Welcome to Scribd. Sign in or start your free trial to enjoy unlimited e-books, audiobooks & documents.Find out more
Download
Standard view
Full view
of .
Look up keyword
Like this
94Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Setting Mikrotik Adsl Speedy

Setting Mikrotik Adsl Speedy

Ratings: (0)|Views: 3,259|Likes:
Published by Subuh Kurniawan

More info:

Published by: Subuh Kurniawan on Feb 28, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/06/2013

pdf

text

original

 
SETTING MIKROTIK ADSL SPEEDYoleh: Yudha DewantoroSebelumnya saya gambarkan dulu skema jaringannya:LAN —> Mikrotik RouterOS —> Modem ADSL —> INTERNETUntuk LAN, kita pake kelas C, dengan network 192.168.0.0/24. Untuk MikrotikRouterOS, kita perlu dua ethernet card. Satu (ether1 - 192.168.1.2/24) untuksambungan ke Modem ADSL dan satu lagi (ether2 - 192.168.0.1/24) untuksambungan ke LAN. Untuk Modem ADSL, IP kita set 192.168.1.1/24.Sebelum mengetikkan apapun, pastikan Anda telah berada pada root menu denganmengetikkan “/”Set IP untuk masing²ethernet cardip address add address=192.168.1.2/24 interface=ether1ip address add address=192.168.0.1/24 interface=ether2Untuk menampilkan hasil perintah di atas ketikkan perintah berikut:ip address printKemudian lakukan testing dengan mencoba nge-ping ke gateway atau ke komputeryg ada pada LAN. Jika hasilnya sukses, maka konfigurasi IP Anda sudah benarping 192.168.1.1ping 192.168.0.10Menambahkan Routingip route add gateway=192.168.1.1Setting DNSip dns set primary-dns=202.134.1.10 allow-remote-requests=yesip dns set secondary-dns=202.134.0.155 allow-remote-requests=yesKarena koneksi ini menggunakan Speedy dari Telkom, maka DNS yg aq pake yapunya Telkom. Silahkan sesuaikan dengan DNS provider Anda.Setelah itu coba Anda lakukan ping ke yahoo.com misalnya:ping yahoo.com Jika hasilnya sukses, maka settingan DNS sudah benarSource NAT (Network Address Translation) / MasqueradingAgar semua komputer yg ada di LAN bisa terhubung ke internet juga, maka Andaperlu menambahkan NAT (Masquerade) pada Mikrotik.ip firewall nat add chain=srcnat action=masquerade out-interface=ether1Sekarang coba lakukan ping ke yahoo.com dari komputer yang ada di LANping yahoo.com Jika hasilnya sukses, maka setting masquerade sudah benarDHCP (DynamicHost Configuration Protocol)Karena alasan supaya praktis, temenku pengin pake DHCP Server. Biar klo tiap adaklien yang konek, dia ga perlu setting IP secara manual. Tinggal obtain aja dariDHCP Server, beres dah. Untungnya Mikrotik ini juga ada fitur DHCP Servernya. Jadiya ga ada masalah..Membuat IP Address Poolip pool add name=dhcp-pool ranges=192.168.0.2-192.168.0.254Menambahkan DHCP Network
 
