Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
82Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
pengaruh EM-4 terhadap pertumbuhan dan hasil tomat

pengaruh EM-4 terhadap pertumbuhan dan hasil tomat

Ratings:

4.0

(1)
|Views: 5,427 |Likes:
Published by panji pandu sukma

More info:

Published by: panji pandu sukma on Mar 04, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

06/11/2013

pdf

text

original

 
I. PENDAHULUAN1.1Latar Belakang
Tomat (
 Lycopersicon esculentum
Mill) merupakan komoditas pertanian yangada hampir di seluruh dunia. Rasanya yang unik, yakni perpaduan rasa manis dan asammenjadikan tomat salah satu buah yang banyak digemari masyarakat. Hal tersebutdikarenakan tomat memiliki nilai ekonomis yang cukup tinggi juga memilikikandungan dan komposisi gizi yang tergolong lengkap (Redaksi AgroMedia, 2007).Produksi tomat di Indonesia pada tahun 2004 sebesar 4,65 % (626,872 ton)dengan luas lahan 52,719 ha, dan hasil rata-rata tomat sebesar 11,89 ton ha
-1
(BadanPusat Statistik dan Direktorat Jenderal Bina Produksi Hortikultura, 2005). Sedangkan pada tahun 2005 produksi tomat meningkat menjadi 647,020 ton ha
-1
dengan produktivitas sebesar 12,64 ton ha
-1
(Deptan, 2005
dikutip
Redaksi AgroMedia, 2007).Hasil tersebut masih rendah dibanding dengan potensi tanaman tomat menggunakanmampu mencapai hasil 25 sampai 30 ton ha
-1
(East West Seed Indonesia, PT., 2007).Dengan demikian upaya peningkatan hasil tanaman tomat per satuan luas perlu terusditingkatkan.Dalam mengejar sasaran peningkatan hasil tanaman tomat, petani dan pelaku pertanian seringkali menggunkan bahan kimia secara berlebihan. Penggunaan pupuk kimia dan pestisida terbukti menimbulkan pencemaran baik pada tanah maupun produk pertanian, yang akhirnya dapat menurunkan kualitas lahan dan produksi pertanian serta mengganggu penggunaan bahan kimia dan memperbesar penggunaan1
 
 bahan bahan organik atau pupuk untuk meningkatkan produksi dan kualitas produk  pertanian (Anonim, 2000).Penggunaan mikroorganisme efektif (EM) merupakan salah satu teknologiyang dapat digunakan dalam usaha pengelolaan pertanian yang mampu mengurangi pengaruh negatif pada lingkungan (Anonim, 1997). EM terdiri atas kultur campuranmikroorganisme bermanfaat dan hidup secara alami serta dapat diterapkan sebagaiinokulum untuk meningkatkan keragaman mikroorganisme tanah dan tanaman (Higadan Parr, 1997). Meningkatnya mikroorganisme tanah bermanfaat bagi pertumbuhandan hasil tanaman. Mikroorganisme tanah meningkatkan transformasi kimia selama proses dekomposisi, merombak polisakarida menjadi karbon dan air serta merangsang pelapukan sisa-sisa tanaman menjadi artikel yang lebih kecil (Solihah, 1995). AplikasiEM-4 ada penanaman tomat memperlihatkan beberapa pengharuh antara lain perubahan fisik, biologis dan kimia tanah, menekan perkembangan populasiTrichoderma sp serta Penicillium sp, sebagai penekan perkembangan Fusarium sp.,memperdalam lapisan olah tanah, meningkatkan agregasi tanah serta memacu pertumbuhan dan produksi tomat (Higa dan Wididanan, 1991b
dalam
Wididana,1993). Makalah ini menginformasi hasil percobaan untuk mengetahui konsentrasiEM-4 terbaik terhadap pertumbuhan dan hasil tomat.
1.2Identifikasi Masalah
Identifikasi masalah yang dapat dikemukakan dari uraian pada latar belakangadalah : Apakah terjadi interaksi antara konsentrasi dan interval waktu pemberian EM-4 terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman tomat.2
 
1.3Tujuan dan Kegunaan Penelitian
Tujuan dari penelitian ini adalah mempelajari interaksi antara konsentrasi danwaktu pemberian EM-4 terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman tomat. Penelitianini diharapkan berguna dalam memberikan sumbangan yang positif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan khususnya di bidang agronomi. Selain itu agar hasil penelitian yang diperoleh dapat dijadikan landasan dan bahan pertimbangan bagi petani atau instansi pemerintah yang terkait dalam usaha meningkatkan hasil tanamantomat.
1.4 Kerangka Pemikiran
Tanah merupakan sistem yang hidup karena dapat mengolah pupuk anorganik maupun organik yang diberikan menjadi unsur hara dalam bentuk yang tersediamaupun tidak tersedia bagi tanaman (Adiningsih, 1992). Salah satu pemegang kunci proses tersebut adalah keberadaan mikroba tanah yang mampu mentransformasi harasedemikian rupa sehingga unsur hara tetap berada pada sistem tanah-tanaman dandalam keadaan berimbang sesuai dengan kebutuhan tanaman. Menurut Verma danBattacharya (1992), di dalam usaha mengoptimalkan hasil tanaman, proses hayati didalam tanah merupakan komponen penting yang harus dipertimbangkan bagiterciptanya kelancaran suplai hara. Kemampuan mikroba sebagai pentransformasiunsur hara, penghasil zat perangsang tumbuh dan pengendali penyakit tanaman dapatdipakai untuk meningkatkan suplai hara.EM-4 merupakan kultur campuran dari mikroorganisme yangmenguntungkan bagi pertumbuhan tanaman. EM4 diaplikasikan sebagai inokulan3

Activity (82)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
adambitor1713 liked this
Nolras JaBat liked this
lutfi_purwanti liked this
Riana Talalab liked this
Riana Talalab liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->