Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
13Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
PEMBAHARUAN PENDIDIKAN

PEMBAHARUAN PENDIDIKAN

Ratings:

5.0

(1)
|Views: 2,378|Likes:
Published by fadelput

More info:

Published by: fadelput on Feb 26, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See More
See less

12/19/2012

pdf

text

original

 
Orientasi Pembaharuan PendidikanDalam Tantangan Modernitas
oleh: H. Irsyad Syafar Buan Lc, Dpl.Ed.Dipublikasikan di Jurnal OASE edisi 16 Th.2000
Pengantar
Pendidikan dalam sejarah peradaban anak manusia adalah salah satu komponen kehidupanyang paling urgen. Aktifitas ini telah dan akan terus berjalan semenjak manusia pertamaada di dunia sampai berakhirnya kehidupan di muka bumi ini. Bahkan kalau ditarik mundurlebih jauh lagi, kita akan dapatkan bahwa pendidikan telah mulai berproses semenjak Allahswt. menciptakan manusia pertama Adam di sorga dimana Allah telah mengajarkan kepadabeliau semua nama-nama yang oleh para malaikat belum dikenal sama sekali (QS AlBaqarah: 31-33).Semenjak manusia berinteraksi dengan aktifitas pendidikan ini semenjak itulah manusiatelah berhasil merealisasikan berbagai perkembangan dan kemajuan dalam segala linikehidupan mereka. Bahkan pendidikan adalah suatu yang alami dalam perkembanganperadaban manusia (1).Dan secara paralel proses pendidikan pun mengalami kemajuan yang sangat pesat, baik dalam bentuk metode, sarana maupun target yang akan dicapai. Karena hal ini merupakansalah satu sifat dan keistimewaan dari pendidikan, yaitu selalu bersifat maju(taqaddumiyyah). Sehingga apabila sebuah pendidikan tidak mengalami serta tidak menyebabkan suatu kemajuan atau malah menimbulkan kemunduran maka tidaklahdinamakan pendidikan. Karena pendidikan adalah sebuah aktifitas yang integral yangmencakup target, metode dan sarana dalam membentuk manusia-manusia yang mampuberinteraksi dan beradabtasi dengan lingkungannya, baik internal maupun eksternal demiterwujudnya kemajuan yang lebih baik (2).Sebagai contoh nyata dari argumen di atas dapat kita lihat dari dua kenyataan berikut:
Pertama
, ketika Uni Sovyet meluncurkan pesawat luar angkasanya yamg pertama spotnicpada 4 oktober 1957, Amerika Serikat tergoncang dengan dahsyatnya. Demam spotnic
 
melanda seantero Amerika. Betapa tidak, karena Amerika adalah negara besar pemenangperang dunia II telah kedahuluan oleh Uni Sovyet. Sampai-sampai presiden AS ketika itumembentuk tim khusus untuk merespon kejadian besar ini. Tim tersebut bukan bertugasmenyelidiki kenapa Uni Sovyet berhasil mendahului mereka dalam meluncurkan pesawatluar angkasa, melainkan mereka mendapat intruksi lansung dari presiden untuk melakukansuatu tugas yang tidak disangka-sangka oleh para pengamat politik waktu itu. Tugasmereka adalah meninjau kembali kurikulum pendidikan AS mulai dari jenjang pendidikandasar sampai tingkat perguruan tinggi. Dengan bekerja keras dan dalam waktu yang singkattim tersebut berhasil mengeluarkan statement yang menyatakan bahwa kurikulumpendidikan AS dari semua jenjang pendidikan sudah tidak layak lagi dan harus direvisi.Sebuah keputusan yang teramat berani waktu itu. Tapi itulah sebuah konsekuensi kalauhendak berkompetisi dalam kemajuan peradaban.Amerika pun mulai melakukan pembaharuan pendidikan dalam segala segi dandimensinya. Mulai dari kurikulum, mata pelajaran, tenaga pengajar, sarana pendidikansampai kepada sistem evaluasi pendidikan. Usaha mereka dengan sangat cepatmembuahkan hasil yang sangat luar biasa. Pada tanggal 14 juli 1969 mereka berhasilmeletakkan manusia pertama di permukaan bulan. Hanya dalam kurun waktu 12 tahunmereka berhasil mengungguli teknologi Uni Sovyet. Waktu yang relatif singkat, kurangdari masa pendidikan seorang anak dari tingkat dasar sampai jenjang perkuliahan (3)Hasil lain dari itu tentunya dapat disaksikan oleh dunia semuanya dimana AS sekarangtelah menjadi kekuatan tunggal setelah runtuhnya US.
Kedua
, kejadian yang hampir serupa sebenarnya pernah terjadi di Jepang seusai kekalahanmereka dalam perang dunia II dengan dibom atomnya kota Hiroshima dan Nagasaki.Jepang praktis lumpuh dalam segala segi kehidupan. Bahkan kaisar Jepang waktu itumenyatakan bahwa mereka sudah tidak punya apa-apa lagi kecuali tanah dan air. Belumlagi hukuman sebagai orang yang kalah perang yang melarang Jepang untuk membangunangkatan bersenjata. Semua itu merupakan hambatan yang sangat besar untuk dapat bangkitdan membangun sebuah peradaban baru. Tapi perkiraan akal manusia tidak selamanyabenar. Jepang bangkit perlahan-lahan dengan memperbarui sistem pendidikan merekadalam semua jenjang pendidikan. Dalam masa yang relatif singkat Jepang berhasilmembangun negara mereka menjadi negara yang kuat dalam bidang ekonomi dan
 