ip dhcp-server network add address=192.168.0.0/24 gateway=192.168.0.1 dns-server=202.134.1.10,202.134.0.155Menambahkan Server DHCPip dhcp-server add name=DHCP_LAN disabled=no interface=ether2 address-pool=dhcp-poolSekarang coba lakukan testing dari komputer klien, untuk me-request IP Addressdari Server DHCP. Jika sukses, maka sekali lagi, settingannya udah benerBandwidth ControlAgar semua komputer klien pada LAN tidak saling berebut bandwidth, maka perludilakukan yg namanya bandwidth management atau bandwidth controlModel yg saya gunakan adalah queue trees. Untuk lebih jelas apa itu, silahkanmerujuk ke situsnya MikrotikKondisinya seperti ini:Koneksi Speedy kan katanya speednya sampe 384/64 Kbps (Download/Upload), nahkondisi itu sangat jarang tercapai. Jadi kita harus cari estimasi rata²nya. Maka sayaambil minimalnya untuk download bisa dapet sekitar 300 Kbps dan untuk upload aqalokasikan 50 Kbps. Sedangkan untuk yg maksimumnya, untuk download kira² 380Kbps dan upload 60 Kbps.Lalu, jumlah komputer klien yang ada saat ini adalah 10 buah. Jadi harus disiapkanbandwidth itu untuk dibagikan kepada 10 klien tersebut.Perhitungan untuk masing² klien seperti ini:Minimal Download: 300 / 10 * 1024 = 30720 bpsMaximal Download: 380 / 10 * 1024 = 38912 bpsMinimal Upload: 50 / 10 * 1024 = 5120 bpsMaximal Upload: 60 / 10 * 1024 = 6144 bpsSelanjutnya kita mulai konfigurasinya: Tandai semua paket yg asalnya dari LANip firewall mangle add src-address=192.168.0.0/24 action=mark-connection new-connection-mark=Clients-con chain=preroutingip firewall mangle add connection-mark=Clients-con action=mark-packet new-packet-mark=Clients chain=preroutingMenambahkan rule yg akan membatasi kecepatan download dan uploadqueue tree add name=Clients-Download parent=ether2 packet-mark=Clients limit-at=30720 max-limit=38912queue tree add name=Clients-Upload parent=ether1 packet-mark=Clients limit-at=5120 max-limit=6144Sekarang coba lakukan test download dari beberapa klien, mestinya sekarang tiap2klien akan berbagi bandwidthnya. Jika jumlah klien yg online tidak sampai 10, makasisa bandwidth yang nganggur itu akan dibagikan kepada klien yg online.GraphingMikrotik ini juga dilengkapi dengan fungsi monitoring traffic layaknya MRTG biasa. Jadi kita bisa melihat berapa banyak paket yg dilewatkan pada PC Mikrotik kita.tool graphing set store-every=5minBerikutnya yang akan kita monitor adalah paket² yg lewat semua interface yg ada
 
di PC Mikrotik kita, klo di komputerku ada ether1 dan ether2.tool graphing interface add-interface=all store-on-disk=yesSekarang coba arahkan browser anda ke IP Router Mikrotik. Klo aq di sini:http://192.168.0.1/graphs/Nanti akan ada pilihan interface apa aja yg ada di router Anda. Coba klik salah satu,maka Anda akan bisa melihat grafik dari paket2 yg lewat pada interface tersebut.Dari tutorial diatas saya cuma sampai mengambil langkah pada settingpenambahan NAT ( masquerade ) saja. Karena menurut saya DHCP yang sifatnyaberubah ubah jadi nanti saat mau limit BW nya terkadang ip tidak sama. CMIIW. danuntuk setting limit saya melakukannya pada remote winbox yang lebih mudah, nahpertanyaan untuk saya sendiri. Kapan graph tool nya kamu install nak ? hehehhee...ok semoga berguna semuanya.
olehsalsabelpada Jan.13, 2009, dalam kategoriMikrotik , Sistem Operasi
 
Tip ini saya tulis dari pengalaman saya memakai Speedy denganmodem ADSL Articonet ACN-100R dan TP-Link TD 8817 yang kualitasnya tidak jauh berbeda.Dari pengalaman, jika dial-up speedy dilakukan oleh kedua modem tersebut, secara periodik koneksi akan terputus tanpa sebab yang jelas.
 It sucks!
Menurut analisa beberapa rekan dantenaga
outsource
Telkom Speedy sendiri, hal ini disebabkan karena buffer memori modem sudahkelebihan beban. Hal ini menyebabkan proses
dialing 
terganggu.Karena sampai beberapa tahap gangguan ini membuat jengah, saya kepikiran untuk mengalihkanfungsi dial-up koneksi speedy ke komputer yang difungsikan sebagai router.Saat itu saya langsung teringat pada beberapa perangkat komputer yang sudah tidak digunakanlagi teronggok di gudang. Daripada beli komputer atau router baru, mending saya ‘hidupkankembali’ perangkat-perangkat veteran tersebut agar bisa merasakan masa kejayaannya lagi. he hehe …Akhirnya setelah semalaman berkutat dengan perangkat lawas dan debu, akhirnya saya bisasatukan kembali sebuah PC dengan processor P III 750MHz , 256MB SDRAM, dan sebuahharddisk 40GB. Ya, lumayan lah…Selanjutnya komputer Veteran saya akan mengambil alih tugas modem melakukan dial-upspeedy. Kurang dari 5 menit, seting mikrotik sudah selesai. Selanjutnya saya tempatkan posisinya dalam jaringan sebagai berikut

Activity (94)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
ainoway_2020 liked this
Amir Amenk liked this
Saut Isak liked this
omphh liked this
eddymark99 liked this
Eka Pelita liked this
Dyee Mn liked this

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->