ini dapat mencegah atau menghambat fermentasi, pengasaman atau penguraianlain terhadap makananyang disebabkan oleh mikroorganisme.Contoh bahan pengawet danpenggunaannya:a. Asam benzoat, natrium benzoat dan kalium benzoat, untukminuman ringan, kecap, acar ketimun dalam botol dan caos.b. Natrium nitrat(NaNo3), untuk daging olahan dan keju.c. Natrium nitrit (Na No2), untuk dagingolahan, daging awetan dan kornet kalangan.d. Asam propionate, untuk roti dansediaan keju olahan.5. Anti oksidanZat aditif ini dapat mencegah ataumenghambat oksidasi.Contoh:a. Asam askorbat (bentukan garam kalium, natrium,dan kalium), digunakan pada daging olahan, kaldu, dan buah kalangan.b. Butilhidroksianisol (BHA), digunakan untuk lemak dan minyak makananBEBERAPA CONTOH ZAT ADITIFZat aditif makanan telah dimanfaatkan dalam berbagai proses pengolahanmakanan, berikut adalah beberapa contoh zat aditif :Zat aditif Contoh KeteranganPewarna Daun pandan (hijau), kunyit (kuning), buah coklat (coklat), wortel(orange)Pewarna alamiSunsetyellow FCF (orange), Carmoisine (Merah), BrilliantBlue FCF (biru), Tartrazine (kuning), dll.Pewarna sintesisPengawetNatrium benzoat, Natrium Nitrat, Asam Sitrat, Asam Sorbat, FormalinTerlalu banyakmengkonsumsi zat pengawet akan mengurangi daya tahan tubuh terhadappenyakitPenyedapPala, merica, cabai, laos, kunyit, ketumbarPenyedap alamiMono-natrium glutamat/vetsin (ajinomoto/sasa), asam cuka,benzaldehida, amil asetat, dllPenyedap sintesisAntioksidan Butil hidroksi anisol (BHA), butil hidroksi toluena(BHT), tokoferolMencegah KetengikanPemutih
ZAT ADITIF SINTETIS / BUATAN
Zat aditif sintetis atau buatan merupakan zat aditif atau zat tambahan makanan ygdiperoleh melalui sintesis (pembuatan) baik di laboratorium maupun di industri daribahan bahan kimia yang sifatnya hampir sama dengan bahan alami yg sejenis.Keunggulan zat aditif sintetis adalah dapat di produksi dalam jumlah besar.. lebihstabil.. takaran penggunaannya lebih sedikit dan biasanya tahan lebih lama.Sedangkan kelemahan zat aditif sintetis adalah dapat menimbulkan risiko penyakitkanker atau bersifat karsinogenik