Pelaksanaan kebijakan teknologi pertanian mempunyai jalinan yang sangat kuatdengan aspek-aspek lainnya. Jika kita perincikan dimensi-dimensi perubahan tersebut,maka akan terlihat sangat nyata terjadi perubahan dalam struktur, kultur daninteraksional. Perubahan sosial dalam tiga dimensi ini, kalau dibiarkan terus akanmerusak tatanan sosial masyarakat desa. Maka dari itu sangat dibutuhkan kajian yangsangat mendalam untuk mencegah dampak negatif dari kebijakan birokrasi dan asupanteknologi yang mengiringinya terhadap masyarakat dan aparat yang menjalaninya.Rumusan MasalahAdapun rumusan masalah dalam makalah ini adalah:1. Mengapa teknologi dapat berpengaruh terhadap perubahan sosial di pedesaan?2. Mengapa kebijakan birokrasi dapat berpengaruh secara multidimensional terhadapkondisi sosial masyarakat pedesaan?3. Mengapa kebijakan birokrasi dapat gagal dalam pembangunan masyarakat pedesaan?Tujuan PenulisanTujuan dari penulisan makalah ini adalah:1. Untuk mengetahui pengaruh teknologi terhadap perubahan sosial di pedesaan?2. Untuk mengetahui pengaruh secara multidimensional terhadap kondisisosial masyarakat pedesaan yang diakibatkan oleh kebijakan birokrasi3. Untuk mengetahui kegagalan kebijakan birokrasi dalam pembangunan masyarakat pedesaan.
BAB IITINJAUAN TEORITIS
II. 1. Teori Perubahan Sosial
Pengelompokkan teori perubahan sosial telah dilakukan oleh Strasser danRandall. Perubahan sosial dapat dilihat dari empat teori, yaitu teori kemunculan diktator dan demokrasi, teori perilaku kolektif, teori inkonsistensi status dan analisis organisasisebagai subsistem sosial.
II.1.1. Teori Diktator
Teori yang disampaikan oleh Barrington Moore ini berusaha menjelaskan pentingnya faktor struktural dibalik sejarah perubahan yang terjadi pada negara-negaramaju. Negara-negara maju yang dianalisis oleh Moore adalah negara yang telah berhasilmelakukan transformasi dari negara berbasis pertanian menuju negara industri modern.Secara garis besar proses transformasi pada negara-negara maju ini melalui tiga pola,yaitu demokrasi, fasisme dan komunisme.Demokrasi merupakan suatu bentuk tatanan politik yang dihasilkan oleh revolusioleh kaum borjuis. Pembangunan ekonomi pada negara dengan tatanan politik demokrasihanya dilakukan oleh kaum borjuis yang terdiri dari kelas atas dan kaum tuan tanah.