Page
3
of
38
PENGANTAR
Al-Hamdulillah, segala puji bagi Allah yang telah menetapkan taubat danmengharamkan penyelewengan. Tiada Tuhan yang benar, yang berhak disembahdan yang berhak dimintai pengampunan, kecuali Allas swt. Shalawat dan salamsemoga tetap terlimpahkan kepada Nabi Besar Muhammad saw ibn Abdillah,pemuka orang-orang yang bertaubat. yang menunjukkan hati dan jalan menujukepada Hadlirat Ilahy yang suci. Semoga pula terlipahkan kepada keluarga danshahabatnya yang lurus.Buku kecil ini merupakan kumpulan dari wasiat seorang wali besar, SyehAbu Ishaq Ibrahim Al-Matbuly yang kemudian ditulis oleh seorang wali besarpula, Sayyid Abdul Wahhab As-Sya'rani, yang diberi judul
Al-Minah al-Saniyah
.Al-Sya'rani sendiri, selain buku ini, juga menulis kitab-kitab lain seperti
Al-Fath al-Mubîn min Bayân Isrâr Ahkâm al-Dîn
,
Thaharah al-Jism wa al-Fuâd min Su’ al-DzanBillah wa al-Ibâd
,
Al-Mizân al-Kubrâ
, dan lain-lain.Kitab ini merupakan materi kajian rutin di PP “Miftahul Huda”, GadingPesantren, Malang, yang diasuh oleh KH. Ahmad Arif Yahya. Kami tertarikmenterjemahkan karena kitab ini mengandung banyak pelajaran, hikmah dantuntutan bagaimana seseorang mesti menjalani hidup dan mendekatkan diri(
taqarrub
) kepada Allah; disaat mana sekarang banyak orang-orang yang bingungdan tidak mengerti bagaimana cara menyelamatkan diri dan kembali kepadaTuhan secara benar, sehingga terjebak dalam aliran-aliran sesat dan menyimpang.Catatan kaki dari kami sendiri diambilkan dari berbagai sumber untukmemudahkan pemahaman dan membandingkannya dengan informasi atausumber-sumber lain.Akhirnya, semoga ini menjadi amal penterjemah dan bermanfaat bagi kitasemua. Tidak lupa, mohon maaf dan koreksi dari pembaca sekalian.
Wassalam.
Malang, Juli 1997.
A Khudori Soleh