Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Look up keyword
Like this
10Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Surah Al-Fatihah Dari Wikipedia Bahasa Indonesia, Ensiklopedia

Surah Al-Fatihah Dari Wikipedia Bahasa Indonesia, Ensiklopedia

Ratings: (0)|Views: 953 |Likes:
Published by sarden_doank

More info:

Published by: sarden_doank on Mar 14, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as RTF, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/21/2012

pdf

text

original

 
Surah Al-FatihahDari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebasLangsung ke: navigasi, carial-FatihahةحتافلAyah 1 s.d. Ayah 7Ayah 1 s.d. Ayah 7InformasiArti PembukaanNama lain Fatihatul Kitab[1], Ummul Qur'an, Ummul Kitab, as-Sab'ul Masani[2], al-Kanz[1],al-Wafiyah[1], al-Kafiyah[1], al-Asas[1], asy-Syafiyah[3], al-Hamd[1], as-Shalah[1], al-Ruqyah[1],asy-Syukru[1], ad-Du'au[1], asy-Syifa[1], al-Waqiyah[1]Klasifikasi MakkiyahMadaniyah[2]Surah ke 1Juz Juz 1StatistikJumlah ruku' 1 rukuJumlah ayat 7 ayatJumlah kata 25 kataJumlah huruf 113 huruf Mushaf Surah al-FatihahSurah Al-Fatihah (Arab: تافل , al-F
ātihah, "Pembukaan") adalah surah pertama dalam al-Qur'an. Surah ini diturunkan di Mekah dan terdiri dari 7 ayat. Al-Fatihah merupakansurah yang pertama-tama diturunkan dengan lengkap diantara surah-surah yang adadalam Al-Qur'an. Surah ini disebut Al-Fatihah (Pembukaan), karena dengan surahinilah dibuka dan dimulainya Al-Quran. Dinamakan Ummul Qur'an (induk Al-Quran/
م ّأنءرقل) atau Ummul Kitab (induk Al-Kitab/باكل م ّأ) karena dia merupakan induk dari semua isi Al-Quran. Dinamakan pula As Sab'ul matsaany (tujuh yang berulang-ulang/ياثل عسل) karena jumlahayatnya yang tujuh dan dibaca berulang-ulang dalam shalat.Daftar isi[sembunyikan]* 1 Unsur Pokoko 1.1 Keimanano 1.2 Hukum-hukumo 1.3 Kisah-kisah* 2 Al-Fatihah dalam Shalat* 3 Penutup* 4 Nama Lain* 5 Lihat pula* 6 Catatan kaki* 7 Referensi* 8 Pranala luar [sunting] Unsur Pokok[sunting] KeimananBeriman kepada Tuhan Yang Maha Esa terdapat dalam ayat 2, dimana dinyatakan dengan tegasbahwa segala puji dan ucapan syukur atas suatu nikmat itu bagi Allah, karena Allah adalahPencipta dan sumber segala nikmat yang terdapat dalam alam ini. Diantara nikmat itu ialah :nikmat menciptakan, nikmat mendidik dan menumbuhkan, sebab kata Rabb (ب ّ) dalam kalimatRabbul-'aalamiin (لال ب ّ) tidak hanya berarti Tuhan atau Penguasa, tetapi juga mengandungarti tarbiyah (ةرل) yaitu mendidik dan menumbuhkan. Hal ini menunjukkan bahwa segala nikmatyang dilihat oleh seseorang dalam dirinya sendiri dan dalam segala alam ini bersumber dari
 
