Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
71Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Pengaruh Polusi Suara Terhadap Sistem Transportasi

Pengaruh Polusi Suara Terhadap Sistem Transportasi

Ratings: (0)|Views: 22,514|Likes:
Published by choerur_robach
Kuis Take Home
Kuis Take Home

More info:

Published by: choerur_robach on Mar 06, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See More
See less

10/07/2013

pdf

text

original

 
TAKE HOME QUIZSISTEM TRANSPORTASI
Soal diberikan kepada:Choerur RobachNIM. 0710610026
POLUSI SUARA
Apa yang anda ketahui tentang polusi suara?
Apa yang menyebabkan polusi suara?
Kawasan mana yang rentan terhadap polusi suara?
Bagaimana pengaruh polusi suara terhadap sistem transportasi?
Bagaimana cara mengukur tingkat polusi suara?
Bagaimana cara mengelola polusi suara?
Bagaimana pengelolaan polusi suara di luar negeri? Berikan contohnya!
Bagaimana pengelolaan polusi suara di Indonesia? Berikan contohnya (bilaada)!
Apa kendala dalam pengelolaan polusi suara?
Apa pendapat anda mengenai polusi suara di Indonesia?Buat uraian lengkap yang dapat menjawab pertanyaan- pertanyaan di atas. Setiapsumber referensi harus dituliskan.Format:1.Pendahuluan2.Dasar teori3.Studi kasus dan pembahasan4.Kesimpulan5.Referensi (daftar pustaka)Dikumpulkan hari senin, 22 Desember 2008 pukul 08.00-09.00 WIB
8
 
BAB IPENDAHULUAN
Sejak berabad-abad yang lalu, manusia telah mengenal suara danmenggunakannya dalam berkomunikasi dengan sesama. Suara erat kaitannya dengansalah satu indra manusia, yaitu indra pendengaran berupa telinga. Keduanyamerupakan karunia yang diberikan Tuhan kepada manusia. Tanpa keduanya, niscaya proses komunikasi manusia akan terganggu.Sayangnya, perlakuan manusia pada indera pendengaran seringkali tak padatempatnya. Berjam-jam memutar musik jenis heavy metal dengan volume full, ataunonton konser musik rock persis di bawah sound system, boleh jadi pada suatu waktuakan berakibat fatal pada indera pendengaran.Diakui, indera pendengaraan kita lebih sering terganggu oleh kondisi yangmemang tidak kita inginkan. Misalkan gemuruh lalu lintas, tinggal di pinggir bandar udara, bekerja di pabrik dengan suara mesin yang keras, dan masih banyak lagi.Secara sederhana dapat dikatakan bahwa polusi suara adalah kebisingan yangmenggangu hingga lambat laun akan mempengaruhi emosi dan kejiwaan manusia.Disinyalir polusi suara ini juga bisa menimbulkan penyakit hipertensi (tekanan darahtinggi). Jika kondisi ini di alami manusia dalam jangka waktu yang panjang, dapat berakibat berkurangnya sensitivitas gendang telinga bahkan dapat menyebabkan tuli.Bukan hanya itu, jika kondisi ini dialami dalam kurun waktu yang panjang, imbasnyaakan membuat telinga berkurang kepekaannya.Manusia mempunyai kemampuan untuk mendengarkan frekuensi-frekuensisuara mulai dari 20 hertz hingga 20.000 hertz.
J
ika suara berada di bawah batas itu(infrasonik), atau di atasnya (ultrasonik), maka tidak akan bisa didengar olehmanusia. Sementara itu, manusia juga dapat mendengar suara dalam skala desibel(tingkat kebisingan) dari 0 (pelan sekali), hingga 140 desibel (suara tinggi danmenyakitkan).
 
Jika suara yang didengar lebih dari 140 desibel, bisa terjadi kerusakan pada gendang telinga dan organ-organ di dalam gendang telinga. Ambang batasmaksimum yang aman bagi manusia adalah 80 desibel. Namun, pendengaranmanusia dapat mentolerir lebih dari 80 desibel, asalkan waktu paparannyadiperhatikan. Idealnya, selama delapan jam seseorang bekerja pada 70 desibel. Padamereka yang bekerja pada tingkat kebisingan 90 desibel, lama kerjanya sekitar empat jam. Tingkat kebisingan 95 dersibel, lama bekerja dua jam. Dan tingkat kebisingan100 desibel, lama bekerja satu jam. Apabila seseorang bekerja melebihi ambang batas yang telah ditolerir, maka untuk jangka panjang akan mengalami gangguan pendengaran
Take Home Quiz Sistem Transportasi | Polusi Suara1
 
BAB IIDASAR TEORI2.1. Pengertian Dasar Tentang Suara2.1.1Definisi Kebisingan
Kebisingan didefinisikan sebagai "suara yang tak dikehendaki, misalnya yangmerintangi terdengarnya suara-suara, musik dsb, atau yang menyebabkan rasa sakitatau yang menghalangi gaya hidup. (JIS Z 8106 [IEC60050-801] kosa kata elektro-teknik Internasional Bab 801: Akustikal dan elektroakustik)". Diantara pencemaranlingkungan yang lain, pencemaran/polusi kebisingan dianggap istimewa dalam hal:1.Penilaian pribadi dan penilaian subyektif sangat menentukan untuk mengenalisuara sebagai pencemaran kebisingan atau tidak, dan2.Kerusakannya setempat dan sporadis dibandingkan dengan pencemaran air dan pencemaran udara (Bising pesawat udara merupakan pengecualian).Mengenai karakteristik [1] di atas, ada masalah mengenai bagaimanamenempatkan kebisingan antara tingkat penilaian subjektif seorang individu yangmenangkapnya sebagai "kebisingan" dan tingkat fisik yang dapat diukur secaraobyektif. Dengan karakteristik [2], tidak ada perbedaan jelas antara siapa agresornyadan siapa korbannya, sebagaimana yang sering terjadi ada korban-korban darikebisingan akibat piano dan karaoke. Meskipun jumlah keluhan yang terdaftar dikota-kota besar selama beberapa tahun terakhir ini telah berkurang, kebisingan masihmerupakan bagian besar dari keluhan-keluhan masyarakat (Gb 1).
Gb. 1 Keluhan-keluhan tentang pencemaran di Jepang menurut jenisnyaCatatan: Keluhan-keluhan tentang endapan tanah dihilangkan dari Tabel karena sulit untuk menggambarkannya.Sumber: Komisi Koordinasi Sengketa Lingkungan
 
Take Home Quiz Sistem Transportasi | Polusi Suara2

Activity (71)

You've already reviewed this. Edit your review.
Agnes Novia liked this
1 thousand reads
1 hundred reads
anton_suryantoro liked this
Siti Nurlatifah liked this
Dyah Treznowaty liked this
Mimi Ecca liked this
Joko Romadhoni liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->