Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
17Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Bab II Deskripsi Teori, Kerangka Berpikir Dan

Bab II Deskripsi Teori, Kerangka Berpikir Dan

Ratings: (0)|Views: 923 |Likes:
Published by api-27110194

More info:

Published by: api-27110194 on Mar 10, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/09/2013

pdf

text

original

 
10
BAB IIDESKRIPSI TEORI, KERANGKA BERPIKIRDAN HIPOTESIS PENELITIANA. Deskripsi Teori1. Kompetensi Profesional Guru
Menurut Syah, “kompetensi” adalah kemampuan, kecakapan, keadaanberwenang, atau memenuhui syarat menurut ketentuan hukum. Selanjutnya masihmenurut Syah, dikemukakan bahwa kompetensi guru adalah kemampuan seorangguru dalam melaksanakan kewajiban-kewajibannya secara bertanggung jawab danlayak. Jadi kompetensi profesional guru dapat diartikan sebagai kemampuan dankewenangan guru dalam menjalankan profesi keguruannya. Guru yang kompentendan profesional adalah guru piawi dalam melaksanakan profesinya.
1
 Kata “profesional” erat kaitannya dengan kata “profesi”. Profesi adalahpekerjaan yang untuk melaksanakannya memerlukan sejumlah persyaratan tertentu.
2
 Definisi ini menyatakan bahwa suatu profesi menyajikan jasa yang berdasarkan ilmupengetahuan yang hanya difahami oleh orang-orang tertentu yang secara sistematik diformulasikan dan diterapkan untuk memenuhi kebutuhan klien dalam hal inimasyarakat. Salah satu contoh profesi yaitu guru.
1
Muhibbin Syah. 2000.
Psikologi Pendidikan dengan Pendekatan Baru
. Bandung: RemajaRosdakarya, h. 230.
2
Wirawan. 2002.
Profesi dan Standar Evaluasi
. Jakarta: Yayasan Bangun Indonesia & UHAMKAPress, h. 9.
 
11Profesional berasal dari kata sifat yang berarti sangat mampu melakukan suatupekerjaan. Sebagai kata benda, profesional kurang lebih berarti orang yangmelaksanakan sebuah profesi dengan menggunakan profesiensi seperti pencaharian.Menurut pendapat Wirawan profesional adalah orang yang melaksanakan profesiyang berpendidikan minimal S1 dan mengikuti pendidikan profesi atau lulus ujianprofesi.
3
 Dalam melaksanakan profesinya, profesional harus mengacu pada standarprofesi. Standar profesi adalah prosedur dan norma-norma dan prinsip-prinsip yangdipergunakan sebagai pedoman agar keluaran kuantitas dan kualitas pelaksanaanprofesi tinggi sehingga kebutuhan orang dan masyarakat ketika diperlukan dapatdipenuhi.Mengacu kepada uraian di atas, maka kompetensi profesional guru dapatdiartikan sebagai kemampuan seorang guru dalam melaksanakan tugas profesikeguruan dengan penuh tanggung jawab dan dedikasi tinggi dengan sarana penunjangberupa bekal pengetahuan yang dimilikinya. Kompetensi merupakan perilaku yangirasional untuk mencapai tujuan yang dipersyaratkan sesuai dengan kondisi yangdipersyaratkan pula. Kompetensi sangat diperlukan untuk mengembangkan kualitasdan aktivitas tenaga kependidikan.Guru sebagai pendidik ataupun sebagai pengajar merupakan faktor penentukeberhasilan pendidikan di sekolah. Tugas guru yang utama adalah memberikanpengetahuan (
cognitive
), sikap/nilai (
affective
), dan keterampilan (
 psychometer 
)
3
 
 Ibid 
., h. 10.
 
12kepada anak didik.
4
Tugas guru di lapangan pengajaran berperanan juga sebagaipembimbing proses belajar mengajar untuk mencapai tujuan pendidikan. Dengandemikian tugas dan peranan guru adalah mengajar dan mendidik. Berkaitan denganhal tersebut guru harus memiliki inovasi tinggi.Ibrahim berpendapat bahwa inovasi adalah suatu gagasan, teknik-teknik ataubenda yang disadari dan diterima oleh seseorang atau kelompok untuk diadopsi.Inovasi sebagai sesuatu gagasan atau ide baru yang diterapkan untuk membuat ataumengembangkan sebuah produk, proses atau jasa
5
.Adlan mengemukakan bahwa:Dalam menjalankan kewenangan profesionalnya, kompetensi guru dibagidalam tiga bagian yaitu: (1) kompetensi kognitif, yaitu kemampuan dalam bidangintelektual, seperti pengetahuan tentang belajar mengajar, dan tingkah lakuindividu, (2) Kompetensi afektif, yaitu kesiapan dan kemampuan guru dalamberbagai hal yang berkaitan dengan tugas profesinya, seperti menghargaipekerjaannya, mencintai mata pelajaran yang dibinanya, dan (3) kompetensiperilaku, yaitu kemampuan dalam berperilaku, seperti membimbing dan menilai.
6
 Sedangkan Sudjana mengemukakan empat kompetensi guru: (1) mempunyaipengetahuan tentang belajar dan tingkah laku manusia, (2) mempunyai pengetahuandan menguasai bidang studi yang dibinanya, (3) mempunyai sikap yang tepat tentangdiri sendiri, sekolah, teman sejawat, dan bidang studi yang dibinanya, dan(4) mempunyai keterampilan teknik mengajar.
7
 
4
Zahara Idris. 1981.
 Dasa-Dasar Kependidikan
. Padang: Angkasa Raya, h. 76.
5
R. Ibrahim. 2002.
Kurikulum Pembelajaran
. Bandung: Jurusan Kurikulum dan Teknologi PendidikanFIB UPI, h. 89.
6
Aidin Adlan. 2000.
 Hubungan Sikap Guru Terhadap Matematika dan Motivasi Berprestasi denganKinerja
. Matahari No.1. h. 32.
7
Nana Sudjana. 1989.
 Dasar-Dasar Proses Belajar Mengajar 
. Bandung: Sinar Baru, h. 17.

Activity (17)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
mohammadiqbal369 liked this
Irwan Pambudi liked this
Romy Mahendra liked this
arkonin_cl liked this
Yudi Syahputra liked this
Ozy Machy liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->