Pedoman Hubungan Kerja Antara Arsitek dengan Pengguna Jasa
M U K A D I M A HA R S I T E KDALAM MENGEMBAN TUGAS PROFESINYA SEBAGAIMANA YANG DIMAKSUDKAN DALAM KETENTUANPEDOMAN HUBUNGAN KERJA ANTARA ARSITEK DENGAN PENGGUNA JASAADALAH:AHLI YANG MAMPU MELAKUKAN PERAN DALAM PROSES KREATIF MENUJU TERWUJUDNYA TATA RUANGDAN TATA MASSA GUNA MEMENUHI TATA KEHIDUPAN MASYARAKAT DAN LINGKUNGANNYA, SERTABERPROFESI SESUAI DENGAN KETENTUAN IKATAN ARSITEK INDONESIAAHLI YANG MENJUNJUNG TINGGI KODE ETIK ARSITEK DAN KAIDAH TATA LAKU PROFESI ARSITEK DENGANTERTIB.AHLI YANG TERPERCAYA DALAM MENDAMPINGI DAN/ATAU MEWAKILI PENGGUNA JASA ATAU PEMILIK.AHLI YANG BERKEPRIBADIAN LUHUR, JUJUR, SERTA BERDEDIKASI TERHADAP PROFESINYA.AHLI YANG ADIL DAN BIJAKSANA DALAM MENENTUKAN PERTIMBANGAN SEHINGGA TIDAK MERUGIKANPIHAK LAIN MAUPUN KEPENTINGAN UMUM.AHLI YANG BERUPAYA MEMBERIKAN PELAYANAN KEAHLIAN DENGAN SEMANGAT KERJA SAMA,KETERBUKAAN, DAN IKTIKAD YANG SEBAIK-BAIKNYA, UNTUK KEPENTINGAN SEMUA PIHAK YANG TERLIBATDALAM PEMBANGUNAN. BAB 1PENGERTIAN DAN BATASANKata atau istilah-istilah yang dipergunakan dalam ketentuan buku pedoman ini mempunyai arti dan pengertian sebagaiberikut.Pasal 1A r s i t e kArsitek adalah sebutan ahli yang mampu melakukan peran dalam proses kreatif menuju terwujudnya tata-ruang dan tata-massa guna memenuhi tata kehidupan masyarakat dan lingkungannya, yang mempunyai latar belakang atau dasarpendidikan tinggi arsitektur dan/atau yang setara, mempunyai kompetensi yang diakui sesuai dengan ketentuan IkatanArsitek Indonesia, serta melakukan praktik profesi arsitek.Pasal 2Profesi ArsitekProfesi Arsitek adalah keahlian dan kemampuan penerapan di bidang rancangan arsitektur dan pengelolaan prosespembangunan lingkungan binaan yang diperoleh melalui pendidikan tinggi arsitektur dan/atau yang diakui olehorganisasi serta dari pengalaman penerapan pengetahuan ilmu dan seni tersebut, yang menjadi nafkah dan ditekunisecara terus-menerus dan berkesinambungan.Pasal 3Kode Etik Arsitek dan Kaidah Tata Laku Profesi ArsitekKode Etik Arsitek dan Kaidah Tata Laku Profesi Arsitek adalah satu pedoman yang menunjukkan kewajiban sertatanggung jawab anggota IAI kepada masyarakat umum termasuk para pengguna jasa.Pasal 4Rancangan ArsitekturRancangan Arsitektur adalah hasil penyusunan perencanaan (mulai dari proses pembuatan sampai tahap penjabaranTOR/Term of Reference atau KAK/Kerangka Acuan Kerja) dan perancangan (konsep rancangan, prarancangan,pengembangan rancangan dan gambar kerja, penyiapan dokumen pelaksanaan dan proses pengadaan pelaksanakonstruksi, serta pengawasan berkala) sampai terbentuknya karya arsitektur, baik untuk proses perizinan maupunproses pelaksanaan konstruksi.Pasal 5PengawasanPengawasan adalah seperangkat kegiatan pemeriksaan dan pengecekan jalannya proses pelaksanaan konstruksisesuai dengan rancangan konstruksi atau rancangan bangunan. Pekerjaan pengawasan terdiri atas:(1) Pengawasan Berkala adalah pengawasan pekerjaan konstruksi, yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan atausebagai kelanjutan tugas perancangan arsitektur, untuk meyakinkan bahwa rancangannya dilaksanakan sesuai denganyang dimaksud. Pengawasan Berkala dilakukan secara berkala sesuai dengan tahapan proses pelaksanaan konstruksi.(2) Pengawasan Terpadu adalah pengawasan pelaksanaan konstruksi secara menyeluruh bidang-bidang keahlianarsitektur, struktur, mekanikal dan elektrikal, serta bidang keahlian lainnya, yang dilakukan sejak proses pelelangan atau
Ikatan Arsitek Indonesiahttp://www.iai.or.idMenggunakan Joomla!Generated: 20 May, 2008, 17:20