Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Look up keyword
Like this
232Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Bab II Pembahasan Gigi Impaksi Kelompok i Bedah Mulut Kedokteran Gigi Unsri

Bab II Pembahasan Gigi Impaksi Kelompok i Bedah Mulut Kedokteran Gigi Unsri

Ratings: (0)|Views: 11,872 |Likes:
Published by ade irawan

More info:

Published by: ade irawan on Feb 27, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/07/2013

pdf

text

original

 
1
 
2010
OLEHKELOMPOK 1PSKG FK UNSRI
2/27/2010
GIGI IMPAKSI
 
MAKALAH BEDAH MULUTII 
 JUDUL
ANGGOTA KELOMPOK 1.NURUL FADILAH RERY(04071004001)2.NADIA IZZATI(04071004002)3.ADE IRAWAN(04071004003)4.RANDA SASTIA(04071004004)5.MERY YUNIA(04071004005)6.FETTY FATIMAH(04071004006)7.SABRINA INTAN ZORAYA(04071004008)8.WINDA VALENTINA(04071004010)9.MAULIDYA SARI ISKANTIWI
 
2
(04071004011)10.SELLY DINIA PARAMITHA(04071004012)11.TARA DELPINIA(04071004013)12.IMARTA HAMELIA(04071004014)
BAB I.PENDAHULUAN
I.1.Latar BelakangGigi geligi dalam rongga mulut akan mengalami erupsi menurut urutan waktu erupsimasing-masing jenis gigi,mulai dari fase gigi sulung sampai mengalami pergantian menjadi fasegigi permanen. Proses erupsi masing-masing gigi baik pada'fase gigi sulung maupun permanenakan terjadi secara fisiologis dan jarang sekali mengalami gangguan. Gangguan empsi padaumumnya terjadi pada fase pergantian dari gigi sulung menuju fase gigi permanen, sehingga gigi permanen tertentu tidak dapat mengalami erupsi.Gigi kaninus merupakan gigi kedua setelah gigi molar ketiga yang berfrekuensi tinggiuntuk mengalami impaksi,' meskipun demikian gigi anterior di rahang atas lainnya seperti gigiinsisivus pertama dan kedua rahang atas juga dapat mengalami kesulitan tumbuh akibat terletak salah di dalam rahang. Frekuensi terjadinya kaninus impaksi sebesar 0-2,8 persen.Ditinjau dariletaknya, 85 persen posisi gigi kaninus yang impaksi terletak dtdaerah palatal lengkung gigi,sedangkan 15 persen nya terletak di bagian labial atau bukal.Ada beberapa bukti yangmenyatakan, bahwa penderita dengan maloklusi kelas I1 divisi 2 dan gigi aplasia merupakankelompok yang mempunyai risiko tinggi untuk terjadinya kaninus ektopik.Pertumbuhan gigi molar ketiga permanen rahang bawah juga memerlukan perhatiankhusus pada penderita anak sampai remaja. Gigi molar ketigarahang bawah yang belum erupsiakan dapat mempunyai posisi yang sedemikian sehingga pada proses pertumbuhannya dapatdiperkirakan akan dapat menimbulkan gangguan pada alignment gigi di rahang bawah olehkarena daya dorong erupsi gigi tersebut ke arah anterior. Padaposisi benih gigi molar ketigarahang bawah yang diperhitungkan terletak miring, terutama dalam posisi mesio versi, tindakangerminectomy pada benih gigi molar ketiga tersebut perlu dipertimbangkan agar pada proses
 
3
 pertumbuhan selanjutnya tidak menimbulkan kelainan terhadap posisi gigi di sebelahanteriornya.Menurut Bisharas etiologi gigi impaksi dapat disebabkan oleh faktor primer dan faktor sekunder. Faktor primer meliputi trauma pada gigi sulung, benih gigi rotasi, tanggal prematur gigi sulung, dan erupsi gigi kaninus dalarn celah pada kasus celah langit-langit. Faktor sekunder adalah faktor selain faktor primer.Ada banyak orang yang mengalami gigi impaksi,terkadang ini terabaikan olehmereka.Padahal gigi impaksi terkadang dapat menimbulkan masalah serius jika tidaditangani.Melihat hal ini maka penting juga untuk mengetahui dan menggali lebih dalam lagitentang gigi impaksi,penyebab impaksi,klasifikasi,perawatan dan hal-hal lain yang menyangkutgigi impaksi.I.2.Rumusan Masalah1.Apa pengertian gigi impaksi?2.Mengapa gigi impaksi dapat terjadi?3.Apa penyebab terjadinya gigi impaksi?4.Bagaimana tanda dan keluhan gigi impaksi?5.Bagaimana Klasifikasi gigi impaksi?6.Bagaimana pemeriksaan klinis gigi impaksi?7.Bagaimana gambaran umum perawatan gigi impaksi?8.Bagaimana frekuensi terjadinya gigi impaksi pada masing-masing gigi?9.Gigi apa yang paling sering mengalami impaksi?10.Bagaimana klasifikasi masing-masing gigi yang impaksi?11.Bagaimana rencana perawatan masing-masing gigi yang impaksi?12.Bagaimana perawatan masing-masing gigi yang impaksi?13.Komplikasi apa saja yang mungkin terjadi pasca perawatan pada masing-masing gigiyang impaksi?14.Instruksi apa yang harus diperhatikan dan dilakukan pasca perawatan pada masing-masing gigi yang impaksi?I.3.Tujuan1.Mengetahui pengertian gigi impaksi dan klasifikasinya2.Mengetahui prevalensi gigi yang paling sering terjadi3.Mengetahui cara menegakan diagnosa pada gigi impaksi4.Mengetahui dan memahami etiologi gigi impaksi5.Memahami penatalaksaan gigi impaksi6.Memahami teknik pencabutan secara bedah pada masing-masing gigi yang impaksi

Activity (232)

You've already reviewed this. Edit your review.
ainiramadhani liked this
1 thousand reads
1 hundred reads
Ari Sasda Dewi liked this
Annisa Dhian liked this
Shinta Novadela liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->