Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
58Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Matematika Diskrit

Matematika Diskrit

Ratings: (0)|Views: 2,625 |Likes:
Published by hsyah
Untuk Sistem Informasi
Untuk Sistem Informasi

More info:

Published by: hsyah on Mar 02, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/21/2013

pdf

text

original

 
Posted January 12th, 2010 by MUHAMMADTAQWA
o
A. Latar Belakang
Matematika merupakan salah satu alat yang dapat membantu mempermudah pemecahan permasalahankehidupan sehari-hari. Salah satu cabang Matematika yang bermanfaat membantu memecahkanpermasalahan adalah Teori Graf. Teori graf merupakan salah satu bidang Matematika, yang diperkenalkanpertama kali oleh ahli Matematika asal Swiss, Leonardo Euler pada tahun 1736. Ide besarnya munculsebagai upaya menyelesaikan masalah jembatan Königsberg. Dari permasalahan itu, akhirnya Eulermengembangkan beberapa konsep mengenai teori graf.Kemudian seiring dengan perkembangan bidang komputasi serta dalam hal ini berkembangnya perangkatlunak maupun perangkat keras komputer, teori graf banyak dijadikan model dalam memecahkan masalahyang ada dalam kehidupan kita sehari-hari. Salah satu topik menarik dalam teori graf adalah lintasan dansirkuit Hamilton. Dalam makalah ini akan dibahas bagaimana graf dapat membantu mengatasipermasalahan transportasi dengan menggunakan aplikasi lintasan Hamilton.Penyedia jasa pengantar dapat menggunakan metode lintasan terpendek dan persoalan pedagang kelilingdalam penghematan bahan bakar dan waktu dalam pengantaran. Kedua metode akan sangat membantudalam merencanakan lintasan yang akan diambil oleh pengantar .Pertama kita akan mengambil metode persoalan pedagang keliling untuk mengambil beberapa macamlintasan yang dilewati untuk menyederhanakan persoalan. Hal ini agar kemungkinan lintasan yang akandidapat berkurang, sehingga memudahkan mengambil keputusan dalam pemilihan lintasan. Keduadengan mengambil metode lintasan terpendek, kita mencoba mengurangi waktu tempuh dan bahan bakaryang digunakan. Hal ini mempertimbangkan aspek banyaknya simpul dan jumlah lintasan yang diambil.Dengan demikian kita bisa menentukan lintasan mana yang akan menghasilkan jarak tempuh terpendek.Dalam hal ini kita akan banyak menggunakan lintasan Hamilton dalam pembahasan kedua metode yangdigunakan. Hal ini karena lintasan Hamilton dianggap lebih cocok untuk mengatasi permasalahan ini.Sebab pada sirkuit Hamilton simpul harus dilalui tepat satu kali. Sesuai dengan apa yang diinginkan olehlayanan jasa pengantar. Dengan menggunakan kedua metode tersebut, kita mendapatkan lintasan yanghanya dilewati sekali dan jarak yang terpendek. Sedangkan daerah lintasan penelitian berada dalam batas jalan lingkar, dan pencarian rute perjalanan tidak memperhitungkan, lebar jalan, rambu-rambu danlampu-lampu lalu lintas, serta kondisi jalan, dan tidak memungkinkan adanya penentuan satu arah atau
 
