Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
50Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Latar Belakang Bimbingan Dan Konseling

Latar Belakang Bimbingan Dan Konseling

Ratings: (0)|Views: 5,632 |Likes:
Published by deanveria2435

More info:

Published by: deanveria2435 on Mar 11, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

06/03/2013

pdf

text

original

 
Latar Belakang Bimbingan dan konseling
Bimbingan dan konseling merupakan salah satu komponen dlm keseluruhan sistempendidikan khususnya di sekolah; guru sbg salah satu pendukung unsur pelaksanapendidikan yang mempunyai tanggung jawab sebagai pendukung pelaksana layananbimbingan pendidikan di sekolah, dituntut untuk memiliki wawasan yang memadai terhadapkonsep-konsep dasar bimbingan dan konseling di sekolah.
A.Latar belakang sosio-kultural
Perkembangan zaman (globalisasi) menimbulkan perubahan dan kemajuan dalammasyarakat. Aspek perubahan meliputi: sosial, politik, ekonomi, industri, informasi dsb.Akibatnya ialah berbagai
permasalahan yang dihadapi oleh individu
, misalnya,
pengangguran, syarat-syarat pekerjaan, penyesuaian diri, jenis dan kesempatanpendidikan, perencanaan dan pemilihan pendidikan, masalah hubungan sosial, masalahkeluarga, keuangan, masalah pribadi
, dsb. Walaupun pada umumnya masing-masingindividu berhasil mengatasi dengan sempurna,
sebagian lain masih perlu mendapatkanbantuan.B. Perkembangan
 
individu
Dalam proses pendidikan di sekolah, siswa sebagai subjek didik, merupakan pribadi-pribadi yang unik dengan segala karakteristiknya. Siswa sebagai individu yang dinamis danberada dalam proses perkembangan, memiliki kebutuhan dan dinamika dalam interaksinyadengan lingkungannya. Sebagai pribadi yang unik, terdapat perbedaan individual antarasiswa yang satu dengan lainnya. Di samping itu, siswa sebagai pelajar, senantiasa terjadiperubahan tingkah laku sebagai hasil proses belajar.Proses perkembangan dipengaruhi oleh berbagai faktor baik dan dalam maupun danluar. Dan dalam dipengaruhi oleh pembawaan dan kematangan, dan dan luar dipengaruhioleh faktor lingkungan. Perkembangan dapat berhasil baik jika faktor-faktor tersebutdapat saling melengkapi. Untuk mencapai perkembangan yang baik harus ada asuhan yangterarah. Asuhan dalam perkembangan dengan melalui proses belajar sering disebutpendidikan.Pendidikan sebagai salah satu bentuk lingkungan bertanggung jawab dalammemberikan asuhan terhadap proses perkembangan individu. Bimbingan dan konselingakan merupakan bantuan individu di dalam memperoleh penyesuaian diri sesuai dengantingkat perkembangannya. Dalam konsepsi tentang tugas perkembangan (developmentaltask) dikatakan bahwa setiap periode tertentu terdapat sejumlah tugas-tugasperkembangan yang harus diselesaikan. Berhasil tidaknya individu dalam menyelesaikantugas-tugas tersebut akan berpengaruh bagi perkembangan selanjutnya dalampenyesuaian dirinya di dalam masyarakat. Melalui layanan bimbingan dan konseling siswadibantu agar dapat mencapai tugas-tugas perkembangannya dengan baik.Dilihat dari proses dan fase perkembangannya, para siswa berada fase masaremaja (adolescent). Masa ini ditandai dengan berbagai perubahan menuju kearahtercapainya kematangan dlm berbagai aspek seperti biologis, intelektual, emosional,sikap, nilai, dsb. Para siswa yg berada pada masa transisi di akhir masa anak-anak danmemasuki masa remaja sbg persiapan memasuki dunia dewasa. Dlm situasi ini siswa akanmengalami berbagai guncangan yang akan mempengaruhi seluruh pola perilakunya, dansecara langsung atau tdk langsung mempengaruhi proses belajarnya.
1
 
