Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
31Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Materi Kajian; Ihsan (berbuat baik)

Materi Kajian; Ihsan (berbuat baik)

Ratings: (0)|Views: 5,406|Likes:
Published by timkeajaiban
Disampaikan pada Kajian Online KotaSantri
Jum'at, 5 Maret 2010

dipublish juga di blog penulisnya (http://ikhwanlampung.multiply.com)
Disampaikan pada Kajian Online KotaSantri
Jum'at, 5 Maret 2010

dipublish juga di blog penulisnya (http://ikhwanlampung.multiply.com)

More info:

Published by: timkeajaiban on Mar 05, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as RTF, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

02/02/2013

pdf

text

original

 
MATERI AL-IHSAN *(Berbuat Baik)
Assalamualaikum WrWbAlhamdulillah syukur tak terhingga patut kita haturkan kepada Allah SWT atas semuanikmat yang diberikannya kepada kita, baik itu nikmat Islam, Iman dan Kesehatansehingga kita masih dapat menjalin silaturahmi, dan saling mengingatkan pada kajian kaliini.Sholawat beriring salam selalu terucap kepada junjungan kepada teladan terbaisepanjang masa, utusan Allah dan penutup para Nabi, yaitu Muhammad SAW, besertakeluarga, sahabat serta umatnya yang tetap istiqomah dalam menjalankan semua sunnah-sunnahnya.Dalam artikel singkat ini akan sedikit dijabarkan tentang materi Al-Ihsan (berbuat baik) :Sahabat Abi Hurairah ra telah berkata: Pada suatu hari Rasulullah saw sedang berkumpul dengan umat manusia, tiba-tiba ada seorang lelaki datang menghadapseraya bertanya: "
Ya Rasulullah, apakah iman itu?
" Jawab Rasulullah: "
 Imanadalah: percaya kepada Allah, percaya kepada para malaikat, percaya akanbertemu dengan Allah, percaya kepada utusan-utusan Allah, percaya kepadakitab-kitab Allah, percaya kepada hari akhir, dan percaya kepada qadar Allah.
"Kemudian lelaki itu bertanya lagi: "
 Apakah Islam itu, ya Rasulullah?
" JawabRasulullah: "
 Islam adalah beribadah kepada Allah dengan tidak menyekutukan- Nya, mendirikan shalat, membayar zakat yang telah diwajibkan, puasa di bulan Ramadhan, dan haji ke Baitullah Makkah.
" Kemudian lelaki itu bertanya lagi:"
 Apakah Ihsan itu, ya Rasulallah?
" Jawab Rasulullah: "
 Hendaklah engkauberibadah kepada Allah swt seakan-akan engkau melihat-Nya. Kalau engkautidak dapat melihat Allah, maka hendaklah sadar bahwa setiap gerak langkahmuberada dalam pengawasan Allah.
"
(HR. Bukhari).
Ihsan (bahasa Arab: ناسح) adalah kata dalam bahasa Arab yang berarti "kesempurnaan"atau "terbaik." Dalam terminologi agama Islam, Ihsan berarti seseorang yang menyembahAllah seolah-olah ia melihat-Nya, dan jika ia tidak mampu membayangkan melihat-Nya,maka orang tersebut membayangkan bahwa sesungguhnya Allah melihat perbuatannya.Islam dibangun di atas tiga landasan utama, yaitu
Iman
,
Islam
, dan
Ihsan
. Olehkarenanya, seorang muslim hendaknya tidak memandang ihsan itu hanya sebatas akhlak yang utama saja, melainkan harus dipandang sebagai bagian dari akidah dan bagian
 
terbesar dari keislamannya.Lalu bagaimana caranya? Dalam mengejawantahkan ihsan bagi mahluk sosial sepertimanusia, khususnya kaum muslim ialah dengan cara berbuat baik. Karena dengan pemahaman ihsan ini kita merasa selalu diawasi oleh Allah Yang Maha Melihat, dengan begitu kita tidak akan mau melakukan perbuatan buruk, kalaupun sampai terbersit makatetap saja kita tidak akan mau mengerjakannya disebabkan Ihsan tadi. Selain berbuat baik Ihsan juga merupakan salah satu cara agar kita bisa khusyuk dalam beribadah kepadaAllah. Kita beribadah seolah-olah kita melihat Allah. Jika tidak bisa, kita harus yakin bahwa Allah SWT yang Maha Melihat selalu melihat kita.
 Dan sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dan mengetahui apa yang dibisikkan oleh hatinya, dan Kami lebih dekat kepadanya daripada urat lehernya,(yaitu) ketika dua orang malaikat mencatat amal perbuatannya, seorang duduk di sebelah kanan dan yang lain duduk di sebelah kiri. Tiada suatu ucapanpun yang diucapkannya melainkan ada di dekatnya malaikat pengawas yang selalu hadir.
(
Qaaf : 16-18
)
Sesungguhnya Tuhanmu benar-benar mengawasi.
(
Al Fajr : 14
)Sebagai ilustrasi, bila kita bekerja salam sebuah kantor yang selalu diawasi oleh pimpinan kita, atau didalam ruangan dipasangi kamera CCTV, dapat dipastikan kita akankehilangan kesempatan dan hasrat untuk main-main, sebaliknya kita akan berusaha selaluterlihat rajin, semangat dan serius bekerja.Orang yang ihsannya kuat akan rajin berbuat kebaikan karena dia berusaha membuatsenang Allah yang selalu melihatnya. Sebaliknya dia malu berbuat kejahatan karena diaselalu yakin Allah melihat perbuatannya.
 Kepunyaan Allah-lah segala apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi. Dan jika kamu melahirkan apa yang ada di dalam hatimu atau kamumenyembunyikan, niscaya Allah akan membuat perhitungan dengan kamutentang perbuatanmu itu. Maka Allah mengampuni siapa yang dikehendaki-Nyadan menyiksa siapa yang dikehendaki-Nya; dan Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu.
(
Al Baqarah : 284
)Dalam Al-Qur`an, terdapat 166 ayat yang berbicara tentang ihsan dan implementasinya.Dari sini kita dapat menarik satu makna, betapa mulia dan agungnya perilaku dan sifatini, hingga mendapat porsi yang sangat istimewa dalam Al-Qur`an. Rasulullah pun sangatmemberi perhatian terhadap masalah ihsan ini. Sebab, ia merupakan puncak harapan dan perjuangan seorang hamba. Puncak semua pengajaran yang dilakukan Rasul punmengarah kepada satu hal, yaitu mencapai ibadah yang sempurna dan akhlak yang mulia.Bahkan, di antara hadist-hadist mengenai ihsan tersebut, ada beberapa yang menjadilandasan utama dalam memahami agama ini. Rasulullah saw. menerangkan mengenaiihsan —ketika ia menjawab pertanyaan Malaikat Jibril tentang ihsan dimana jawaban
 
