dekat dengan kawat penghantar (kawat berarus listrik), jarum kompas tiba-tiba menyimpangdari arah semula. Sementara jarum kompas dapat menyimpang apabila berada dalam medanmagnet. Oersted menyimpulkan bahwa arus listrik dapat menghasilkan medan magnetik.Medan magnetik yang dihasilkan arus listrik ini disebut
medan magnet induksi
. Orientasi arahmedan magnetik pada kawat berarus listrik adalah mengikuti
kaidah tangan kanan
sepertiditunjukkan seperti pada gambar.
Gambar 5.2
. Arah medan magnetik dan arah arus listrik pada kawat lurus.
Pada gambar 2 di atas, jika arah arus listrik
i
kita misalkan dengan ibu jari tangan kanan kita,maka arah medan magnetik
B
akan mengikuti keempat jari yang melingkar (berlawanan denganarah jarum jam). Dan sebaliknya, jika arah arus listrik ke bawah, maka arah medan magnetik searah jarum jam.
Medan Magnetik oleh Kawat Lurus Berarus Listrik
Untuk menentukan kuat medan listrik di sekitar kawat lurus berarus listrik, perhatikan gambar berikut ini.
Gambar 5.3
. Medan magnetik di titik P yang berjarak
a
dari kawat lurus berarus listrik.
Besar medan magnetik di titik P yang berjarak sejauh a dari kawat lurus berarus listrik seperti pada gambar di atas adalah dinyatakan sebagai :
ai B
π µ
2
0
=
(5.1)Keterangan :B:Kuat Medan Magnetik (Wb/m
2
atau Tesla, disingkat T)i:Kuat arus listrik (Ampere, disingkat A)
a
:Jarak suatu titik ke kawat lurus berarus (meter, disingkat m)
µ
0
:Permeabilitas magnetik, besarnya 4
π
× 10
-7
Wb/Am
Induksi Magnetik
32