C. PENATALAKSANAAN MEDIS Pemeriksaan klinik dan ultrasonografi yang seksama terhadap janin yang sedang tumbuh, disertai dengan faktor-faktor yang diketahui merupakan predisposisi terhadap makrosomia (bayi besar) memungkinkan dilakukannya sejumlah kontrol terhadap pertumbuhan yang berlebihan. Peningkatan resiko bayi besar jika kehamilan dibiarkan hingga aterm harus diingat dan seksio sesarea efektif harus dilakukan kapan saja persalinan pervaginam.
Pemantauan glukosa darah (Pada saat datang atau umur 3 jam, kemudian tiap 6 jam sampai 24 jam atau bila kadar glukosa ≥ 45 gr% dua kali berturut-turut.
Pemantauan elektrolit Pemberian glukosa parenteral sesuai indikasi Bolus glukosa parenteral sesuai indikasi Hidrokortison 5 mg/kg/hari IM dalam dua dosis bila pemberian glukosa parenteral tidak efektif. A. KONSEP ASUHAN KEPERAWATAN I. Pengkajian 1. Data Subyektif Data subyektif adalah persepsi dan sensasi klien tentang masalah kesehatan (AllenCarol V. 1993 : 28). Data subyektif terdiri dari Biodata atau identitas pasien :Bayi meliputi nama tempat tanggal lahir jenis kelamin Orangtua meliputi : nama(ayah dan ibu, umur, agama, suku atau kebangsaan, pendidikan, penghasilan pekerjaan, dan alamat (Talbott Laura A, 1997 : 6). Riwayat kesehatan Riwayat antenatalyang perlu dikaji atau diketahui dari riwayat antenatal pada kasus makrosomia yaitu: