Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
61Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Penggunaan Analytic Network Process Dalam Model Pemilihan Strategi an Teknologi Di Industri Telekomunikasi Indonesia

Penggunaan Analytic Network Process Dalam Model Pemilihan Strategi an Teknologi Di Industri Telekomunikasi Indonesia

Ratings: (0)|Views: 2,034 |Likes:
Published by diditherawan
This Paper was Presented at The 3rd National Conference on Management Research. 5 November 2009, PPM-UNPAR, Bandung, Indonesia.
This Paper was Presented at The 3rd National Conference on Management Research. 5 November 2009, PPM-UNPAR, Bandung, Indonesia.

More info:

Published by: diditherawan on Mar 12, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

06/24/2013

pdf

text

original

 
 1
PENGGUNAAN
 ANALYTIC NETWORK PROCESS
(ANP)
 
DALAMMODEL PEMILIHAN STRATEGI PENGEMBANGANTEKNOLOGI DI INDUSTRI TELEKOMUNIKASI INDONESIADidit Herawan
Pascasarjana Ilmu ManajemenFakultas Ekonomi, Universitas Indonesia
 Didit Herawan
. Lahir di Malang, 26 Oktober 1960, menyelesaikan Sarjana Teknik dari Jurusan Teknik Fisika ITB (1985), Master of Business Administration dari Nyenrode University, The Netherlands (1996), dan Kandidat Doktor ManajemenStratejik dari Universitas Indonesia. Pernah bekerja sebagai Engineer di perusahaanmanufaktur pesawat terbang BOEING Co., U.S.A., sebagai Deputy Vice President Sales & Marketing PT. Dirgantara Indonesia, dan sebagai Country Director  Motorola Networks Indonesia. Saat ini menjadi Pengajar di Universitas Indonesiadan Entrepreneur di bidang TIK dan Industri Kreatif.
Abstrak
Studi ini mengintegrasikan tiga konsep yang relative baru: sistem inovasi,kerangka strategi inovasi teknologi, dan metode
analytic network process
(ANP),untuk membangun model pemilihan strategi inovasi teknologi industri telekomunikasidi Indonesia.Konstruksi model berbasis ANP dibangun menggunakan kriteria pemilihanyang diadopsi dari komponen dan elemen sistem inovasi sektoral/nasional, yakni:aktor sistem inovasi, karakteristik aktor, pengetahuan dan teknologi, jejaring, kondisipasar dan budaya usaha, kebijakan pemerintah, dan kerangka waktu (Malerba, 2004;Lundvall, 1992; Arnold, 2003; De Meyer, 2005; Estrin, 2009). Sedangkan alternatif pilihan strategi diadopsi dari hasil penelitian konseptual Wong (1999) yangmencakup:
reverse value chain strategy, reverse product life cycle innovationstrategy, process capability specialist strategy, product technology pioneeringstrategy,
dan
application pioneering strategy
.Pengujian model dilakukan melalui pengisian kuesioner menggunakan samplepenelitian lima pakar industri telekomunikasi, mewakili kalangan industri, kalanganpemerintah, dan kalangan universitas, disesuaikan dengan konsep
triple helix
(Leydesdorff & Meyers, 2005).Temuan uji empiris meliputi prioritas strategi dan tingkat kepentingankomponen/elemen sistem inovasi yang mempengaruhinya. Model pemilihan strategiini diharapkan dapat memberi kontribusi keilmuan pengembangan sistem inovasisektoral/nasional dan pengembangan aplikasi metode
analytic network process
.Sebagai kontribusi praktis, model pemilihan strategi ini dapat dimanfaatkan dalampengembangan daya saing industri telekomunikasi Indonesia.
Kata Kunci:
Sistem Inovasi Sektoral, Sistem Inovasi Nasional, Strategi InovasiTeknologi,
 Analytic Network Process
(ANP), Industri Telekomunikasi.
 
 2
1 Latar Belakang dan Masalah Penelitian
Industrialisasi dan globalisasi telah memacu negara-negara untuk mengembangkan keunggulan daya saing, dengan membangun dan menguasai: pasar,teknologi, keahlian dan investasi (Vietor, 2007). Negara-negara yang sedangberkembang, termasuk Indonesia, menghadapi tantangan besar dalam proses mengejarketertinggalan industrialisasinya. Sejak krisis ekonomi 1998 hingga saat ini industrimanufaktur perangkat telekomunikasi di Indonesia tidak menunjukkkan harapan yangcerah. Meskipun potensi pasar pengguna telepon seluler di Indonesia sangat besar,dan pertumbuhannya sangat pesat, namun tidak diikuti peningkatan peran industridomestik. Kandungan lokal perangkat jejaring telekomunikasi seluler yang digunakanoleh sebelas operator telekomunikasi di Indonesia sangat kecil.
1
Dari belanja modal
(capital expenditure)
infrastruktur telekomunikasi nasional yang besarnya mencapai
Gambar 1-2 Perkembangan Industri Telekomunikasi Indonesia
Rp 40 trilyun per tahun pada kurun waktu 2004-2008, kontribusi manufaktur nasionalhanya 3% dari sekitar total Rp 20 trilyun per tahun belanja perangkat, dan hanya0,1%-0,7% yang merupakan produk asli nasional Indonesia
2
. Sementara Departemen
1
Siaran Pers Direktorat Jenderal Pos dan Telekomunikasi, Departemen Komunikasi dan Informasi.
2
Ibid
02
98
90
80
PerusahaanJasaPerusahaanManufaktur 
      J    u     m      l     a      h      P     e     r    u     s     a      h     a     a     n
1
st
Generation INTIRFCLEN2
nd
Generation CMIENCITRANUSABAKRIEHARIFFTELNIC3
rd
Generation QUASARother 4
th
Generation INDONESIA TOWERAMP
xxxx
50% of the companies:
Change competency
Shrinking
Flat-out
Fading-out
 
 3Perindustrian Republik Indonesia (DEPERIN) memperkirakan nilai belanja modal(
capex
) peralatan Telekomunikasi dalam negeri tahun 2008-2012 mencapai Rp150triliun.
3
Namun kebutuhan perangkat telekomunikasi yang masih tinggi tersebutbelum bisa dimanfaatkan sebagai pendorong pertumbuhan manufaktur nasional.Lemahnya riset & pengembangan menjadi penyebab terhambatnya industri telematikanasional dalam bersaing dengan manufaktur asing.
4
 Di tingkat Internasional, penelitian Gartner, Inc. (2008) menunjukkan bahwaIndonesia tidak termasuk dalam daftar 30 negara yang menjadi tujuan
offshore/outsourcing
. Sepuluh negara dari Asia/Pasifik yang masuk dalam daftartersebut adalah Australia, China, India, Malaysia, New Zealand, Pakistan, ThePhilippines, Singapore, Thailand dan Vietnam. Penilaian tersebut didasarkan padakriteria: bahasa, dukungan pemerintah, ketersediaan tenaga kerja, infrastruktur, sistempendidikan, biaya, kondisi politik dan ekonomi, kompatibilitas budaya, kesiapanglobal dan legal, serta keamanan dan privasi data dan
intellectual property
5
.Walaupun tidak secara eksplisit disebutkan, penelitian tersebut juga menunjukkanketidaksiapan industri jasa dan perangkat Indonesia untuk berperan di arena global.DEPERIN dalam Laporan Tahun 2007 mencanangkan pembangunan industrinasional Indonesia untuk meningkatkan kesempatan kerja, investasi dan ekspor,dengan meningkatkan daya saing industri manufaktur, melalui perbaikan ikliminvestasi, pemberdayaan industri kecil menengah (IKM), dan pengembangan industriberorientasi ekspor.
6
Industri Telekomunikasi dalam negeri akan terus ditingkatkankompetensi di bidang R&D,
 Manufacturing & Engineering Services
, antara lainterkait dengan produk berbasis teknologi
 Broadband Wireless Access
(BWA).Penelitian terdahulu yang dilakukan Kim (1997, 2000) dan Wong (1999)mengaitkan dengan pendekatan sistem inovasi nasional
7
, yaitu suatu pendekatan
3
Ibid, halaman 25-26.
4
Dikutip dari Laporan Perkembangan Sektor Industri Tahun 2007, yang diterbitkan oleh DepartemenPerindustrian di bulan Desember 2007, halaman 43.
5
Press release Gartner, Inc., New York, 2008.
6
Laporan Perkembangan Sektor Industri Tahun 2007, Departemen Perindustrian, Desember 2007.
7
 
Beberapa definisi Sistem Inovasi Nasional dikutip dari OECD (1997):
 
“.. the elements and relationships which interact in the produ
ction, diffusion and use of new,and economically useful, knowledge ... and are either located within rooted inside the borders
of a nation state.”
(Lundvall, 1992)
 
.. that set of distinct institutions which jointly and individually contribute to the development and diffusion of new technologies and which provides the framework within whichgovernments form and implement policies to influence the innovation process. As such it is a

Activity (61)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Enggardos Maut liked this
M Idris Anwari liked this
Listio Budi liked this
Cahyo Utomo liked this
Majid Abdullah liked this
Tita Fadilah liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->