pendidikan. Bahkan merupakan negara ekonomi terkuat yang menjadi ancaman bagi ASsendiri. Coba kita bandingkan dengan Indonesia yang mulai membangun diri pada waktuyang sama dengan Jepang (kita merdeka 1945 dan Jepang di bom atom 1945). Jepang telahberlari jauh di depan, kita malah masih tertatih-tatih bahkan jalan di tempat dan kadangkala juga mundur ke balakang. Contoh nyata dari kemajuan pendidikan di Jepang adalahberobahnya pengertian buta huruf dikalangan rakyat Jepang. Buta huruf yang sudah tidak ada lagi di Jepang mempunyai pengetian "tidak bisa menggunakan komputer". Betapa jauhnya pengertian ini dengan pengertian aslinya di kalangan dunia ketiga, yang berartitidak bisa tulis dan baca.Dua fenomena di atas merupakan gambaran nyata dari urgensi pendidikan yang telahdipahami dan diaplikasikan dengan baik oleh AS dan Jepang. Langkah yang mereka ambiltelah membuktikan kepada dunia bahwa kemajuan pendidikan berarti kemajuan sebuahbangsa. Dan bangsa manapun di dunia ini yang mengabaikan pendidikan maka tunggulahkehancurannya.
Pembaruan Pendidikan Indonesia Sebuah Keharusan
Kalau kita mengamati pendidikan di Indonesia maka kita akan mendapatkan beberapafenomena dan indikasi yang sangat tidak kondusif untuk mewujudkan Indonesia menjadinegara maju dalam bidang pendidikan apalagi dalam bidang ekonomi. Fenomena danindikasi tersebut antara lain:
1. Rendahnya mutu dan tingkat pendidikan para tenaga pengajar di semua jenjangpendidikan.
Fenomena ini dapat ditangkap dengan mudah oleh siapa saja yang memiliki sedikitwawasan mengenai kependidikan. Walaupun tentunya penelitian ilmiah mengenai masalahini sangat perlu dilakukan agar kesimpulan yang diambil lebih bernilai objektif. Namunsecara sederhana dapat kita ketengahkan beberapa indikasi umum yang diketahui olehbanyak orang. Berdasarkan jenjang pendidikan yang telah diselesaikan oleh para pendidik,dapat kita temukan kondisi berikut ini: para guru di tingkat pendidikan dasar di Indonesiasangat jarang diantara mereka yang memiliki ijazah strata satu (S1). Rata-rata adalahtamatan sekolah menengah atau sarjana muda. Untuk tingkat pendidikan menengah

Activity (13)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Nur Kholiq liked this
Evelin Siahaan liked this
idham irwansyah liked this
nunix_sw liked this
Amam Rofiq liked this
wargamadura liked this
Al-Hajir liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->