INVENTORY MANAGEMENT (STOCASTIK)Menagemen ketidakpastian
Meskipun berguna untuk memahami hubungan persediaan dalam kondisi kepastian, perumusan kebijakan persediaan harus realistis mempertimbangkan ketidakpastian.
Salah satufungsi utama manajemen persediaan adalah untuk merencanakan safety stock untuk melindungiterhadap out-of-stock. Dua jenis ketidakpastian berdampak langsung pada kebijakan persediaan.Permintaan ketidakpastian adalah tingkat penjualan persediaan selama pengisian ulang. Kinerjasiklus ketidakpastian kekhawatiran persediaan variasi waktu pemesanan.
Demand Uncertainty (ketidakpastian deman)
Perkiraan perkiraan penjualan unit permintaan selama siklus pengisian ulang persediaan.Bahkan dengan peramalan yang baik, permintaan selama siklus pengisian ulang sering melebihiatau jatuh singkat dari apa yang diantisipasi. Untuk melindungi terhadap stockout ketika permintaan melebihi perkiraan, safety stock ditambahkan ke inventaris basis. Permintaan dalamkondisi ketidakpastian, persediaan rata-rata mewakili satu-setengah kuantitas pesanan ditambahsafety stock. Gambar 10-6 menggambarkan kinerja persediaan siklus permintaan dalam kondisiketidakpastian. Garis putus-putus mewakili peramalan. Garis padat menggambarkan inventarisasidi tangan dari satu siklus kinerja ke yang berikutnya. Tugas perencanaan memerlukan persediaan pengaman tiga langkah. Pertama, kemungkinan stockout harus diukur. Kedua, permintaan potensial selama periode stockout harus diestimasi. Akhirnya, keputusan kebijakan diperlukanmengenai tingkat yang dikehendaki stockout perlindungan.Asumsikan untuk tujuan ilustrasi bahwa siklus kinerja persediaan 10 hari. Pengalamanhistoris menunjukkan bahwa penjualan harian range 0-10 unit dengan penjualan harian rata-ratadari 5 unit. Tatanan ekonomi diasumsikan 50, yang menyusun ulang Intinya adalah 50, yangdirencanakan persediaan rata-rata adalah 25, dan penjualan selama kinerja siklus diperkirakanmenjadi 50 unit.Selama siklus pertama, meskipun mengalami variasi permintaan harian, rata-ratadari 5 unit per hari dipertahankan. Total permintaan selama siklus 1 adalah 50 unit, sebagaidiharapkan. Selama siklus 2, permintaan mencapai 50 unit dalam 8 hari pertama, mengakibatkanstockout;demikian, tidak ada penjualan yang mungkin pada hari ke 9 dan 10. Selama siklus 3, permintaanmencapai sebanyak 39 unit. Siklus kinerja ketiga berakhir dengan 11 unit yang tersisa dalam persediaan.Selama periode 30-hari total penjualan 139 unit, untuk penjualan harian rata-rata 4,6 unit.
DWI SAMTO I0306030 NURJANNAH OD I0306073