Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
56Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Bab II Tinjauan Pustaka 2.1. Evaluasi Pelayanan

Bab II Tinjauan Pustaka 2.1. Evaluasi Pelayanan

Ratings: (0)|Views: 11,016|Likes:
Published by ujangketul62
MUTU PELAYANAN KESEHATAN, AUDIT KEMATIAN
MUTU PELAYANAN KESEHATAN, AUDIT KEMATIAN

More info:

Published by: ujangketul62 on Mar 01, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, DOC, TXT or read online from Scribd
See More
See less

04/04/2013

pdf

text

original

 
BAB IITINJAUAN PUSTAKA2.1. Evaluasi Pelayanan Kesehatan Rumahsakit
Pelayanan menurut Groonroos (1990), suatu aktivitas atau serangkaianaktivitas yang bersifat tidak kasat mata (tidak dapat diraba) yang terjadi sebagaiakibat adanya interaksi antara konsumen dengan karyawan atau hal-hal lain yangdisediakan perusahaan pemberi pelayanan yang dimaksudkan untuk memecahkanpermasalahan konsumen/pelanggan. Dalam konsep pelayanan rawat inap di RSmaka aktivitas yang dimaksud adalah aktivitas yang diberikan tenaga profesikesehatan kepada pasien di instalasi rawat inap dalam rangka menyembuhkanpasien, mengurangi keterbatasan dan ketidakmampuan, memenuhi harapan danberkualitas. Kualitas dalam pelayanan kesehatan berhubungan dengan mutupelayanan, mutu pelayanan berhubungan dengan struktur input dan proses darimanajemen pelayanan di instalasi rawat inap.Penyelenggaraan pelayanan kesehatan paripurna adalah prosedur kompleksyang terdiri dari kegiatan preventif, promotif, kuratif dan rehabilitatif. Pelayanankesehatan bersifat holistik karena melibatkan jasmani, rohani, sosial dan lingkunganmasyarakat menyangkut berbagai disiplin ilmu pengetahuan dan teknologi, imandan taqwa (Depkes, 2000). Evaluasi terhadap penyelenggaraan pelayanankesehatan diselenggarakan oleh pemerintah dan masyarakat sesuai dengankebijakan-kebijakan yang berlaku. Perkembangan perilaku ekonomi dan teknologimengharuskan rumahsakit menyiapkan diri memenuhi tuntutan dari kemampuanmasyarakat mengevaluasi mutu pelayanan mereka sebagai industri jasa.Kompleksitas rumahsakit sangat memerlukan berbagai evaluasi untuk menilaibagaimana performance rumahsakit dalam melaksanakan tugas pokok danfungsinya sebagai institusi pelayanan kesehatan di daerah. Manajemen rumahsakitsesungguhnya bersifat kompleks, tidak hanya menyangkut pelayanan medik danpelayanan keperawatan saja, namun juga mencakup manajemen perhotelan,
 
pelayanan komunikasi, informasi dan edukasi, manajemen personalia, manajemenperlengkapan, transportasi dan manajemen pelayanan umum lainnya. Dalam upayameningkatkan mutu pelayanan kesehatan di rumahsakit khususnya yangmenyangkut proses pelayanan dapat digambarkan dalam gambar model pelayanandi rumahsakit seperti gambar 4.Gambar 1. Model Pelayanan Rumahsakit (Wijono, 1999)Rumahsakit merupakan institusi yang padat modal, teknologi dan tenagasehingga pengelolaan rumahsakit tidak bisa semata-mata sebagai unit sosial, telahdijadikan sebagai subyek hukum dan juga sebagai target gugatan atas pelayananmedik. Rumahsakit harus mempunyai sistem dan proses untuk melakukanmonitoring dan meningkatkan pelayanan, secara efektif melaksanakan evaluasimutu pelayanan kesehatan. Evaluasi pelayanan kesehatan bersifat multidimensional mencakup riwayat penyakit, proses pelayanan kesehatan, sasaran,efisiensi, efektifitas, dimensi-dimensi mutu dan sistem pelayanan kesehatan (Azwar,1999), sedangkan menurut WHO, evaluasi adalah: suatu cara yang sistematis untukmempelajari berdasarkan pengalaman dan menggunakan pembelajaran untukmemperbaiki kegiatan-kegiatan yang sedang dilakukan serta meningkatkanperencanaan yang lebih baik dimasa mendatang dengan seleksi yang seksama .
9
Pelayanan medikPelayanan keperawatanPelayanan penunjang medikPelayanan komunikasi, informasidan edukasiPelayanan perhotelanPelayanan umum
INPUT PROSES OUTPUT
 
Evaluasi dilakukan untuk mengetahui kemajuan pelaksanaan kegiatan ataupelaksanaan program. Tujuan evaluasi adalah untuk memperbaiki efisiensi danefektivitas dengan memperbaiki fungsi manajemen. Evaluasi mutu pelayanankesehatan di rumahsakit dilakukan salah satunya dengan audit medik. Ruanglingkupnya dapat spesialistik dan atau sangat multi disiplin (Wijono, 1999), darisemua struktur proses pelayanan kesehatan di rumahsakit. Mengapa diperlukanevaluasi bagi pelaksanaan pelayanan kesehatan di rumahsakit, berbagai jawabandapat diberikan dari berbagai disiplin ilmu dan dari tingkat keperluan. Salah satufaktor kunci dalam pengembangan pelayanan rumahsakit adalah bagaimanameningkatkan mutu pelayanan medik. Karena mutu pelayanan medik merupakanindikator penting tentang bagaimana baik buruknya pelayanan di rumahsakit. Di sisilain mutu pelayanan sangat terkait dengan
safety 
(keselamatan), karena itu upayapencegahan
medical error 
sangatlah penting dan audit medik lebih penting.
2.2. Konsep Mutu Pelayanan
Konsep mutu merupakan hal yang subjektif, karena setiap orang menilai darikarakteristik yang berbeda-beda. Pandangan tentang mutu pelayanan kesehatanrawat inap tergantung pada nilai-nilai serta pengalaman pasien dan atau anggotakeluarganya, oleh karena itu mutu pelayanan sebagai luaran berhubungan denganinput dan proses pelayanan rawat inap. Azwar (1996)
,
berpendapat bahwa mutuharus selalu berorientasi pada biaya (
cost oriente
) dan penghasilan (
incomeoriented 
). Mutu pelayanan kesehatan adalah yang menunjukkan pada tingkatkesempurnaan pelayanan, yang disatu pihak dapat menimbulkan kepuasan padasetiap pasien sesuai dengan tingkat kepuasan rata-rata penduduk serta di pihak laintatacara penyelenggaraannya sesuai dengan standar dan kode etik profesi (Wiyono,1999). Untuk mengetahui tingkat kepuasan pasien perlu memperhatikan bagaimanatingkat persepsi pasien terhadap pelayanan rumahsakit. Oleh karena itu persepsipasien dapat dijadikan informasi dalam upaya peningkatan mutu pelayanan medik dirumahsakit (Ong dan Koch, 1994).Aspek mutu pelayanan rumahsakit berkaitan erat dengan masalahmedikolegal, karenanya mutu pelayanan medik perlu mendapatkan evaluasi dari
10

Activity (56)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Mukhlis Pribadi liked this
Anita Rosmaniar liked this
Asmy Kyko liked this
Jafar Khalid liked this
nwarfarin liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->