Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword or section
Like this
141Activity

Table Of Contents

0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Kumpulan Laporan Praktikum Analisa Kulit

Kumpulan Laporan Praktikum Analisa Kulit

Ratings: (0)|Views: 7,950 |Likes:
Published by Hidayatullah

More info:

Published by: Hidayatullah on Mar 10, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

06/13/2013

pdf

text

original

 
[
ANALISA BAHAN KULIT. TBKKP.07/IV
]
 July , 2009
LAPORAN PRAKTIKUM IANALISA KULIT BOX DARI KULIT KAMBINGA.TUJUAN
1.Memahami dan mengerti tentang persiapan dan pembuatan contoh uji untuk pengujiankimiawi.2.Untuk mengetahui sifat organoleptis dari kulit box yang diuji.3.Untuk mengetahui kadar air yang terkandung dalam kulit box.4.Untuk mengetahui kadar garam organik dalam kulit box.5.Untuk mengetahui kadar krom oksida (Cr 
2
O
3
) dalam kulit box.6.Untuk memahami dan mengerti tentang analisa derajat pH dalam kulit box7.Memahami dan mengerti tentang analisa kadar minyak/lemak dalam kulit box.
A.DASAR TEORI
Kulit jadi ( tersamak ) berasal dari kulit mentah yang sebelumnya telah diawetkanlalu diolah melalui proses yang bertahap mulai dari proses Soaking (perendaman) sampai proses Finishing ( penyalesaian). Dimana kesemua proses tersebut pada akhirnyamemberikan karakter tertentu pada kulit jadinya yang disesuaikan dengan tujuan peruntukakannya dengan cara penambahan bahan – bahan tertentu pada saat proses.Pada akhirnya kulit jadi akan dijual ke pasaran. Tentunya pasar menginginkankualitas kulit jadi yang terbaik agar kulit jadi tersebut dapat digunakan sesuai dengan fungsidari jenis artikelnya masing – masing. Misalnya kulit sarung tangan (Glove) harus sesuaidengan arah gerak dari jari tangan.Dengan adanya Standar Industri Indonesia (SII), maka dapat diketahui kriteria kulit jadi yang memenuhi standar baik itu ditinjau dari segi fisik maupun kimiawinya yangtentunya disesuaikan dengan jenis artikelnya. Sebab setiap artikel mempunyai standar yang berbeda – beda.Agar diketahui bahwa kualitas kulit jadi yang diproduksi tersebut sesuai denganStandar Industri Indonesia (SII,), maka diperlukan suatu analisa. Dimana analisa kulit itusendiri ada 4 macam menurut cara ujinya, yaitu :Kulit boks merupakan kulit samak khrom yang berasal dari kulit kambing atau kulitanak sapi yang biasanya dibuat untuk bahan pembuatan atasan sepatu, di perdagangan kulit boks harus memiliki syarat-syarat tertentu agar memenuhi standar mutu perdagangan kulit
 
