Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
15Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
ciri2 cerpen

ciri2 cerpen

Ratings: (0)|Views: 1,109 |Likes:
Published by Mhdfaisal

More info:

Published by: Mhdfaisal on Mar 10, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/27/2012

pdf

text

original

 
Berikut ini Ciri-ciri Cerpen1. Panjang cerita kurang lebih 10.000 kata.2. Hanya mengandung satu gagasan tunggal.3. Menyajikan satu kejadian yang paling menarik.4. Berakhir dengan penyelesaian.
Cara membuat cerpen yang bagus adalah dengan memenuhi syarat penulisan sebuah cerpen. Misalnya adatema, tokoh, perwatakan, alur, sudut pandang, latar, dan ada amanatnya.
1. Tidak lebih dari 10.000 kata ( selesai dalam " sekali duduk"/15-30 menit.)2. Besifat Fiksi.3. Fokus cerita pada satu kejadian tunggal.4. Terbatas pada hal-hal yang penting saja.5. Perwatakan tokoh digambarkan sekilas.6. Alur yang digunakan alur rapat.7. Konflik yang ditampilkan tidak menimbulkan perubahan nasib tokohnya.
Unsur-unsur Instrinsik Cerpen yaitu :
1. Tema adalah ide atau gagasan yang menjadi pokok persoalan dalam sebuah cerita.2. Amanat adalah pesan yamg disampaikan dalam cerita.3. Alur adalah jalan cerita4. Penokohan/Perwatakan.5. Latar (tempat, waktu, suasana).6. Sudut Pandang.7. Konflik permasalahan apa yang ada dalam cerita.
Unsur-unsur EkstrinsikCerpen yaitu :
1. Latar belakang Pengarang/Penulis.2. Latar belakang Budaya.3. Latar belakang Zaman.4. Latar belakang Ekonomi.5. Latar belakang Politik.6. Latar belakang Sosial.7. Latar belakang Agama.
 
Perwatakan
adalah penggambaran watak atau sifat tokoh cerita.
Perwatakan berfungsi
menyiapkan atau menyediakan alasan bagi tindakan tertentu dengancara menggambarkan watak atau sifat-sifat tokoh-tokoh cerita.
Watak atau tokoh dalam cerita terbagi atas 3 macam,
yaitu :1.
Tokoh Protagonis
adalah tokoh utama dalam drama yang dimunculkan untuk mengatasiberbargai persoalan yang dihadapi dalam cerita.2.
Tokoh Antagonis
adalah tokoh yang melawan Protagonis.3.
Tokoh Tritagonis
adalah tokoh pendamai yaitu tokoh yang tidak memiliki sifat Protagonisdan Antagonis.
Cerita pendek 
atau sering disingkat sebagai
cerpen
adalah suatubentukprosa naratif  fiktif . Cerita pendek cenderung padat dan langsung pada tujuannya dibandingkan karya-karya fiksi yang lebih panjang, sepertinovella(dalampengertian modern) dannovel. Karena singkatnya, cerita-cerita pendek yang suksesmengandalkan teknik-teknik sastrasepertitokoh, plot,tema,bahasadaninsightsecara lebih luas dibandingkan dengan fiksi yang lebih panjang. Ceritanya bisa dalam berbagai jenis.Cerita pendek berasal darianekdot, sebuah situasi yang digambarkan singkat yangdengan cepat tiba pada tujuannya, dengan parallel pada tradisi penceritaanlisan.  Ada beberapa hal yang dapat dijadikan pedoman mengenal cerpen, yaitu sebagaiberikut.- Menurut bentuk fisiknya, cerita pendek (atau disingkat menjadi cerpen) adalahcerita yang pendek.- Ciri dasar lain cerpen adalah sifat rekaan (fiction). Cerpen bukan penuturankejadian yang pernah terjadi (nonfiksi), berdasarkan kenyataan kejadian yangsebenarnya. Cerpen benar-benar hasil rekaan pengarang. Akan tetapi, sumber ceritayang ditulis berdasarkan kenyataan kehidupan.- Ciri cerpen yang lain adalah sifat naratif atau penceritaan.Cerpen sebagai karya fiksi dibangun oleh unsur-unsur pembangun yang sama.Cerpen dibangun dari dua unsur intrinsik dan ekstrinsik. Cerpen memiliki unsurperistiwa, plot, tema, tokoh, latar, sudut pandang, dan lain-lain. Karena bentuknyayang pendek, cerpen menuntut penceritaan yang serba ringkas, tidak sampai padadetil-detil khusus yang "kurang penting" yang lebih bersifat memperpanjang cerita.Cerpen sebagai karya sastra prosa memiliki unsur-unsur dalam (intrinsik) yangmembangunnya. Hal yang pelu diperhatikan adalah unsur-unsur tersebut
 
