BAB IITINJAUAN PUSTAKA
2.1.
Pengertian KB
Keluarga Berencana (KB) adalah istilah yang mungkin sudah lama dikenal. KBartinya mengatur jumlah anak sesuai kehendak dan menentukan sendiri kapan inginhamil. Menurut
, KB adalah gerakan untuk membentuk keluargayang sehat dan sejahtera dengan membatasi kelahiran.Dengan kata lain KB adalah perencanaan jumlah keluarga. Pembatasan bisadilakukan dengan penggunaanalat-alatkontrasepsiatau penanggulangan kelahiran
sepertikondom,spiral,IUDdan sebagainya.
2.2.
Manfaat KB
Setiap tahun ada 500.000 perempuan meninggal akibat berbagai masalah yangmelingkupi kehamilan, persalinan, dan pengguguran kandungan (aborsi) yang tidak aman. KB bisa mencegah sebagian besar kematian itu. Di masa kehamilan,umpamanya, KB dapat mencegah munculnya bahaya-bahaya akibat:
Kehamilan terlalu diniPerempuan yang sudah hamil tatkala umurnya belum mencapai 17 tahun sangatterancam oleh kematian sewaktu persalinan. Karena tubuhnya belum sepenuhnyatumbuh, belum cukup matang dan siap untuk dilewati oleh bayi. Lagipula bayinya pun dihadang risiko kematian sebelum usianya mencapai 1 tahun.Kehamilan terlalu “telat”
Perempuan yang usianya sudah terlalu tua untuk mengandung dan melahirkanterancam banyak bahaya. Khususnya bila ia punya problema-problema kesehatanlain, atau sudah terlalu sering hamil dan melahirkan.
Kehamilan-kehamilan terlalu berdesakan jaraknyaKehamilan dan persalinan menuntut banyak energi dan kekuatan tubuh perempuan. Kalau ia belum pulih dari satu persalinan tapi sudah hamil lagi, tubuhnyatak sempat memulihkan kebugaran, dan berbagai masalah, bahkan juga bahayakematian, menghadang.3