Allah, karena Tuhan-lah Yang Maha Berkuasa di alam ini. Pendidikan, penjagaan danPenumbuhan oleh Allah di alam ini haruslah diperhatikan dan dipikirkan oleh manusia sedalam-dalamnya, sehingga menjadi sumber pelbagai macam ilmu pengetahuan yang dapat menambahkeyakinan manusia kepada keagungan dan kemuliaan Allah, serta berguna bagi masyarakat.Oleh karena keimanan (ketauhidan) itu merupakan masalah yang pokok, maka didalam surat Al-Faatihah tidak cukup dinyatakan dengan isyarat saja, tetapi ditegaskan dan dilengkapi oleh ayat5, yaitu : Iyyaaka na'budu wa iyyaka nasta'iin/ ِ َس ْ َ  َا إِو َ د ُ ُ ْ َ  َا إِ (hanya kepada Engkau-lah kami menyembah, dan hanya kepada Engkau-lah kami mohon pertolongan). Janji memberi pahalaterhadap perbuatan yang baik dan ancaman terhadap perbuatan yang buruk.Yang dimaksud dengan Yang Menguasai Hari Pembalasan ialah pada hari itu Allah-lah yangberkuasa, segala sesuatu tunduk kepada kebesaran-Nya sambil mengharap nikmat dan takutkepada siksaan-Nya. Hal ini mengandung arti janji untuk memberi pahala terhadap perbuatanyang baik dan ancaman terhadap perbuatan yang buruk. Ibadat yang terdapat pada ayat 5semata-mata ditujukan kepada Allah.[sunting] Hukum-hukumJalan kebahagiaan dan bagaimana seharusnya menempuh jalan itu untuk memperolehkebahagiaan dunia dan akhirat. Maksud "Hidayah" disini ialah hidayah yang menjadi sebabdapatnya keselamatan, kebahagiaan dunia dan akhirat, baik yang mengenai kepercayaanmaupun akhlak, hukum-hukum dan pelajaran.[sunting] Kisah-kisahKisah para Nabi dan kisah orang-orang dahulu yang menentang Allah. Sebahagian besar dariayat-ayat Al -Quran memuat kisah-kisah para Nabi dan kisah orang-orang dahulu yangmenentang. Yang dimaksud dengan orang yang diberi nikmat dalam ayat ini, ialah para Nabi,para shiddieqiin/قد ّص (orang-orang yang sungguh-sungguh beriman), syuhadaa'/ءدهش (orang-orang yang mati syahid), shaalihiin/حلاص (orang-orang yang saleh). Orang-orang yang dimurkaidan orang-orang yang sesat, ialah golongan yang menyimpang dari ajaran Islam.Perincian dari yang telah disebutkan diatas terdapat dalam ayat-ayat Al Quran pada surat-suratyang lain.[sunting] Al-Fatihah dalam ShalatAl-Fatihah merupakan satu-satunya surah yang dipandang penting dalam shalat. Shalatdianggap tidak sah apabila pembacanya tidak membaca surah ini.[4] Dalam hadits dinyatakanbahwa shalat yang tidak disertai al-Fatihah adalah shalat yang "buntung" dan "tidak sempurna".[5] Walau begitu, hal tersebut tidak berlaku bagi orang yang tidak hafal Al-Fatihah. Dalam haditslain disebutkan bahwa orang yang tidak hafal Al-Fatihah diperintahkan membaca:"Maha Suci Allah, segala puji milik Allah, tidak ada tuhan kecuali Allah, Allah Maha Besar, tidakada daya dan kekuatan kecuali karena pertolongan Allah."[6]Dalam pelaksanaan shalat, Al-Fatihah dibaca setelah pembacaan Doa Iftitah dan dilanjutkandengan "Amin" dan kemudian membaca ayat atau surah al-Qur'an (pada rakaa'at tertentu). Al-Fatihah yang dibaca pada rakaat pertama dan kedua dalam shalat, harus diiringi dengan ayatatau surah lain al-Qur'an. Sedangkan pada rakaat ketiga hingga keempat, hanya Al-Fatihah sajayang dibaca.[7]Disebutkan bahwa pembacaan Al-Fatihah seperti yang dicontohkan Nabi Muhammad adalahdengan memberi jeda pada setiap ayat hingga selesai membacanya[8], misal:Bismill
āhir rahmānir rahīm (jeda) Alhamdu lillāhi rabbil ʿālamīn (jeda) Arrahmānirrahīm (jeda) Māliki yaumiddīn (jeda) dan seterusnya.Selain itu, kadang bacaan Nabi Muhammad pada ayat Maliki yaumiddīn dengan ma
 
