Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
49Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Prosedur Pemeliharaan Dan Perbaikan Sistem Pengapian 2

Prosedur Pemeliharaan Dan Perbaikan Sistem Pengapian 2

Ratings: (0)|Views: 1,906 |Likes:
Published by fadelmuhammad

More info:

Published by: fadelmuhammad on Feb 26, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

02/21/2013

pdf

text

original

 
RI - Bahan Pelatihan NasionalOtomotif Perbaikan Kendaraan Ringan
Electrical 
Prosedur Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Pengapian
Penyetelan dan Servis Sistem Pengapian
Sistem pengapian kendaraan bermotor sangatlah tahan uji, tetapi sebagaimana ditetapkan pabrikpembuatnya, pemeliharaannya harus dilakukan secara berkala agar tetap tahan uji.
Untuk memeriksa system pengapian lakukan hal berikut:
Parkirlah kendaraan pada tempat yang datar dan pasang rem tangan
Angkatlah bonetnya dan kencangkan penyangganya
Pasanglah cover pada spatbor.Secaralah visual periksalah:-Kabel-kabel tegangan tinnggi, apakah isolasinya robek, terbakar atau aus- Kabel-kabel tegangan rendah, apakah terbakar, aus atau retak dan rusak atau bagian-bagiantengah pada terminal-terminalnya berjuntai- Koil pengapian oli bocor, retak atau isolasinya teriris dan kontainer bagian luarnya rusak.- Tutup distributornya retak, isolasinya teriris dan lemah atau klip (jepitan) pengkelemnya patah.- Selang-selang vacumnya retak, terbakar atau ada tanda-tanda aus.
Secara phisik periksalah sambungan-sambungan.-Perlahan-lahan tarik atau tekan masing-masing kabel listrik (baik yang bertegangantinggi maupun yang bertegangan rendah) untuk memastikan bahwa kabel-kabel tersebutterpasang dengan kuat pada sambungannya.-Dengan cara yang sama periksalah sambungan-sambungan selang vacuum.
Pastikan bahwa koil pengapian dan resistor ballast terkelem kuat pada engine atau pada panel dibawah bonet.
Periksalah saklar pengapian-Haruslah dipasang dengan kencang di panel instrument.- Kuncinya tidak boleh longgar pada barrelnya dan gerakan untuk semua tahap pengoperasianharus positif.
Untuk menservis bagian system pengapian yang bertegangan tinggi
Lepaskan tutup distributor dan kabel-kabel tegangan tinggi.
Lepaskan tombol rotor -Cabutlah secara langsung dari distributor shaftnya
Gambar 1. Servis Rotor Button (tombol rotor)
Periksalah rotor button bila:-bilahnya aus atau longgar -karbon tracking atau isolasinya retak-lug atau locating clip atau atau rusak
Bersihkan rotor button-Keriklah karbon dari ujung bilahnya tetapi jngan melepaskan logamnya-Laplah buttonnya dengan kain yang bersih.
Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Pengapian 50-011-31/18
 
RI - Bahan Pelatihan NasionalOtomotif Perbaikan Kendaraan Ringan
Electrical 
Gambar 2. Pemeriksaan Cap (Tutup) Bagian Dalam.
Periksalah bagian dalam dari distributor cap-Bila terminal-terminalnya aus atau terbakar -Bila kontak karbonnya rusak, aus atau longgar -Karbon tracking-Bila terdapat retakan-retakan
Bersihkan distributor cap dan kabel-kabel tegangan tinggi.
Gambar 3. Pemeriksaan Kontak-Kontak Tegangan tinggi 
Periksalah kontak diantara kabel tegangan tinggi dan terminal distributor cap-Bebaskan pelindung kabel dengan memelintirnya pada cap tower.-Cabutlah kabel keluar tower sambil memegang pelindungnya.-Periksalah bagian dalam dari cap tower dan terminal kabel tegangan tinggi bila terjadikorosi-Dengan hati-hati keriklah setiap karat dari contact points.-Pasanglah kabel dan pelindung ke distributor cap. Pastikan bahwa kabel terpasangdengan kuat di dalam capnya.-Ulangi proses seperti ini pada kabel-kabel yang lain.
Catatan:
Ceklah dan gantilah satu kabel setiap saat untuk mencegah susunan pengapian tertukar. Inhibitor uap lembab seringkali tersemprot ke kabel-kabel dan konektor-konektornya.
Periksalah resistasi kabel-kabel tegangan tinggi-Perbaharui kabel-kabel bila resistansinya telah melampaui batas yang ditentukan
Pasanglah rottor button-Luruskan locating lug atau klip di bagian dalam rotor dengan alur pada porosdistributornya.-Tekanlah rotor pada porosnya dan pastikan bahwa rotor tersebut terpasang dengan kuatpada cam lobes.-Periksalah apakah rotor berada tepat pada porosnya dan harus kencang.
Catatan:
Beberapa distributor mempunyai penutup debu diantara bagian sekunder dan bagian primernya.Penutup debu ini harus dipasang sebelum rotor dipasang.
Pasanglah tutup distributor tetapi jangan menghubungkan kabel-kabel tegangan tinggi ke busi.
Lepaskan busi.
Periksalah busi terhadap :-isolasinya rusak atau retak-kerusakan elektroda-elektrodanya-jumlahnya, warnanya, penampilan endapan karbon.
Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Pengapian 50-011-32/18
 
RI - Bahan Pelatihan NasionalOtomotif Perbaikan Kendaraan Ringan
Electrical 
-kerusakan seal atau thread (ulir)nya
Gambar 4. Kerusakan Busi Yang Dapat Dilihat.Catatan:
Kondisi engine dapat ditentukan dengan cara membedakan busi dengan tabel kondisi busi.
Warna dan kondisi ElektrodaKondisi engine yang dapat diindikasi
Bersih, kekuning-kuningan, coklat atau putihkusamKondisi baik, tingkat panas stekernya pasLapisan permukaan melepuhCampuran bahan bakar terlalu encer; steketidak terpasang dengan tepat; katup-katupengine bocor Elektroda-elektroda dan permukaan stekekotor oleh oliStekernya macet; silinder-silindernya,kendali katup dan piston-pistonya ausElektroda-elektroda dan permukaan steketercemar/kotor oleh jelagaCampuran bahan bakar terlalu pekat, celahterlalu lebar diantara elektroda-elektrod busi,tingkat panas stekernya tidak tepatPemeliharaan rutin untuk merekomendasi waktu penggantian busi harus dijadwalkan. Sangatlahbijaksana bila kita mengikuti rekomendasi ini untuk menjamin standar-standar konsumsi bahan bakar danemisi kendaran terpelihara.Bila penggantian busi tidak memungkinkan:
Bersihkan busi-Ikuti prosedur pembersihan secara terinci pada manual ini
Gambar 5. Mengikir Elektroda Busi.
Kikirlah elektroda-elektroda busi.-Gunakan kikir dengan ujung-ujungnya yang kecil untuk menipiskan kedua elektroda.-Buanglah busi bila pengikiran ringan (kedalaman 0,10mm) gagal menghilangkanerosinya.
Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Pengapian 50-011-33/18

Activity (49)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Askar Siregar liked this
Rusmayanto liked this
Anggi PBc liked this
Bangun Sajiwo liked this
Heri Dragon liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->