* Menghilangkan perbedaan strata sosial dalam masyarakat karena semua orang berkedudukansama .* Negara menjamin lapangan pekerjaan bagi setiap warganya sehingga masalah pengangguran bisa diatasi .* Meninggikan nilai kebersamaan dan spirit koperatif, meninggalkan semua pertikaian,memperhatikan kepentingan umum, mencegah kekacauan ideologi dan pluralisme .* Negara bertanggung jawab memberikan jaminan batas minimum penghasilan guna pemenuhan kebutuhan pokok setiap warga negara tanpa terkecuali , larangan hidup berfoya-foya dalam pemakaian fasilitas luks.
2.1.1 Kekurangan Nyata Sosialisme Sistem sosialisme
Terlalu “hiper” mementingkan kemaslahatan umum dibanding kebebasan pribadi.Akibatnya, negara ibarat penjara besar yang dipimpin oleh sekelompok orang, gerak-gerik warga negara dibatasi, mereka hanya bekerja untuk bisa makan dan tidak disediakan ruangguna mengekspresikan pendapat, ide dan gagasan apalagi merancang pemberontakan.Kehidupan manusia tidak akan berjalan mulus jika diatur oleh sistem seperti ini, buktinyatelah banyak negara penganut sistem ini yang hancur –khususnya ekstrimis-, semua wargatelah menyadari seutuhnya, betapa radikalnya kepemimpinan kaum sosialis ekstrimistersebut. Dari aplikasinya terbukti kelemahan sistem sosialis dalam beberapa aspek berikut:Pernyataan perang Sosialisme
?
terhadap keinginan individu yang telah memuncak dalamkepemilikan harta guna menghidupi keluarga dan anak-anaknya sebagai bentuk kasih sayangdemi kehidupan mereka di masa depan. Penentangan sosialisme
?
terhadap agama denganalasan agama mengakui kepemilikan pribadi dan swasta serta menerima kenyataan adanya perbedaan strata sosial dalam masyarakat, agama juga menentang teori materealistis kaumsosialis dalam hidup yang hanya menjadikan manusia sebagai alat yang dipekerjakan dengan jaminan makanan, minuman, sandang dan tempat tinggal sebagai upah dari pengorbanannyaterhadap negara.Sosialisme menyia-nyiakan potensi anak bangsa dan tidak memanfatkan kapabilitasmereka demi meningkatkan hasil produksi dan peningkatan hasil devisa negara. Padahalkondisi tersebut bisa saja diwujudkan dengan menjanjikan mereka penghasilan tambahan bagi anak-anak dan keluarganya .Di negara sosialis, kebutuhan warga negaranya sangat