[
ANALISA BAHAN KULIT. TBKKP.07/IV
]
 July , 2009
 boks, dan untuk mengetahui kulit boks tersebut memiliki kwalitas baik, cukup atau kurangmaka dilakukan suatu pengujian terhadap sampel kulit boks tersebut untuk mengetahuikarakteristik dari kulit tersebut dan apakah karakteritik kulit tersebut telah memenuhistandar baku yang telah ditetapkan atau belum.Menurut Jayusman dalam diktat penuntun praktikum ilmu bahan II secara garis besar tujuan dilakukannya pengujian terhadap suatu kulit samak adalah pertama, untuk menentukan mutu atau kualitas kulit secara umum, karena melalui suatu analisa atau pengujian dapat ditentukan contoh kulit yang diuji tersebut bermutu baik, sedang, ataukurang. Kedua, untuk mencari kesalahan atau kekurangan dalam proses penyamakan kulitkarena dari hasil uji ini dapat dilihat kekurangan yang terdapat pada hasil penyamakan kulitsehingga dapat ditentukan pada proses-proses apa saja yang menyebabkan terjadinyakesalahan tersebut dan dapat diperbaiki pada proses berikutnya sehingga kulit yangdihasilkan menjadi lebih baik atau berkualitas baik. Ketiga adalah untuk meniru ataumengikuti proses-proses produksi kulit yang berkualitas baik sehingga untuk mengetahui proses produksinya dilakukan pengujian terlebih dahulu terhasil kulit tersebut setelahmengetahui karakteristiknya baru dilakukan penyusunan rancangan proses, melakukan proses percobaan, kemudian hasilnya diuji dan terus dilakukan penyempurnaan sampaididapat hasil yang diinginkan.Dalam melakukan pengujian terhadap kulit samak sacara umum ada 4 cara pengujianyaitu pengujian organoleptis, fisis, kimiawi, dan mikrobiologis namun dalam standar industri indonesia untuk bermacam-macam produk kulit samak persyaratan yangdicantumkan hanya persyaratan organoleptis, fisis dan untuk persyaratan mikrobilogis tidak dicantumkan hal ini dikarenakan syarat organoleptis, fisis dan kimia saling berhubunganatau mendukung.Pengujian organoleptis merupakan suatu pengujian yang dilakukan denganmenggunakan panca indra atau dilakukan secara visual, dan dibantu dengan alat yangsederhana, dalam pengujian ini sifat-sifat yang diuji meliputi kelepasan nerf, keadaan kulit,keadaan cat, kelentingan dan ketahanan sobek.Pengujian fisis merupakan pengujian yang dilakukan dengan menggunakan alat-alatmekanis seperti tensil strenght, stiknes, crokmeter dan lain sebagainya, hal-hal yang diujidalam pengujian fisis meliputi; tebal kulit, kondisi penyamakan, ketahanan gosok cat keringmaupun basah, ketahanan zwik, ketahanan tarik, ketahanan regang, ketahanan bengkuk, penyerapan air, ketahanan letup.
 
[
ANALISA BAHAN KULIT. TBKKP.07/IV
]
 July , 2009
Pengujian kimia merupakan pengujian yang dilakukan dengan cara kimiawi yang bertujuan untuk mengetahui kadar bahan-bahan kimia yang terdapat pada kulit seperti kadar air, kadar abu, kadar zat penyamak, kadar lemak/minyak, pH.Persyaratan kulit box menurut SII (Standar Industri Indonesia) 0018 – 79 adalahsebagai berikut;A.Organolaptis1.Kelepasan Nerf:Tidak lepas2.Keadaan Kulit:Berisi, liat dan lemas3.Cat:Rata dan Mengkilap4.Ketahanan Sobek:Kuat5.Kelentingan/elastisitas:LentingA.Kimiawi1.Kadar air: maks 20 %2.Kadar abu jumlah: maks 2 % diatas C
2
O
3
3.Kadar Cr 
2
O
3
: min 3 %4.Kadar minyak/lemak: (2-6) %5.pH: 3,5 7,0Dalam menganalisa secara kimiawi kulit tersamak dapat dilakukan dengan caramempersiapkan contoh kulit uji yang akan dianalisa. Dalam pengambilan contoh uji untuk  pengujian kimia kulit tersamak dapat diambil pada bagian krupon, leher dan perut hal inidikarenakan bagian-bagian tersebut dapat mewakili semua bagian pada kulit dan padamasing-masing bagian tersebut memiliki karakteristik yang berbeda-beda. Dalam pengambilan contoh uji ini juga dilakukan dengan membedakan kulit hewan besar dan kulitkecil. Pada pengambilan contoh uji pada hewan kecil seprti kulit box dari kulit kambingdapat dilakukan sebagai berikut;

Activity (141)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Andry Gunawan liked this
Dwie Nur Natalia liked this
Feby Sitompul liked this
Ega Van Ral liked this
Marito Hasibuan liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->