Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
68Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
kecerdasan visual-spasial

kecerdasan visual-spasial

Ratings: (0)|Views: 14,534|Likes:
Published by muliawan_firdaus

More info:

Published by: muliawan_firdaus on Mar 10, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, DOC, TXT or read online from Scribd
See More
See less

05/15/2013

pdf

text

original

 
Meningkatkan Kecerdasan Visual-Spasial Anak Melalui Media Pembelajaran Tangram
*)
Muliawan Firdaus
**)
Abstrak 
Kecerdasan visual-spasial adalah kemampuan memahami,memproses, dan berpikir dalam bentuk visual. Anak dengankecakapan ini mampu menerjemahkan bentuk gambaran dalam pikirannya ke dalam bentuk dua atau tiga dimensi. Anak dengankemampuan ini juga mampu dengan mudah dan cepat memahamikonsep spasial serta terlihat antusias ketika melakukan aktivitas yang berkaitan dengan kemampuan ini. Kecerdasan visual-spasial bisamempengaruhi proses belajar anak di sekolah. Salah satunya,membantu anak memahami soal cerita matematika. Kemampuan ini bukan hanya anugerah semata dari Tuhan Yang Maha Esa tapi juga bisa ditumbuhkan. Umumnya anak cerdas spasial memiliki metode belajar visualisasi berdasarkan penglihatannya. Latihan bisaditerapkan saat anak di usia balita awal lewat kegiatan sehari-harinya. Salah satu media pembelajaran yang dapat digunakan untuk meningkatkan kemampuan ini adalah Tangram. Dalam makalah inidiberikan satu bentuk aktivitas untuk anak yang dikembangkan berdasarkan teori belajar van Hiele yang berkaitan dengan geometri.
 Kata kunci
: Kecerdasan visual-spasial, Teori Belajar van Hiele,Tangram.
Pendahuluan
Kecerdasan visual-spasial merupakan salah satu aspek dari kognisi. Kecerdasanvisual-spasial merupakan konsep abstrak yang meliputi persepsi spasial yangmelibatkan hubungan spasial termasuk orientasi sampai pada kemampuan yang rumityang melibatkan manipulasi serta rotasi mental. Dalam kecerdasan visual-spasialdiperlukan adanya pemahaman kiri-kanan, pemahaman perspektif, bentuk-bentugeometris, menghubungkan konsep spasial dengan angka dan kemampuan dalamtransformasi mental dari bayangan visual. Pemahaman tersebut juga diperlukan dalam belajar matematika. Pada anak usia sekolah kecerdasan visual-spasial ini sangat pentingkarena kecerdasan visual-spasial erat hubungannya dengan aspek kognitif secara umum.
*)
Disajikan pada Konferensi Nasional Pendidikan Matematika III tanggal ____ 
**)
Dosen Jurusan Matematika FMIPA UNIMED
1
 
