Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Look up keyword
Like this
14Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Perjanjian Internasional Sebagai Model Hukum Bagi Pengaturan Masyarakat Global

Perjanjian Internasional Sebagai Model Hukum Bagi Pengaturan Masyarakat Global

Ratings: (0)|Views: 1,064|Likes:
Published by vicalboy

More info:

Published by: vicalboy on Mar 07, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/08/2012

pdf

text

original

 
PERJANJIAN INTERNASIONAL SEBAGAI MODEL HUKUMBAGI PENGATURAN MASYARAKAT GLOBAL(Menuju Konvensi ASEAN Sebagai Upaya Harmonisasi Hukum)OlehEMAN SUPARMANLektor Kepala Hukum Acara PerdataFAKULTAS HUKUMUNIVERSITAS PADJADJARANBANDUNGMaret 2000
 
 2
DAFTAR ISIHalamanI. PENDAHULUAN …………..…………………………. 1II. PERJANJIAN INTERNASIONAL (Pengertian dan Jenisnya) 2III. MODEL PEMBENTUKAN KAIDAH HUKUM UNTUKMENJAWAB KEBUTUHAN PERKEMBANGAN MASYA-RAKAT GLOBAL ………………………………………… 4IV. KEKUATAN MENGIKAT PERJANJIAN INTERNASIONALTERHADAP NEGARA-NEGARA PIHAK KETIGA …….. 9A. Pengertian Negara Pihak Ketiga ……………………….. 9B. Kekuatan Mengikat Perjanjian Internasional TerhadapNegara Pihak Ketiga …………………………………… 11C.
The Hague Convention
1971 dan Kepentingan IndonesiaSebagai Negara Pihak Ketiga ………………………….. 14V.
 
HARMONISASI KAIDAH HUKUM DI ANTARANEGARA-NEGARA ASEAN SEBAGAI BENTUK KERJA-SAMA SE-KAWASAN …………………………………. 23VI. PERJANJIAN KERJASAMA BIDANG PERADILAN AN-TARA REPUBLIK INDONESIA DENGAN KERAJAANTHAILAND TAHUN 1978 SEBAGAI MODEL KONVENSIASEAN ………………………………………………….. 25VII. P E N U T U P ………………………………………….. 29DAFTAR BACAAN ……………………………………. 31
 
 3
I.
 
PENDAHULUANA. Latar Belakang
Akselerasi dalam berbagai aspek kehidupan telah mengubah "
kehidupan yang berjarak 
" menjadi "
kehidupan yang bersatu
". Implikasi dari kehidupanyang bersatu inilah yang sekarang disebut sebagai globalisasi.
1
Sekalian bangsadi sudut manapun di dunia ini, sekarang sudah terhubung, terangkat, terkooptasike dalam satu pola kehidupan. Satjipto Rahardjo,
2
meminjam ungkapanWallerstein, menyatakan bahwa globalisasi adalah proses pembentukan sistemkapitalis dunia yang telah membawa bangsa-bangsa di dunia terseret ke dalampembagian kerja ekonomi kapitalis. Terbentuknya institusi semacam WTO(
World Trade Organization
), forum kerjasama ekonomi semacam APEC (
 AsiaPacific Economic Cooperation
), Eropa bersatu dalam EEC (
 European EconomicCouncil
), dan lain-lain adalah beberapa contoh kecenderungan menyatunya polakehidupan dalam tatanan ekonomi kapitalis.Tidak dapat dinafikan betapa batas-batas teritorial suatu negara nasionalkini tidak lagi menjadi penghalang bagi berbagai aktivitas ekonomi yang semakinpesat. Demikian pula lahan beroperasinya pekerjaan hukum yang semakinmendunia. Fenomena di atas, nyata sekali dengan berkembangnya penggunaanistilah yang mengindikasikan dilampauinya batas-batas tradisional dan teritorialnasional suatu negara, seperti istilah
transnational corporation, transnationalcapitalist class, transnational practices
,
transnational information exchange, theinternational managerial bourgoisie, trans-state norms,
3
dan lain-lain.Dalam perkembangan kehidupan bersama manusia yang cenderungsemakin tidak mengenal batas negara ini, boleh jadi kesepakatan antar negara-negara dalam menyelesaikan berbagai persoalan yang dituangkan dalam bentuk perjanjian internasional merupakan sumber hukum yang semakin penting.Persoalannya, karena semakin banyak masalah transnasional yang memerlukanpengaturan yang jangkauannya hanya mungkin dilakukan dengan instrumen
1
Lihat Satjipto Rahardjo,
“Pembangunan Hukum di Indonesia dalam Konteks Situasi Global”
;dalam
Kajian Masalah Hukum dan Pembangunan
 
PERSPEKTIF;
Volume 2 No. 2 Tahun1997; Edisi Juli 1997; halaman 2.
2
Ibid
.; halaman 1.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->