Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
12Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Dualitas Dan Analisis Sensitivitas

Dualitas Dan Analisis Sensitivitas

Ratings: (0)|Views: 1,672|Likes:
Published by Nunung_Bhetet_4653

More info:

Published by: Nunung_Bhetet_4653 on Mar 13, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See More
See less

12/03/2012

pdf

text

original

 
26
BAB 3DUALITAS dan ANALISIS SENSITIVITAS
Kegunaan Dualitas dan analisis sensitivitas1.Dualitas lebih banyak bermanfaat untuk melakukan pengujian/pengecekan apakahnilai-nilai yang telah dihasilkan dengan metode simplex telah benar dan hasilnyadapat digunakan untuk pengambilan keputusan manajemen2.Sementara itu, analisis sensitivitas selain digunakan untuk pengujian/pengecekan,analisis ini lebih bermanfaat untuk menghindari pengulangan perhitungan dariawal, apabila terjadi perubahan-perubahan pada masalah LP simplex. Perubahanyang dimaksud misalnya :a.perubahan nilai koefisien dalam fungsi tujuan, misalkan dari contohsebelumnya, karena tuntutan keadaan keuntungan yang diharapkan dari sepatukaret tidak lagi Rp 300.000,- tapi menjadi Rp 500.000,-/unit, dst.b.perubahan pada kapasitas maksimal mesin, misalkan karena mesin keduadiperbaiki, diganti oli-nya, dan disetup ulang, maka bila sebelumnya hanyabisa menyala 15 jam, saat ini mampu menyala hingga 16 jam.Jika hal tersebut terjadi, fungsi tujuan dan batasan akan berubah, dan apabiladilakukan perhitungan lagi dari awal tentunya akan memakan waktu yangcukup lama, disamping risiko kesalahan hitung yang mungkin muncul. Olehkarena itu analisis sensitivitas diperlukan untuk sesegera mungkinmendapatkan hasil optimal yang baru dari perubahan-perubahan tersebut.Untuk memahami konsep dualitas, langkah pertama yang perlu dipahami adalah bahwasebenarnya Dualitas adalah ‘kebalikan’ masalah Simplex, dan masalah Simplex sendiriselanjutnya sering disebut dengan masalah Primal. Jadi masalah Dual adalah ‘kebalikan’dari masalah Primal (simplex)Dari contoh kasus di atas, masalah Primal (simpelx)-nya adalah :Fungsi tujuan : Maksimalkan Z = 3X1 + 5X2Dengan batasan :Mesin A 2X1
8Mesin B 3X2
15Mesin C 6X1 + 5X2
30 ,dimana X1 dan X2
0Masih ingat khan, bahwa kedua fungsi di atas berasal dari tabel penyederhanaan ygdibuat pada kasus berikut ini :
 
27Merk MesinX1X2KapasitasmaksimumA208B0315C6530Kontribusi terhadapkeuntungan / lusin (dalam Rp 100.000,- )35Tabel penyederhanaan kasus Primal (simplex) di atas apabila dijadikan Dual akanmenjadi :ABCX12063X2035581530Atau apabila notasi A, B, dan C serta X1 dan X2 diganti dengan notasi umum dalam Dualakan menjadi :Y1Y2Y3Batasan 1 2063Batasan 2 035581530Sehingga fungsi tujuan dan batasan Dual-nya dapat diperoleh dengan cara yang samadengan ketika dulu mendapatkan fungsi tujuan dan batasan pada Primal (simplex)-nya.
 
28Dengan demikian fungsi tujuan dan batasan Dual-nya (dan ini merupakan ‘kebalikan’dari fs. Tujuan dan batasan Primal-nya) adalah :
Fungsi Tujuannya :
Minimalkan Y = 8Y1 + 15Y2 + 30Y3
à
perhatikan mjd Minimalisasi
Dengan batasan :
2Y1 + 6Y3
3
à
tanda juga berubah3Y2 + 5Y3
5Dimana Y1, Y2, dan Y3
0
Perhatikan !
Dalam fungsi tujuan dan batasan Dual tersebut :1.Fungsi tujuannya dari maksimalisasi menjadi minimalisasi2.Nilai koefisien pada fungsi tujuan (8, 15, dan 30) sebelumnya adalah nilai kanan(NK) dari fungsi batasan Primal (simplex)-nya.3.Sebaliknya nilai kanan batasan (3 dan 5) sebelumnya adalah nilai koefisien fungsitujuan pada kasus Primal (simplex)4.Nilai koefisien pada fungsi batasan Dual adalah ‘pembacaan’ vertikal dari nilaikoefisien di batasan Primalnya5.Jumlah batasan (3) akan menjadi jumlah variabel dalam fungsi tujuan Dualnya(Y1 s.d. Y3)Bila disandingkan kedua masalah Primal dan Dual di atas, akan terlihat :Selanjutnya apa kegunaan atau manfaat hubungan antara Primal dan Dual tersebut ?Seperti telah dijelaskan di bagian awal bab ini, maka salah satu manfaat Dualitas adalahuntuk melakukan pengecekan apakah nilai-nilai yang telah dihasilkan dengan metode
Fungsi tujuan Primal :
Maksimalkan Z = 3X1 + 5X2Dengan batasan :Mesin A 2X1
8Mesin B 3X2
15Mesin C 6X1 + 5X2
30 ,dimana X1 dan X2
0
Fungsi Tujuan Dual :
Minimalkan Y = 8Y1 + 15Y2 + 30Y3Dengan batasan :2Y1 + 6Y3
33Y2 + 5Y3
5Dimana Y1, Y2, dan Y3
0

Activity (12)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 thousand reads
1 hundred reads
deden darmono liked this
untung3410 liked this
Maedi Bima liked this
Maedi Bima liked this
adie_si liked this
Miftakhul Anuar liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->