni 2005PEDOMAN PENGEMBANGAN MANAJEMEN KINERJA (PMK)PERAWAT DAN BIDANBAB IPENDAHULUAN
Pada hakekatnya pelayanan keperawatan dan kebidanan dalam sistem pelayanankesehatan merupakan proses pelayanan profesional yang diberikan oleh tenagaperawat dan bidan kepada individu, keluarga, kelompok dan masyarakat, baikyang sehat maupun yang sakit, berdasarkan kaidah-kaidah keperawatan dankebidanan yang ada.Reformasi Pembangunan mengamanatkan perlu dilakukannya pembaharuanmelalui reformasi total kebijakan pembangunan dalam segala bidang. Reformasipembangunan bidang kesehatan telah dilaksanakan dengan ditetapkannya visipembangunan kesehatan di Indonesia yang baru, yaitu Indonesia Sehat 2010.Dalam rangka mewujudkan visi Indonesia Sehat 2010 telah ditetapkanlah misipembangunan yaitu menggerakkan pembangunan nasional berwawasankesehatan, mendorong kemandirian masyarakat untuk hidup sehat, memeliharadan meningkatkan pelayanan kesehatan yang bermutu, merata dan terjangkau,serta memelihara dan meningkatkan kesehatan individu, keluarga dan masyarakatbeserta lingkungannya.Untuk keberhasilan pembangunan kesehatan di era desentralisasi,penyelenggaraan upaya pelayanan kesehatan harus berangkat dari masalah danpotensi spesifik masing-masing daerah dan berlangsung secara profesional,meliputi a) Konsolidasi manajemen sumber daya manusia, b) Penguatan aspek-aspek ilmu pengetahuan dan teknologi, semangat pengabdian, dan kode etikprofesi, c) Penguatan konsep profesionalisme kesehatan, dan d) Aliansi strategisantara profesi kesehatan dengan profesi-profesi lain terkait. Untuk menilaikeberhasilan tersebut ditetapkan standar pelayanan minimal (SPM) bidangkesehatan di kabupaten/kota. Dengan SPM ini diharapkan pelayanan kesehatanyang paling mendasar dan esensial dapat dipenuhi pada tingkat yang palingminimal secara nasional.

Activity (94)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Sherin Eranta liked this
Fitra Triyono liked this
Mulyadi Rengat liked this
Alhym Mufassir liked this
Misluna Karlila liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->