tersebut dibenarkan oleh Jibril, dengan mengatakan, “
 Engkau menyembah Allah seakan-akan engkau melihat-Nya, dan apabila engkau tidak dapat melihat-Nya, maka sesungguhnya Dia melihatmu.
” (
HR. Muslim
)Ihsan adalah puncak ibadah dan akhlak yang senantiasa menjadi target seluruh hambaAllah swt. Sebab, ihsan menjadikan kita sosok yang mendapatkan kemuliaan dari-Nya.Sebaliknya, seorang hamba yang tidak mampu mencapai target ini akan kehilangankesempatan yang sangat mahal untuk menduduki posisi terhormat di mata Allah swt.Di kesempatan yang lain, Rasulullah bersabda, “
Sesungguhnya Allah telah mewajibkankebaikan pada segala sesuatu, maka jika kamu membunuh, bunuhlah dengan baik, dan jika kamu menyembelih, sembelihlah dengan baik.
” (
HR. Muslim
)
“Sesungguhnya Allah menyuruh berlaku adil dan berbuat ihsan, serta memberikepada kaum kerabat, dan Allah melarang perbuatan keji, kemungkaran dan permusuhan. Dia memberi pengajaran kepadamu agar kamu dapat mengambil  pelajaran
” (
An-Nahl: 90
)
Tiga Aspek Pokok Dalam Ihsan
Ihsan meliputi tiga aspek yang fundamental. Ketiga hal tersebut adalah
ibadah
,
muamalah
, dan
akhlak 
. Ketiga hal inilah yang menjadi pokok bahasan kita kali ini.1. IbadahKita berkewajiban ihsan dalam beribadah, yaitu dengan menunaikan semua jenis ibadah,seperti shalat, puasa, haji, dan sebagainya dengan cara yang benar, yaitumenyempurnakan syarat, rukun, sunnah, dan adab-adabnya. Hal ini tidak akan mungkindapat ditunaikan oleh seorang hamba, kecuali jika saat pelaksanaan ibadah-ibadahtersebut ia dipenuhi dengan cita rasa yang sangat kuat (menikmatinya), juga dengankesadaran penuh bahwa Allah senantiasa memantaunya hingga ia merasa bahwa iasedang dilihat dan diperhatikan oleh-Nya. Minimal seorang hamba merasakan bahwaAllah senantiasa memantaunya, karena dengan inilah ia dapat menunaikan ibadah-ibadahtersebut dengan baik dan sempurna, sehingga hasil dari ibadah tersebut akan seperti yangdiharapkan. Inilah maksud dari perkataan Rasulullah saw yang berbunyi, “
 Hendaklahkamu menyembah Allah seakan-akan engkau melihat-Nya, dan jika engkau tak dapat melihat-Nya, maka sesungguhnya Dia melihatmu.
Kini jelaslah bagi kita bahwa sesungguhnya arti dari ibadah itu sendiri sangatlah luas.Maka, selain jenis ibadah yang kita sebutkan tadi, yang tidak kalah pentingnya adalah juga jenis ibadah lainnya seperti jihad, hormat terhadap mukmin, mendidik anak,menyenangkan isteri, meniatkan setiap yang
mubah
untuk mendapat ridha Allah, danmasih banyak lagi. Oleh karena itulah, Rasulullah saw. menghendaki umatnya senantiasadalam keadaan seperti itu, yaitu senantiasa sadar jika ia ingin mewujudkan ihsan dalamibadahnya.2. MuamalahDalam bab muamalah, ihsan dijelaskan Allah swt. pada surah An-Nisaa’ ayat 36, yang

Activity (31)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Sunu Wibirama liked this
nadzulkipli liked this
Zulaicho Djamal liked this
Tyas Wirani liked this
Aisya Hapsari liked this
Sang Comandan liked this
Dhewi Lidia liked this
Wahyu Syauqina liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->