Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Look up keyword
Like this
19Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Kondisi Sosial Ekonomi

Kondisi Sosial Ekonomi

Ratings: (0)|Views: 1,179 |Likes:
Published by chairilazmi

More info:

Published by: chairilazmi on Mar 07, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as RTF, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

03/09/2013

pdf

text

original

 
BAB 1PENDAHULUANA.Latar Belakang
Pembangunan nasional bertujuan untuk meningkatkan taraf hidup dankesejahteraan masyarakat Indonesia, serta mempunyai hakekat pembangunanmanusia Indonesia seutuhnya dan pembangunan seluruh masyarakat Indonesiasecara merata. Ini berarti pemerintah berupaya agar pendapatan masyarakat selalumeningkat dan hidup secara layak. Upaya ini bukan hanya untuk perorangan atausebagian masyarakat, tetapi benar-benar dirasakan oleh seluruh masyarakat.Dengan demikian jumlah kemiskinan atau jumlah penduduk yang hidup di bawahgaris kemiskinan dapat berkurang.Dalam tujuan pembangunan nasional itu juga dijelaskan bahwa pembangunan nasional itu sendiri merupakan suatu usaha guna meningkatkankesejahteraan seluruh rakyat Indonesia, dan pelaksanaanya bukan hanya menjaditanggung jawab pemerintah tetapi seluruh rakyat Indonesia. Maksudnya adalahsetiap warga negara harus ikut serta dan berperan dalam melaksanakan pembangunan sesuai dengan profesi dan kemampuan masing-masing.Dalam GBHN juga dijelaskan bahwa "segala usaha dan kegiatan pembangunan harus dapat dimanfaatkan sebesar-besarnya bagi kemanusiaan, bagikesejahtaraan rakyat dan bagi pengembangan pribadi warga negara". Selanjutnyadinyatakan bahwa"hasil-hasil material dan spiritual yang di capai dalam pembangunan harus dapat dinikmati secara merata oleh seluruh bangsa dan tiap-tiap warga negara berhak menikmati hasil-hasil pembangunan yang layak di
 
 perlukan bagi kemanusiaan dan sesuai dengan nilai dharma bhaktinya yangdiberikan kepada bangsa dan negara. (TAP MPR No.IV/MPR/1978).Pembangunan nasional mencakup hal-hal yang bersifat lahiriah dan batiniahyang selaras, serasi dan seimbang. Pembangunan yang bersifat lahiriahdilaksanakan untuk memenuhi kebutuhan hajat hidup fisik manusia, misalnyasandang, pangan, perumahan, olahraga, transportasi dan lain sebagainya.Sedangkan pembangunan yang bersifat batiniah seperti tempat ibadah, pendidikan, hiburan dan kesehatan.Di Indonesia salah satu masalah yang paling krusial adalah masalahkemiskinan. Dengan adanya masalah kemiskinan ini berarti masih ada masyarakatyang belum dapat menikmati hasil pembangunan tersebut sehingga pemerintahmembuat suatu program dalam menekan angka kemiskinan sebagai suatu agendautama dalam proses pembangunan.Tingkat kemiskinan seringkali diukur dengan rendahnya pendapatanterutama bagi penduduk yang tinggal di daerah pedesan. Gambaran yang adaselama ini menunjukan bahwa 80% penduduk Indonesia bermukim, bekerja danmenggantungkan hidupnya di daerah pedesaan. Meskipun sebagai sumber dayaterdapat di daerah pedesaan, namun kenyataan masih juga terdapat penduduk yanghidup dibawah garis kemiskinan dan tidak mampu memenuhi kebutuhan yangmendasar seperti pendidikan, kesehatan, perumahan, pangan dan sebagainya.Secara objektif harus diakui bahwa kemiskinan itu melekat pada masyarakat pedesaan, yang secara monoton kehidupanya tergantung dari lahan yang merekagunakan (Radin,1998).
 
Menurut Sajogyo (1997), indicator kemiskinan dapat dilihat dari: tingkatkonsumsi beras pertahun, tingkat akan kecukupan akan gizi dan tingkatkesejahteraan.Lebih lanjut Hadinegoro dan Pakpahan (1993) mengidentifikasi faktor  penentu tingkat kemiskinan di pandang dari segi keluarga dan potensi wilayah.Dari segi keluarga tingkat kemiskinan di tentukan oleh (1) sumber daya manusiayang terdiri dari tingkat pendidikan, nilai atas sikap partisipasi, keterampilan, pengalaman berusaha, jumlah anggota keluarga dan jenis pekerjaan. (2) saranadan prasarana yang terdiri dari irigasi, transportasi, pasar, kesehatan, pendidikanenergi listrik, fasilitas komunikasi dan lembaga keuangan. Dijelaskan lebih lanjut bahwa dari sekian banyak factor tersebut di atas tidak berlaku sama untuk setiapdaerah.Adapun langkah-langkah yang telah dilakukan pemerintah untumengurangi angka kemiskinan di Indonesia yaitu (1) adanya program berasmiskin (RASKIN),(2) adanya dana kompensasi BBM,(3) adanya dana BOS untuk menunjang pendidikan,(4) adanya Program Penanggulangan Kemiskinan diPerkotaan (P2KP), dan tidak terkecuali di Kabupaten atau kota. Akan tetapi upayaini masih juga belum berhasil secara baik, kenyataanya kemiskinan masih jugaterdapat di daerah perkotaan dan pedesaan.Secara individual,kemiskinan adalah suatu keadaan rumah tangga dimana penghasialn rumah tangga tersebut dalam kurun waktu tertentu akan habisdikonsumsi atau untuk pengeluaran agar keluarganya dapat bertahan untuk hidup.Sasaran yang hendak dicapai dari pembanguan ekonomi adalah mengutamakan

Activity (19)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
anniesas liked this
Sempex Blosecret liked this
buciliri7973 liked this
Azise Setiawan liked this
scriipul liked this
fane_echa liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->