Seminar Nasional Teknik Kimia Indonesia – SNTKI 2009
ISBN 978-979-98300-1-2Bandung, 19-20 Oktober 2009
TPL09 TPL09 TPL09 TPL09----1111
PENURUNAN KADAR LOGAM BERAT LIMBAH CAIR INDUSTRI EMAS (PT X) DI SURABAYA
Nyoman Puspa AsriJurusan Teknik Kimia, Fakultas Teknik, Universitas WR Supratman SurabayaJl. Arief Rachman Hakim no 14 Surabaya 60111, Telp. 031-5923815, Fax. 031-523815Email:
nyoman_puspaasri@yahoo.com
Rachmad Abadi, Arfina, SitaJurusan Teknik Kimia, Fakultas Teknologi Industri, Institut Teknologi Adhitama SurabayaJl. Arief Rachman Hakim no 100 Surabaya 60111
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menurunkan kadar logam berat pada limbah cair industriemas (PT X) di Surabaya. Limbah industri PT. X ini memiliki kandungan logam – logam berat yang dapat disetarakan dengan limbah industri Electroplating. Limbah cair dari industri perhiasan emas sebagian besar merupakan limbah anorganik dengan kandungan asam yang cukup tinggi (pH rendah). Metode yang digunakan adalah metode presipitasi(pengendapan) dengaan beberapavariable yaitu jenis bahan pengendap(NaOH dan CaOH), pH larutan dan waktu pengendapan. Darihasil penelitian diketahui bahwa , dengan penambahan Ca(OH) maupun NaOH semakin tingi pH ,maka semakin besar pula % Removal logam Cu, Ni, Zn dan Fe. Demikian pula dengan variablewaktu flokulasi maka semakin lama waktu flokulasi maka semakin besa.% Removal logam Cu, Ni, Zn dan Fe. Untuk pH optimum yang dapat menurunkan kadar logam Cu, Ni, Zn dan Fe adalah pada pH 12. Besarnya % removal logam Cu, Ni, Zn & Fe dengan penambahan koagulan NaOH berturut – turut adalah 99.993% , 99.877%, 99.946% dan 99.935%. Besarnya % removal logam Cu, Ni, Zn dan Fe dengan penambahan koagulan Ca(OH)
2
berturut – turut adalah 99.994%, 99.936%,99.949% dan 99.941%. Sedangkan waktu flokulasi optimum untuk menurunkan kadar logam Cu, Ni, Zn dan Fe adalah pada waktu flokulasi 30 menit.
Kata kunci:
Logam berat, limbah cair, presipitasi
. Abstract This research has purpose to reduce heavy metal contain in liquid waste of gold industries (PT X) inSurabaya. Industrial waste of PT X has heavy metals that equal with electroplating waste industries. Liquid waste from gold jewellery industry most of it is an inorganic waste high acid composition(low pH). The method that being used is pressipitation method with some variables such as type of presipitatior pH of solution and time of presipitation. From the research’s result with Ca(OH)
2
and NaOH, the high pH, then the bigger % removal of metal Cu, Ni, Zn, and Fe. The same with variablesof floculation’s time when the longer floculation time than the bigger % removal of metal (Cu, Ni, Zn and Fe). For the optimum pH which can decrease metal content Cu, Ni, Zn and Fe is pH 12. The percentage of removal with additioned by reductor NaOH in order are 99,93 %, 99,77 %, 99,46 %,and 99,35 %., with additioned Ca(OH)
2
are 99,94%, 99,936% 99,949%, 99,941%, mean while theoptimum time of floculation to decrease metal concentrate is 30 minute. So from the result theadditional of Ca(OH)
2
is much better than NaOH.
Keywords
: Heavy metals, liquid waste, presipitation
1.
Pendahuluan
PT. X (Industri perhiasan emas diSurabaya Timur) merupakan industri yangmenghasilkan perhiasan yang terbuat dari bahanemas, dimana dalam proses pembuatan perhiasan tersebut juga menghasilkan limbahcair yang banyak mengandung logam berat.Apabila limbah ini langsung di buang ke badanair penerima maka dapat menimbulkan dampak negatif terhadap lingkungan sekitar.Limbah industri PT. X ini memilikikandungan logam – logam berat yang dapatdisetarakan dengan limbah industriElectroplating. Limbah cair dari industri perhiasan emas sebagian besar merupakan