Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
5Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Modul Seri 6

Modul Seri 6

Ratings: (0)|Views: 1,393|Likes:
Published by willyreza1002

More info:

Published by: willyreza1002 on Feb 27, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See More
See less

06/02/2011

pdf

text

original

 
Modul Seri 6
TOPIK KHUSUS DALAM KORESPONDENSI BISNIS
DOSENARIEF BOWO PK,SE.MM
PROGRAM KELAS KARYAWANFAKULTAS EKONOMIUNIVERSITAS MERCU BUANA2008
 
Pusat Pengembangan Bahan Ajar - UMBARIEF BOWO PK,SE.MM
KOMUNIKASI BISNIS
 MODUL 6
TOPIK KHUSUS DALAM KORESPONDENSI
Tujuan Instruksional Khusus
:mahasiswa diharapkan mampu memahami pengembangan outline,penyusunan surat lamaran kerja dan penyusunan resume.
Materi Bahasan :
1. Pengembangan out line2. Penyusuna syrat lamaran kerja.3. Penyusunan Resume
PENGEMBANGAN
OUTLINE 
Setelah kita menyelesaikan
outline 
pesan bisnis yang kita susun padaModul 5, selanjutnya kita dapat memilih salah satu dari pola pengembangan
outline 
berikut ini.
a. Pola Pesan Direct Request 
Tipe pesan bisnis yang paling umum digunakan adalah penyampaianyang langsung pada butir yang dituju. Pola
Direct Request 
dapat digunakanbaik pada pesan yang berbentuk surat maupun memo. Misalnya, kita tertarikterhadap suatu pruduk baru dan kita ingin sekali mengetahui berbagai haltentang produk tersebut seperti karakteristik, harga, cara pembayaran, dansebagainya, maka kita dapat membuat surat permintaan langsung. Permintaanlangsung menggunakan pendekatan langsung, karena langsung pada butiryang dituju.
b. Pola Pesan Rutin, Good News, dan Goodwill 
Jika kita memberikan informasi rutin sebagai bagian dari bisnis tetap kita,para pembaca kemungkinan akan menjadi netral. Jika kita mengumumkanpenurunan harga, menerima suatu undangan, atau ucapan selamat dari temansejawat, para pembaca akan senang mendengarnya. Jadi, pesan rutin,
good news 
dan
goodwill 
lebih cocok dengan menggunakan cara langsung.
c. Pola Pesan Bad News 
 
Pusat Pengembangan Bahan Ajar - UMBARIEF BOWO PK,SE.MM
KOMUNIKASI BISNIS
Jika kita mengumumkan
penolakan 
suatu lamaran, menolak kredit,perampingan karyawan, penurunan pangkat, maka pembaca kita umumnyaakan kecewa atau tidak senang membacanya. Oleh karena itu, cara yang dapatditerapkan adalah cara tak langsung. Jika kita memiliki berita yang kurangmenyenangkan
(bad news),
cobalah untuk menempatkannya pada bagianpertengahan surat dengan menggunakan bahasa yang lebih santun.
d. Pola Pesan Persuasif 
Persuasif didefinisikan sebagai proses yang bersifat mempengaruhipendapat, sikap, dan tindakan orang dengan menggunakan manipulasipsikologis sehingga orang tersebut bertindak seperti atas kehendaknya sendiri.Bila pembaca benar-benar sangat tidak tertarik terhadap pesan yang kitasampaikan, maka pesan persuasif dapat digunakan dan pendekatannya adalahdengan cara tak langsung. Untuk melakukan penagihan pinjaman danpenjualan produk, pendekatan yang digunakan adalah pendekatan persuasif.Kita perlu membuka pikiran pembaca kita dengan melakukan upaya persuasif,sehingga mereka dapat memahami fakta yang ada.Kebanyakan pesan singkat dapat menggunakan salah satu dari keempatpola tersebut di atas. Namun, untuk pesan yang lebih panjang, sepertipembuatan laporan dan presentasi, perlu pola yang lebih kompleks untukmenangani semakin banyaknya informasi. Pola-pola tersebut dapat dibedakanke dalam dua kategori, informasional dan analitikal.Secara umum, laporan dan presentasi yang paling mudah adalahinformasional yang hanya sekedar menyajikan fakta-fakta yang berhasilditemukan. Yang termasuk ke dalam kategori informasional antara lain instruksioperasi, laporan status, deskripsi teknis, deskripsi prosedur dalam suatuperusahaan.Pesan informasional yang panjang jelas memiliki suatu tema pokok.Selanjutnya, dikembangkan ke dalam subtopik-subtopik yang disusun secarakronologis, geografis, atau tingkat pentingnya.Pada umumnya, mengorganisasi laporan dan presentasi analitikal (secaraanalitis) yang didesain ke arah suatu kesimpulan tertentu, adalah lebih sulit.Manakala tujuan kita adalah untuk melakukan kolaborasi dengan pembaca didalam memecahkan suatu masalah atau melakukan persuasi untuk suatutindakan tertentu. Kita harus memilih suatu pola yang memberikan argumensecara logis.

Activity (5)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 thousand reads
1 hundred reads
Itha Rangga liked this
bolaladumdum liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->