dua arah, serta penutupan jalan. Jadi, metode di atas sangat berguna untuk mengurangi pengeluaranbahan bakar, jarak dan waktu tempuh di bidang transportasi khususnya untuk para jasa pengantar.B. TEORI GRAFTeori Graf merupakan pokok bahasan yang sudah tua usianya namun memiliki banyak terapan dalamkehidupan sehari-hari sampai saat ini. Graf digunakan untuk merepresentasikan objek-objek diskrit danhubungan antara objek-objek tersebut. Banyak persoalan pada dunia nyata yang sebenarnya merupakanrepresentasi visual dari graf. Contoh salah satu representasi visual dari graf adalah peta. Banyak hal yangdapat digali dari representasi tersebut, diantaranya adalah menentukan jalur terpendek dari satu tempatke tempat lain, menggambarkan 2 kota yang bertetangga dengan warna yang berbeda pada peta,menentukan tata letak jalur transportasi, pengaturan jaringan komunikasi atau jaringan internet danmasih banyak lagi. Selain peta, masih banyak hal lain dalam dunia nyata yang merupakan representasivisual dari graf.Gambar 1 Graf yang menggambarkan peta beberapa negara bagian di Amerika SerikatA. Definisi Graf Secara matematis, graf didefinisikan sebagai berikut:Graf G didefinisikan sebagai pasangan himpunan (V,E) yang dalam hal ini :V = himpunan tidak kosong dari simpul - simpul (vertices atau node): {v1,v2,…,vn}E = himpunan sisi (edges atau arcs) yang menghubungkan sepasang simpul: {e1,e2,…,en}atau dapat ditulis singkat notasi G = (V, E)B. Jenis-Jenis Graf Berdasarkan ada tidaknya gelang atau sisi ganda pada suatu graf, maka secara umum graf digolongkanmenjadi dua jenis:1. Graf sederhana (simple graph) adalah graf yang tidak mengandung gelang maupun sisi-gandadinamakan graf sederhana.2. Graf tak-sederhana (unsimple-graph) adalah graf yang mengandung sisi ganda atau gelang dinamakangraf tak-sederhana (unsimple graph).Berdasarkan jumlah simpul pada suatu graf, maka secara umum graf dapat digolongkan menjadi dua jenis:1. Graf berhingga (limited graph) adalah graf berhingga adalah graf yang jumlah simpulnya, n, berhingga.2. Graf tak-berhingga (unlimited graph) adalah graf yang jumlah simpulnya, n, tidak berhingga
 
banyaknya disebut graf tak-berhingga.Berdasarkan orientasi arah pada sisi, maka secara umum graf dibedakan atas 2 jenis:1. Graf tak-berarah (undirected graph) adalah graf yang sisinya tidak mempunyai orientasi arah disebutgraf tak-berarah.2. Graf berarah (directed graph atau digraph) adalah graf yang setiap sisinya diberikan orientasi arahdisebut sebagai graf berarah.C. Terminologi DasarTerdapat beberapa istilah penting yang berkaitan dengan graf. Berikut ini didefinisikan beberapaterminologi yang sering digunakan:G1 G2 G3Gambar 2 Graf yang digunakan untuk menjelaskan terminologi pada graf 1. Ketetanggaan (Adjacent)Dua buah simpul dikatakan bertetangga bila keduanya terhubung langsung.Tinjau graf G1 : simpul 1 bertetangga dengan simpul 2 dan 3,simpul 1 tidak bertetangga dengan simpul 4.2. Bersisian (Incidency)Untuk sembarang sisi e = (vj, vk) dikatakan e bersisian dengan simpul vj , atau e bersisian dengan simpulvkTinjau graf G1: sisi (2, 3) bersisian dengan simpul 2 dan simpul 3,sisi (2, 4) bersisian dengan simpul 2 dan simpul 4,tetapi sisi (1, 2) tidak bersisian dengan simpul 4.3. Simpul Terpencil (Isolated Vertex)Simpul terpencil ialah simpul yang tidak mempunyai sisi yang bersisian dengannya.Tinjau graf G1: simpul 5 adalah simpul terpencil.4. Graf Kosong (null graph atau empty graph)Graf yang himpunan sisinya merupakan himpunan kosong (Nn).Graf N5 :5. Derajat (Degree)Derajat suatu simpul adalah jumlah sisi yang bersisian dengan simpul tersebut.Notasi: d(v)

Activity (58)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
royal_herman liked this
Jhon Piaman liked this
Jhon Piaman liked this
cfayroezz liked this
Dinii AFa liked this
Dhera Putri liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->