10 Lembaga PBB akan Bangun Kabupaten Belu
JAKARTA, RABU -
Sepuluh lembaga yang ada di bawah PBB secara bersama-samamengembangkan program pembangunan di Indonesia, yakni di kabupaten Belu, NusaTenggara Timur, kata Deputi Pendanaan Luar Negeri Bappenas, Lukita Dinarsyah Tuwodi Jakarta, Rabu.10 lembaga PBB itu yakni UNDP, FAO, ILO, UNESCO, UNFPA, UNICEF, UNIDO,UNV, WFP dan WHO. Rencana kerja tertuang dalam Dokumen Program BersamaLembaga PBB di Kabupaten Belu yang ditandatangani Koordinator Kepala PerwakilanPBB bersama Gubernur NTT di Jakarta, Rabu yang disaksikan Menteri NegaraPerencanaan Pembangunan/Ketua Bappenas Paskah Suzetta. Lukita menyatakan, kerjasama antara lembaga-lembaga di bawah PBB tersebut akanmelakukan program untuk mengatasi permasalahan seperti kemiskinan, air bersih dansanitasi, pendidikan dasar. Selain itu peningkatan kesehatan ibu dan anak, penanggulangan krisis dan peningkatantata pemerintahan terutama di Belu NTT. "Namun program tersebut dapat dilaksanakan pula di daerah lain di Indonesia," katanya.Menyinggung anggaran yang dialokasikan untuk program tersebut, dia menyatakan,nilainya sebesar 5,4 juta dollar AS, dan kegiatan yang sudah didanai sebesar 1,7 jutadollar AS. Sedangkan 3,7 juta dollar lainnya, tambahnya, belum mendapatkan alokasi dana sehingga pemerintah mengharapkan donor lain untuk berpartisipasi mendanai kegiatan-kegiatanyang belum memperoleh anggaran. Menteri Negara Perencanaan Pembangunan/Ketua Bappenas, Paskah Suzettamenyatakan, dipilihnya Belu sebagai tempat pelaksanaan program itu karena tingkatkemiskinan di kabupaten tersebut tertinggi di Indonesia.Tingkat kemiskinan di kabupaten yang berbatasan dengan Timor Leste itu mencapai 60 persen jauh lebih tinggi dari rata-rata nasional yang hanya 16-17 persen. Paskahmenyatakan, pemerintah akan membentuk Tim Pengarah yang melibatkan seluruh pihak terkait guna mendukung pelaksanaan program tersebut. Di tingkat daerah, tambahnya, telah dibentuk Sekretariat Bersama, dibawah BappedaBelu khusus untuk mengkoordinasikan program bersama tersebut.
Dewan Keamanan PBB Akan Selidiki Kejahatan Perang Gaza
Jum'at, 06 November 2009 | 09:19 WIB
TEMPO
Interaktif
,
Washington
-Perserikatan Bangsa-Bangsa akan mengerahkanDewan Keamanan menyelidiki dugaan kejahatan perang Gaza,.jika Israel engganmelakukannya.Sebelumnya, PBB mendesak Israel segera menyelidiki dugaan perang di Gaza selamamusim angin lalu. Atas desakan itu PBB mendapat dukungan 132 negara anggota PBB,dari jumlah total 192 negara. Sedang 60 negara lainnya, 44 negara absen dan 16 tak mendukung.Para negara pendukung menginginkan adanya akuntabilitas, khususnya dari Israel, atas