pendek dibaca Māliki yaumiddīn dengan ma panjang.[9]Dalam shalat, Al-Fatihah biasanya diakhiri dengan kata "Amin". "Amin" dalam shalat Jahr biasanya didahului oleh imam dan kemudian diikuti oleh makmum. Pembacaan"Amin" diharuskan dengan suara keras dan panjang.[10] Dalam hadits disebutkanbahwa makmum harus mengucapkan "amin" karena malaikat juga mengucapkannya,sedangkan pendapat lain mengatakan bahwa "amin" diucapkan apabila imammengucapkannya.[11]Pembacaan Al-Fatihah dan surah-surah lain dalam shalat ada yang membacanyakeras dan ada yang lirih. Hal itu tergantung dai shalat yang sedang dijalankan danurutan rakaat dalam shalat. Shalat yang melirihkan seluruh bacaannya (termasuk Al-Fatihah dan surah-surah lain) dari awal hingga akhir shalat, disebut Shalat Sir(membaca tanpa suara). Shalat Sir contohnya adalah Shalat Zuhur dan Shalat Ashardimana seluruh bacaan shalat dalam shalat itu dilirihkan. Selain shalat Sir, terdapatpula shalat Jahr, yaitu shalat yang membaca dengan suara keras. Shalat Jahrcontohnya adalah shalat Subuh, shalat Maghrib, dan shalat Isya'. Dalam shalat Jahryang berjamaah, Al-Fatihah dan surah-surah lain dibaca dengan keras oleh imamshalat. Sedangkan pada saat itu, makmum tidak diperbolehkan mengikuti bacaanImam karena dapat mengganggu bacaan Imam dan hanya untuk mendengarkan.Makmum dipererbehkan membaca (dengan lirih) apabila imam tidak mengeraskansuaranya.[11] Sementara dalam Shalat Lail, bacaan Al-Fatihah diperbolehkanmembaca keras dan diperbolehkan lirih, hal ini seperti yang tertera dalam hadits:"Rasulullah bersabda, "Wahai Abu Bakar, saya telah lewat di depan rumahmuketika engkau shalat Lail dengan bacaan lirih." Abu Bakar menjawab, "WahaiRasulullah, Dzat yang aku bisiki sudah mendengar." Beliau bersabda kepada Umar,"Aku telah lewat di depan rumahmu ketika kamu shalat Lail dengan bacaan yangkeras." Jawabnya, "Wahai Rasulullah, aku membangunkan orang yang terlelap danmengusir setan." Nabi SAW. bersabda, "Wahai Abu Bakar, keraskan sedikit suaramu."Kepada Umar beliau bersabda, "Lirihkan sedikit suaramu."[12][sunting] PenutupSurat Al-Fatihaah ini melengkapi unsur-unsur pokok syari'at Islam, kemudiandijelaskan perinciannya oleh ayat-ayat Al-Quran yang 113 surat berikutnya.Persesuaian surat ini dengan surat Al Baqarah dan surat-surat sesudahnya ialah suratAl Fatihah merupakan titik-titik pembahasan yang akan diperinci dalam surat AlBaqarah dan surat-surat yang sesudahnya.Dibahagian akhir surat Al Faatihah disebutkan permohonan hamba supaya diberipetunjuk oleh Tuhan kejalan yang lurus, sedang surat Al Baqarah dimulai denganpenunjukan al Kitaab (Al Quran) yang cukup sempurna sebagai pedoman menuju jalan yang dimaksudkan itu.[sunting] Nama LainSelain dinamai Al-Fatihah (Pembuka), surah ini sering juga disebut Fatihatul Kitab(Pembukaan Kitab), Ummul Kitab (Induk Kitab), Ummul Qur'an (Induk Al-Qur'an), As-Sabu'ul Matsani (Tujuh yang Diulang). Selain keempat sebutan tersebut, banyakulama tafsir yang menyebutnya dengan: Ash-Shalah (Arab:
ل, Shalat), al-Hamd(Arab: دحل, Pujian), Al-Wafiyah (Arab: ةل, Yang Sempurna), al-Kanz (Arab: زكل, SimpananYang Tebal), asy-Syafiyah (Yang Menyembuhkan), Asy-Syifa (Arab: ءافل, Obat), al-Kafiyah(Arab: ةاكل, Yang Mencukupi), al-Asas (Pokok), al-Ruqyah (Mantra), asy-Syukru (Syukur), ad-Du'au (Do'a), dan al-Waqiyah (Yang Melindungi dari Kesesatan).[1]

Activity (10)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Nina Jihan liked this
Sugiyanto Yanto liked this
Leony Halim liked this
Cik Own liked this
Rini Rosita liked this
Tenang Slalu liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->