Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
13Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Penjelasan PP 16 Tahun 2010

Penjelasan PP 16 Tahun 2010

Ratings: (0)|Views: 1,644 |Likes:
Published by MrpuangIlman
PEDOMAN PENYUSUNAN PERATURAN DEWAN PERWAKILAN RAKYAT DAERAH
TENTANG TATA TERTIB DEWAN PERWAKILAN RAKYAT DAERAH
PEDOMAN PENYUSUNAN PERATURAN DEWAN PERWAKILAN RAKYAT DAERAH
TENTANG TATA TERTIB DEWAN PERWAKILAN RAKYAT DAERAH

More info:

Published by: MrpuangIlman on Mar 01, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/30/2012

pdf

text

original

 
 1
PENJELASANATASPERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIANOMOR 16 TAHUN 2010 TENTANGPEDOMAN PENYUSUNAN PERATURAN DEWAN PERWAKILAN RAKYAT DAERAH TENTANG TATA TERTIB DEWAN PERWAKILAN RAKYAT DAERAHI.
 
UMUMSebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Dasar Negara RepublikIndonesia Tahun 1945 bahwa Negara Kesatuan Republik Indonesia adalahNegara yang berkedaulatan rakyat yang dalam pelaksanaannya menganutprinsip kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalampermusyawaratan/perwakilan. Untuk melaksanakan prinsip-prinsipkedaulatan rakyat tersebut perlu diwujudkan lembaga perwakilan rakyatbaik di pusat maupun di daerah yang mampu mengejewantahkan nilai-nilaidemokrasi dalam kehidupan ketatanegaraan. Untuk mengembangkankehidupan demokrasi dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah, perludiwujudkan lembaga perwakilan rakyat daerah sebagai penyelenggarapemerintahan daerah bersama dengan pemerintah daerah yang diharapkanmampu mengatur dan mengurus urusan pemerintahan dan kepentinganmasyarakat setempat berdasarkan aspirasi masyarakat dalam sistem NegaraKesatuan Republik Indonesia.Dengan diundangkannya Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2009 tentangMajelis Permusyawaratan Rakyat, Dewan Perwakilan Rakyat, DewanPerwakilan Daerah, dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah membawaperubahan yang sangat mendasar terhadap kedudukan, fungsi, tugas dan wewenang, hak, dan kewajiban DPRD.Dalam kapasitasnya DPRD sebagai penyelenggara pemerintahan daerahmempunyai kedudukan yang sama dengan pemerintah daerah dalammembangun dan mengusahakan dukungan dalam penetapan kebijakan
 
2
pemerintahan daerah, yang dapat menampung dan menyalurkan aspirasimasyarakat sehingga kebijakan dimaksud dapat diterima oleh masyarakatluas.Kedudukan dan fungsi yang seimbang antara DPRD dan pemerintah daerah juga dimaksudkan agar hubungan DPRD dengan pemerintah daerah dapatberjalan secara serasi dan tidak saling mendominasi satu sama lain, dalamprakteknya dilaksanakan melalui penyeimbangan antara mengelola dinamikapolitik di satu pihak dan tetap menjaga stabilitas pemerintahan daerah dipihak lain, sehingga pola keseimbangan pengelolaan pemerintahan daerah yang dilakukan dapat memberikan manfaat secara signifikan bagipeningkatan kesejahteraan rakyat di daerah.Guna meningkatkan kualitas, produktivitas, dan kinerja DPRD dalammewujudkan keadilan dan kesejahteraan rakyat, serta guna mewujudkanperan DPRD dalam mengembangkan
check and balances
antara DPRD danpemerintah daerah, serta untuk melaksanakan ketentuan Pasal 325 ayat (1),Pasal 376 ayat (1), Pasal 338, Pasal 389 Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2009 tentang Majelis Permusyawaratan Rakyat, Dewan PerwakilanRakyat, Dewan Perwakilan Daerah dan Dewan Perwakilan Rakyat DaerahPeraturan Pemerintah ini ditetapkan untuk menjadi pedoman bagi DPRDdalam menyusun Peraturan DPRD tentang Tata Tertib DPRD.II.
 
PASAL DEMI PASAL Pasal 1Cukup jelas.Pasal 2Cukup jelas.Pasal 3Huruf aCukup jelas.Huruf bCukup jelas.Huruf cCukup jelas.Huruf dCukup jelas.
 
 3
Huruf ePemilihan wakil gubernur dilakukan oleh DPRD provinsi, wakilbupati/wakil walikota dilakukan oleh DPRD kabupaten/kotaapabila masa jabatan wakil kepala daerah masih tersisa18 (delapan belas) bulan atau lebih terhitung sejak kekosongan jabatan wakil gubernur/wakil bupati/wakil walikota.Huruf f Yang dimaksud dengan ”perjanjian internasional” dalamketentuan ini adalah perjanjian antara Pemerintah dan pihak luarnegeri yang berkaitan dengan kepentingan daerah.Huruf gYang dimaksud dengan ”kerja sama internasional” dalamketentuan ini adalah kerja sama antara pemerintah daerah danpihak luar negeri yang meliputi kerja sama provinsi,kabupaten/kota ”kembar”, kerja sama teknik termasuk bantuankemanusiaan, kerja sama penerusan pinjaman/hibah, kerja samapenyertaan modal, dan kerja sama lainnya sesuai denganketentuan peraturan perundang-perundangan.Huruf hCukup jelas.Huruf iCukup jelas.Huruf jCukup jelas.Huruf kCukup jelas.Pasal 4Ayat (1)Penentuan jumlah anggota DPRD provinsi untuk setiap provinsididasarkan pada jumlah penduduk provinsi yang bersangkutan

Activity (13)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Ardyan Putra liked this
Ikhsan Syamsi liked this
yusufnino liked this
Sh Suradi liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->