membentuk kesatuan yang utuh. Dalam hal ini, satu unsur akan mempengaruhiunsur lainnya.Untuk lebih jelasnya, berikut ini unsur-unsur yang terdapat dalam cerpen.1. TemaCerpen hanya berisi satu tema karena ceritanya yang pendek. Hal itu berkaitandengan keadaan jalan cerita yang juga tunggal dan tokoh (pelaku) yang terbatas. Tema dapat kita dapat setelah kita membaca secara menyeluruh (close reading) isicerpen. Dengan demikian, tema ada tersamar dalam cerita. Tema yang diangkat dalam cerpen biasanya sesuai dengan amanat/pesan yanghendak disampaikan oleh pengarangnya. Tema menyangkut ide cerita. Temamenyangkut keseluruhan isi cerita yang tersirat dalam cerpen. Tema dalam cerpendapat mengangkat masalah persahabatan, cinta kasih, permusuhan, dan lain-lain.Hal yang pokok adalah tema berhubungan dengan sikap dan pengamatan pengarangterhadap kehidupan.Pengarang menyatakan idenya dalam unsur keseluruhan cerita. Mencari arti sebuahcerpen, pada dasarnya adalah mencari tema yang terkandung dalam cerpentersebut. Cerpen yang baik mempunyai efek penafsiran bagi pembaca setelahmembaca cerpen tersebut. Pengarang cerpen kadang-kadang juga menyatakan temaceritanya secara tersembunyi dalam suatu potongan perkata-an tokoh utamanya,atau dalam satu adegan cerita. Seorang pengarang bisa saja mengemukakan temayang sama dalam berpuluh-puluh cerpennya, asal cukup bervariasi dalammengungkapkannya.2. Jalan Cerita dan PlotPlot merupakan bagian rangkaian perjalanan cerita yang tidak tampak. Jalan ceritadikuatkan dengan hadirnya plot. Plot dengan jalan cerita tidak dapat dipisahkan.Adapun kahadiran konlik harus ada sebabnya. Secara sederhana, konflik lahir darimulai pengenalan hingga penyelesaian konflik. Untuk lebih jelasnya, tingkatan konflikadalah sebagai berikut.Pengenalan konflik > Timbul permasalahan (konflik) > Permasalahan memuncak >Permasalahan mereda > Penyelesaian masalaha. Pengenalan konflikDalam bagian ini, pembaca dibawa untuk mengetahui bagaimana benih-benih konflikbisa muncul. Dalam hal ini, masih ada taraf pengenalan bagaimana hadirnya tiaptokoh (terutama tokoh utama).b. Konflik munculMunculnya konflik ini disebabkan hadirnya pertentangan, baik paham, pandangan,maupun emosi, yang membuat hubungan antartokoh menegang. Bisa juga adanyapertentangan batin dalam diri sang tokoh. Munculnya benih konflik ini, biasanya akandibedakan hadirnya tokoh yang baik dan jahat. Konflik yang muncul menimbulkangesekan sehingga jalan cerita akan dibawa semakin memuncak. Timbulnya konflikyaitu terbentuknya plot yang juga berhubungan erat dengan unsur watak, tema,bahkan juga setting.c. Konflik memuncak

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->