Pelayanan bimbingan dan konseling merupakan komponen pendidikan yg dapat membantupara siswa dlm proses perkembangannya. Pemahaman terhadap masalah perkembangandengan prinsip-prinsipnya akan merupakan kebutuhan yang mendasar bagi pelaksanaanpelayanan bimbingan dan konseling.
B.Masalah Penyesuaian Diri dan Kelainan Tingkah Laku
Kegiatan atau tingkah laku pada hakikatnya merupakan cara pernenuhankebutuhan. Banyak cara yang dapat ditempuh individu untuk memenuhi kebutuhannya,baik cara-cara yang wajar maupun yang tidak wajar, cara-cara yang disadari maupun yang tidak disadari. Yang penting
untuk dapat memenuhi kebutuhan ini, individuharus dapat menyesuaikan antara kebutuhan dengan segala kemungkinan yang adadalam lingkungan, disebut sebagai proses penyesuaian diri
. Individu harusmenyesuaikan diri dengan berbagai lingkungan baik lingkungan sekolah, rumah maupunmasyarakat.
Proses penyesuaian diri ini banyak sekali menimbulkan berbagai masalah terutamabagi diri individu sendiri.
Jika individu dapat berhasil memenuhi kebutuhannyasesuai dengan lingkungannya dan tanpa menimbulkan gangguan atau kerugianbagi lingkungannya, hal itu disebut “adjusted” atau penyesuaian yang baik
.Dan sebaliknya jika individu gagal dalani proses penyesuaian diri tersebut, disebut“maladjusted” atau
salah suai
.
Dalam hal ini sekolah hendaknya memberikan bantuan agar setiap siswa dapatmenyesuaikan diri dengan baik dan terhindar dan timbulnya gejala-gejala salahsuai.
Sekolah hendaknya menempatkan diri sebagai suatu lingkungan yangmemberikan kemudahan-kemudahan untuk tercapainya penyesuaian yang baik
.
Di atas telah dikatakan bahwa jika individu gagal dalam memperoleh penyesuaiandiri, maka ia akan sampai pada suatu situasi salah suai. Gejala-gejala salah suai iniakan dimanifestasikan dalam bentuk tingkah laku yang kurang wajar atau yangsering disebut sebagai bentuk kelainan tingkah laku.Kenyataan kelainan tingkah laku ini sering tampak seperti tingkah laku agresif, rasarendah diri, bersifat bandel, haus perhatian, mencuri dan sebagainya.SISWABERMASALAH.pptGejala-gejala semacam itu seringkali banyak menimbulkan berbagaimasalah. Tentu saja hal itu tidak dapat dibiarkan terus, karena akan banyak mengganggubaik bagi individu itu sendiri maupun bagi lingkungan.
Mereka yang menunjukkan gejala-gejala kelainan tingkah laku mempunyai kecenderungan untuk gagal dalam prosespendidikannya
. Oleh karena itu diperlukan adanya suatu usaha nyata untuk menanggulangigejala-gejala tersebut. Dalam hubungan ini bimbingan dan konseling memberikan peranan yang cukup penting.
Kesimpulan
Uraian di atas, menjelaskan bahwa perlunya layanan bimbingan di sekolah adalahberlatarbelakangkan tiga aspek.
Pertama adalah aspek lingkungan, khususnyalingkungan. sosial kultural
, yang secara langsung ataupun tidak langsungmempengaruhi individu siswa sebagai subjek didik, dan sekolah sebagai lembagapendidikan. Sebagai akibat dari lingkungan pengaruh sosial-kultural ini, makaindividu memerlukan adanya bantuan dalam perkembangannya, dan sekolahpunmemerlukan pendekatan khusus. Bantuan dan pendekatan yang diperlukan adalahlayanan bimbingan dan konseling.
2

Activity (50)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Radha Devi liked this
Merya Pebriani liked this
Agus Nurfauzi liked this
Dian Herlina added this note
thank you much.
Dimas Rizky liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->