Studi dari Guay & McDaniel (1977) dan Bishop (1980) menemukan bahwakecerdasan visual-spasial mempunyai hubungan positif dengan matematika pada anak usia sekolah. Studi dari Shermann (1980) juga menemukan bahwa matematika dan berpikir spasial mempunyai korelasi yang positif pada anak usia sekolah, baik padakecerdasan visual-spasial taraf rendah maupun taraf tinggi. McGee (1979) menemukan bahwa perbedaan dalam memecahkan soal-soal matematika antara anak laki-laki dananak perempuan disebabkan oleh perbedaan dalam kecerdasan visual-spasial mereka.Kecerdasan visual-spasial anak laki-laki lebih baik daripada anak perempuan.Ike R Sugianto (dalam Zoelandari, 2009) mengatakan cerdas visual spasialadalah kemampuan memahami, memproses, dan berpikir dalam bentuk visual. Anak dengan kecakapan ini mampu menerjemahkan bentuk gambaran dalam pikirannya kedalam bentuk dua atau tiga dimensi. Menurut Howard Gardner (dalam Armstrong,2003), anak yang memiliki kepintaran visual akan dapat menyelesaikan masalah ruang(spasial). Anak mampu mengamati dunia spasial secara akurat, bahkan membayangkan bentuk-bentuk geometri dan tiga dimensi, serta kemampuan memvisualisasikan dengangrafik atau ide tata ruang (spasial). Dari hasil penelitiannya, orang-orang yang memilikikepintaran visual spasial ini lebih banyak dipengaruhi otak kanan, yaitu bagian otak yang bertugas memproses ruang. Anak yang cerdas visual tak hanya menggambarkantapi juga mengkonstruksikan obyek ide di dalam pikiran mereka. Selain itu, kepintaranini juga memberi kemampuan membedakan dan menemukan berbagai kombinasi ataugradasi warna. Namun, kemampuan ini bukan hanya anugerah semata dari Tuhan YangMaha Esa tapi juga bisa ditumbuhkan. Asalkan orangtua bisa menstimulasi kemampuanini melalui beragam kegiatan. Biasanya anak tipe ini sangat menggemari permainan- permainan “melihat melalui pikiran” seperti menggambar atau membayangkan obyek dan permainan “
acting 
atau berpura-pura. Latihan bisa diterapkan saat anak di usia balita awal lewat kegiatan sehari-harinya.Dari pengalaman penulis dalam menangani anak usia sekolah yang mengalami penurunan prestasi di sekolah, mereka mengeluhkan sulitnya memahami pelajaranmatematika dan sebagian besar dari mereka memperoleh nilai matematika yang lebihrendah dibandingkan dengan nilai mata pelajaran lainnya. Selain itu, nampaknya faktor kecerdasan visual-spasial kurang diperhitungkan sebagai kemungkinan salah satu faktor  penyebabnya.2
 
Kecerdasan visual-spasial
Menurut Spearman, kecerdasan ialah kemampuan umum untukberpikir dan menimbang. Thurstone melihat kecerdasan sebagaisuatu rangkaian kemampuan yang terpisah. Kemampuan-kemampuan seperti kemampuan numerik, ingatan, dan kefasihanberbicara secara bersama-sama membentuk perilaku pandai. Heimmendefinisikan kemampuan sebagai perbuatan pandai yang terdiridari pemahaman hal-hal yang pokok di dalam suatu keadaan danpenanggapan secara tepat terhadap keadaan tersebut. Definisi Heimini mempunyai persamaan dengan pemikiran Piaget dan Brunertentang perkembangan kognitif yaitu seseorang yang melakukanusaha-usaha untuk berhubungan secara efektif denganlingkungannya (Hardy dan Heyes, 1988).
Kognisi sebagai salah satu aspek dalam diri manusia berfungsi pada adaptasiseseorang terhadap lingkungan yaitu bagaimana seseorang mengatasi lingkungan sertamengorganisasikan pikiran dan tindakannya. Menurut Piaget (dalam Santrock, 2005)adaptasi tersebut melibatkan asimilasi dan akomodasi. Asimilasi adalah proses pengambil-alihan informasi baru dan menyesuaikannya dengan konsep yang ada padadirinya. Akomodasi adalah proses dimana seseorang menyesuaikan yang ada padadirinya sebagai akibat dari informasi baru agar sesuai dengan pengalaman baru.Selanjutnya Piaget menambahkan bahwa kognisi adalah hasil interaksi yang berkesinambungan antara seseorang dengan lingkungannya.Salah satu aspek dari kognisi adalah kecerdasan visual-spasial. Piaget &Inhelder (1971) menyebutkan bahwa kecerdasan visual-spasial sebagai konsep abstrak yang di dalamnya meliputi hubungan spasial (kemampuan untuk mengamati hubungan posisi objek dalam ruang), kerangka acuan (tanda yang dipakai sebagai patokan untuk menentukan posisi objek dalam ruang), hubungan proyektif (kemampuan untuk melihatobjek dari berbagai sudut pandang), konservasi jarak (kemampuan untumemperkirakan jarak antara dua titik), representasi spasial (kemampuan untumerepresentasikan hubungan spasial dengan memanipulasi secara kognitif), rotasimental (membayangkan perputaran objek dalam ruang).3

Activity (68)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Estrid Sutanti liked this
Beb's Satria liked this
Asep Jubaedi liked this
Amiec Mie Miec liked this
Yudi Ardian liked this
adhhendra liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->